Apa itu Data Enrichment – Ada banyak bagian penting yang harus Anda pahami ketika menjalankan bisnis. Salah satu dari banyak bagian penting tersebut adalah memahami pengelolaan data yang baik.
Ya, bisnis mulai bisa berjalan apabila didasari pengelolaan data yang sudah matang. Pengelolaan data yang sudah matang sendiri dapat kita artikan sebagai informasi.
Informasi yang digunakan di dalam bisnis tentunya harus relevan dengan tren pasar yang ada. Terlebih, harus relevan pada data kebutuhan dan keinginan audiens market Anda. Di dalam bisnis, pengelolaan data seperti ini dapat kita sebut sebagai data enrichment.
Baca Juga: Strategi Costumer Data Integration Terbaik
Apa itu data enrichment?. MinTiv akan menjelaskannya lengkap di dalam artikel ini. Mulai dari definisi, manfaat dan cara melakukannya.
Didapatkan dari Hubspot, data enrichment atau dalam Bahasa Indonesia berarti pengayaan data adalah proses peningkatan akurasi data mentah pelanggan. Proses ini berhubungan erat dengan penambahan informasi baru untuk verifikasi sumber data yang telah ada sebelumnya.
Penambahan ini dimaksudkan agar pebisnis dapat memahami keinginan serta kebutuhan pelanggan yang sebenarnya.
Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari data enrichment yang baik. Berikut adalah 5 manfaat yang akan didapatkan, jika Anda menjalankan strategi bisnis yang satu ini.
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menetapkan terlebih dahulu visi misi bisnis yang jelas. Visi yang jelas, tentunya akan memudahkan Anda untuk merumuskan misi-misi yang bisa membawa Anda ke visi tersebut..
Dalam proses perumusan misi misi bisnis, sebisa mungkin untuk membuatnya menjadi lebih spesifik.
Dari Qlik.com, KPI (Key Performance Indicators) adalah ukuran kinerja yang dapat diukur dari waktu ke waktu untuk tujuan tertentu. Dari KPI inilah Anda dapat mengukur pencapaian kemajuan untuk tujuan bisnis Anda. Apakah KPI sama dengan metrik?.
Banyak pebisnis digital yang merasa keduanya sama karena kinerjanya yang saling terkait. Padahal KPI dan metrik memiliki penjelasan yang berbeda. Berikut penjelasannya;
Buyer persona adalah deskripsi lengkap tentang siapa yang menjadi pembeli atau pengguna produk ideal bisnis Anda. Deskripsi yang dimaksud di sini mencakupi hal-hal terkait usia, lokasi, ukuran keluarga, dan juga jabatan.
Proses riset mengenai buyer persona ini sendiri bukanlah hal yang mudah. Untungnya, di zaman serba digital kita bisa melakukannya hanya dengan sekali klik pada tools digital marketing.
Selanjutnya adalah dengan menentukan strategi content marketing seperti apa yang akan dijalankan. Untuk bisa menjalankannya, Anda terlebih dahulu harus memahami dua pilar utama content marketing. 2 pilar tersebut adalah pembuatan konten berkualitas dan serta distribusi konten.
Baca Juga: Cara Membuat Winning Content Marketing
Keduanya harus dapat bersinergi dengan baik, karena content marketing adalah nyawa utama daripada penggerak bisnis. Bahkan seorang reseller sekalipun membutuhkan content marketing untuk produk yang ia jual kembali.
Selanjutnya adalah mendefinisikan buyer persona atau strategi content marketing apa yang bukan menjadi prioritas Anda. Keputusan ini sendiri bisa didapatkan apabila Anda sudah menjalankan content marketing terlebih dahulu dengan melibatkan strategi A/B testing.
Baca Juga: 7 Cara Melakukan A/B Testing dengan Mudah
Metode untuk membandingkan performa terbaik antara 2 atau lebih strategi marketing. Strategi marketing terbaik dapat dilihat apabila hasil dari strategi tersebut memenuhi banyak poin penting dari KPI yang telah ditetapkan.
Keenam adalah dengan menentukan jumlah anggaran yang diperlukan untuk content marketing.
Untuk masalah ini Anda bisa melakukan kompromi terlebih dahulu pada tim Anda. Namun, apabila Anda tidak memiliki tim yang cukup memadai dalam masalah ini, menghubungi Creativism bisa menjadi jawaban yang tepat.
Anda dapat berkonsultasi dengan tim Creativism untuk mendapatkan strategi marketing terbaik sesuai dengan anggaran Anda.
Creativism sendiri terbilang ahli untuk banyak jenis marketing channel, mulai dari Instagram Marketing, TikTok Marketing, Web Marketing dan juga SEO Marketing.
Terakhir adalah dengan melakukan analisis kompetitor.
Ada banyak metode yang bisa Anda gunakan, salah satunya adalah SWOT, Strength, Weakness, Opportunities, dan Threat. Anda juga bisa menjalankan strategi flanking marketing begitu mengetahui kelemahan bisnis kompetitor, yang padahal di bagian tersebut terdapat peluang bisnis menjanjikan.
Inilah penjelasan lengkap tentang apa itu data enrichment. Apabila Anda membutuhkan partner bisnis yang tepat, hubungi Creativism.
Baca Juga: Rekomendasi Jasa SEO Jakarta Terbaik
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk perorangan, UMKM, UKM, hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda. Hubungi mereka di nomor WhatsApp 6281 22222 7920.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.
[…] Baca Juga: Apa itu Data Enrichment dan Kenapa Begitu Penting dalam Bisnis Digital? […]