Apa itu Impression – Di dalam proses belajar menjalankan digital marketing yang efektif, maka Anda akan mendengar banyak istilah di dalamnya. Salah satunya adalah impression. Kata ini mungkin lebih sering Anda dengar ketika sedang nongkrong bareng teman-teman terdekat.
Ya, Anda mungkin pernah ditanya tentang first impression orang tertentu dari teman Anda. Dari sini Anda dapat dengan mudah memahami bahwa impression adalah gambaran seseorang atau kesan yang muncul darinya terhadap orang lain.
Namun, istilah ini menjadi sedikit berbeda jika dikaitkan dengan dunia digital marketing. Impression adalah salah satu tolak ukur keberhasilan kampanye pemasaran yang dilakukan pebisnis.
Nah, berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang apa itu impression di dalam dunia digital marketing. Simak baik-baik artikel ini ya!.
Seperti yang sudah MinTiv katakan sebelumnya, impression adalah salah satu tolak ukur keberhasilan kampanye pemasaran yang dilakukan oleh pebisnis.
Impression adalah metrik yang digunakan untuk mengukur jumlah tampilan dan juga besarnya keterlibatan audiens pada kampanye pemasaran. Baik itu yang dilakukan melalui video marketing, web marketing, ataupun melalui social media marketing.
Istilah lain yang menggambarkan impression adalah Ad View. Istilah berbeda tapi bermakna sama ini akan Anda jumpai jika menjalankan marketing channel berjenis Search Engine Marketing atau Social Media Advertising.
Baik itu ketika menggunakan Google Ads dan juga ketika menggunakan Facebook Ads.
Hal ini selaras dengan keterangan yang dijelaskan oleh Investopedia. Mereka mengatakan bahwa impression adalah bagian penting yang harus dipelajari guna dapat menghitung biaya iklan di website atau media sosial.
Bukan hanya bermanfaat untuk mengetahui seberapa banyak konten yang ditargetkan dalam kampanye, diklik, tapi juga untuk mengetahui seberapa sering konten tersebut dilihat oleh target audiens.
Impression sendiri dapat diukur melalui banyak aspek penting. 4 di antaranya adalah;
Ketika mempelajari istilah yang satu ini, maka Anda mungkin akan sering kebingungan membedakannya dengan reach.
Reach adalah angka yang menunjukkan seberapa banyak orang yang melihat konten marketing Anda. Sedangkan impression lebih dari itu, impression juga bermanfaat untuk menunjukkan berapa kali konten tersebut ditampilkan, tidak peduli apakah audiens yang ditargetkan engage dengan konten tersebut atau tidak.
Baca Juga: Apa itu Pay Per Click Marketing dan Apa Saja Contohnya?
Mudahnya, 1 pelanggan bisa menghasilkan lebih dari 1 impressions untuk konten marketing Anda. Sedangkan untuk reach, 1 pelanggan hanya dihitung dengan nilai 1 reach saja.
Berikutnya yang harus Anda ketahui di dalam artikel Apa itu Impression, adalah belajar tentang jenis atau tipe dari impression itu sendiri.
Sebenarnya, ada banyak tipe impression yang bisa Anda pelajari. Tetapi di sini, MinTiv akan menggunakan klasifikasi yang diberikan oleh Big Commerce.
Dari Big Commerce, dijelaskan bahwa terdapat dua tipe impression, yakni;
Served impression adalah standar umum yang digunakan untuk mengukur impression konten. Pengukuran ini dilakukan pada data organik yang tersedia pada konten. Meskipun sering digunakan sebagai standar umum pengukuran impression konten, nyatanya tipe pengukuran ini punya kelemahan yang cukup besar
Kelemahan tersebut adalah Anda yang tidak dapat mengetahui seberapa besar dampak konten yang dijalankan dalam kampanye pemasaran. Kesulitan ini muncul dikarenakan adanya konten yang dapat diakses konsumen tanpa terlacak sama sekali.
Berikutnya adalah viewable impression. Jenis impression yang menggunakan data yang dikumpulkan dari perangkat pengguna untuk sempurnakan proses penghitungan.
Tipe impression ini akan mengecualikan konten yang tidak dapat terlihat oleh audiens. Adapun proses perhitungannya melibatkan perilaku pengguna pada pencegahan penayangan iklan seperti;
Menggunakan tipe impression ini dalam proses pengukuran performa kampanye akan memberikan Anda 2 manfaat besar. 2 manfaat itu adalah data yang lebih akurat, dan memudahkan Anda untuk pengambilan keputusan terkait perbaikan konten.
Baca Juga: Cara Melakukan Analisis Konten
Yang pertama harus Anda lakukan adalah memilih media pemasaran yang tepat. Sesuaikan media pemasaran terpilih dengan target audiens Anda. Apabila Anda memilih target audiens dari kalangan generasi Z atau millenial, maka media sosial seperti Instagram dan TikTok bisa Anda andalkan.
Tetapi jika target audiensnya adalah generasi X, atau lebih tua dan juga dari kalangan pebisnis, maka Anda bisa banyak berharap pada konten SEO Google.
Analisis metrik engagements yang dilakukan secara teratur tentunya akan menghindarkan Anda dari konten-konten yang kurang efektif. Anda jadi tahu konten apa yang sebenarnya memiliki prospek yang cerah, tapi kurang Anda maksimalkan.
Salah satu contoh konten yang bisa Anda gunakan untuk strategi ini adalah konten polling. Ya, hal ini wajar mengingat orang-orang yang memberikan polling pada konten Anda, akan penasaran dengan hasil yang ada.
Mereka akan balik lagi ke konten tersebut untuk melihat hasil polling secara keseluruhan. Contoh konten lainnya yang bisa Anda terapkan di dalam strategi ini adalah konten giveaway.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa meme marketing adalah strategi jitu yang banyak digunakan pebisnis untuk mendapatkan jangkauan yang luas. Bukan hanya jangkauan atau reach, tapi juga impression.
Di mana konten lucu tersebut dapat dilihat lebih dari 2 kali dari 1 orang yang sama. Jika Anda menjalankan strategi ini di Instagram marketing, maka besar kemungkinan konten meme Anda akan di-save oleh audiens yang ada.
Berikutnya adalah tidak melupakan Call to Action. Call to action adalah bagian dari content marketing yang berfungsi sebagai petunjuk agar audiens bisa lebih mudah menghubungi Anda.
Petunjuk tersebut tentu saja berisikan cara agar mereka bisa mendapatkan info lanjut pembelian produk atau jasa Anda.
Yang terakhir adalah dengan menggunakan digital ads.
Anda bisa banyak berharap pada Facebook Ads, dikarenakan Facebook Ads sudah terintegrasi dengan sistem Instagram. Dengan itu Anda bisa menjalankan iklan yang langsung dapat di-crossposting melalui dua media sosial. Ingat, salah satu kunci penting keberhasilan iklan digital adalah budgeting yang tepat sasaran.
Inilah penjelasan lengkap tentang apa itu impression. Apabila Anda berminat untuk mendapatkan Jasa Desain Konten Terbaik yang bisa memberikan Anda impression yang maksimal, hubungi Creativism.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk perorangan, UMKM, UKM, hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda. Hubungi mereka di nomor WhatsApp 6281 22222 7920.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.