Pempek merupakan salah satu kuliner tradisional Indonesia yang paling dicintai, khususnya yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Di era digital, persaingan bisnis pempek frozen semakin ketat karena banyak brand bermunculan dengan klaim serupa. Tanpa strategi social media yang tepat, brand kuliner tradisional berisiko tenggelam di tengah lautan konten Instagram yang semakin padat.
Pempek Esha adalah brand pempek frozen premium khas Bangka yang menghadirkan cita rasa autentik pempek tenggiri untuk pecinta kuliner di seluruh Indonesia. Dikelola oleh Ka Dewi, bisnis ini fokus pada kualitas bahan baku dan proses produksi yang higienis tanpa pengawet maupun bahan kimia berbahaya.
Dalam portofolio ini, kami membahas secara lengkap bagaimana Creativism membantu Pempek Esha membangun identitas visual yang kuat dan strategi konten yang terstruktur melalui jasa kelola Instagram profesional. Kolaborasi selama Juni hingga Agustus 2021 menghasilkan total 96 konten berkualitas tinggi yang mencakup feed, story, dan video.
Daftar Isi
ToggleProfil Pempek Esha: Pempek Tenggiri Frozen Khas Bangka
Pempek Esha didirikan dengan visi sederhana namun kuat, yaitu menghadirkan pempek autentik Bangka Belitung dengan kualitas terbaik ke seluruh penjuru Indonesia. Brand ini menggunakan ikan tenggiri asli sebagai bahan utama, tanpa campuran ikan lain yang sering digunakan kompetitor untuk menekan biaya produksi.
Produk unggulan Pempek Esha meliputi Paket Pempek Campur isi 18 pcs yang menjadi best seller, Kapal Selam berisi telur ayam kampung, Lenjer dengan tekstur kenyal sempurna, Adaan yang lembut dan gurih, serta Tekwan berkuah kaldu ikan yang menyegarkan. Setiap produk dilengkapi cuko asam manis pedas khas yang menjadi ciri pembeda.
Tampilan feed Instagram @pempek_esha yang dikelola Creativism dengan identitas visual konsisten
Sistem pengemasan menggunakan vacuum packaging yang menjamin ketahanan produk hingga 6 bulan di freezer, 5 hari di chiller, dan 3 hari di suhu ruang selama masih dalam plastik vakum. Informasi ini menjadi selling point penting yang kami manfaatkan dalam strategi konten edukatif.
Pempek Esha menjual produknya melalui Shopee untuk area Jabodetabek dan melayani pengiriman nasional melalui koordinasi via WhatsApp serta pengiriman menggunakan Paxel. Kombinasi channel penjualan ini memperluas jangkauan pasar secara signifikan.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama Brand | Pempek Esha |
| @pempek_esha | |
| Industri | Food and Beverage / Frozen Food |
| Produk Utama | Pempek Tenggiri Frozen, Tekwan, Kapal Selam, Lenjer, Adaan |
| Best Seller | Paket Pempek Campur Isi 18 Pcs |
| Platform Penjualan | Shopee, WhatsApp, Paxel |
| Periode Kerja Sama | Juni hingga Agustus 2021 (3 bulan) |
| Layanan | Social Media Management (Feed, Story, Video) |
Tantangan Utama yang Dihadapi Pempek Esha
Sebelum berkolaborasi dengan Creativism, Pempek Esha menghadapi berbagai tantangan yang umum dialami UMKM kuliner di Indonesia. Meskipun produknya berkualitas tinggi, kehadiran digital mereka belum mampu merepresentasikan value brand secara optimal.
Belum Memiliki Desain Signature
Ka Dewi sebagai owner menginginkan Instagram Pempek Esha memiliki desain signature yang khas dan menjadi identitas brand. Saat itu, feed Instagram terlihat tidak terorganisir karena belum ada guideline visual yang konsisten. Ka Dewi memberikan referensi @pempekmola sebagai benchmark, dengan preferensi desain yang simpel, soft, namun tetap menarik perhatian konsumen.
Keterbatasan Foto Produk Profesional
Pempek Esha belum pernah melakukan sesi foto profesional untuk produk-produknya. Hal ini menjadi kendala dalam membuat konten visual yang menarik. Untuk beberapa produk tertentu seperti tekwan, foto original belum tersedia sama sekali sehingga tim harus mencari solusi kreatif tanpa mengorbankan kualitas visual.
Jadwal Posting yang Tidak Konsisten
Sebagai owner yang harus mengurus produksi dan operasional harian, Ka Dewi kesulitan mempertahankan jadwal posting yang teratur. Akibatnya, engagement rate menurun dan algoritma Instagram kurang memprioritaskan konten Pempek Esha di feed followers.
Promo Shopee yang Dinamis
Promo di Shopee sering berubah dengan periode yang berbeda-beda. Konten promosi harus bisa mengikuti perubahan ini secara real-time dengan timing yang tepat agar tidak kehilangan momentum penjualan.
Kurangnya Konten Edukatif
Konten yang ada sebelumnya didominasi foto produk tanpa konteks edukasi. Belum ada konten tentang keunggulan ikan tenggiri, cara penyimpanan yang benar, heritage kuliner Bangka, maupun informasi nutrisi yang bisa membangun trust dan authority brand di niche kuliner tradisional.
Strategi Social Media Management dari Creativism
Setelah melakukan analisis mendalam terhadap akun Instagram Pempek Esha, kompetitor, dan target pasar, tim Creativism merancang strategi komprehensif yang mencakup identitas visual, content pillar, dan mekanisme kolaborasi. Pendekatan kami berfokus pada membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.
Pengembangan Identitas Visual
Berdasarkan referensi dari Ka Dewi dan analisis tren desain kuliner di Instagram, kami mengembangkan identitas visual dengan konsep frame putih yang clean dan elegant. Palet warna hangat dipilih sebagai fondasi, yaitu merah yang membangkitkan appetite appeal, kuning yang ceria dan mengundang, serta cokelat yang earthy dan natural.
Setiap desain menggunakan layout bersih dengan foto produk sebagai focal point, diapit frame putih yang memberikan kesan premium. Tipografi yang dipilih mencerminkan karakter brand yang ramah, tradisional, sekaligus profesional. Konsep ini berhasil menjadi signature visual yang membedakan Pempek Esha dari kompetitor.
Konten edukatif tentang kandungan gizi pempek, membangun awareness sekaligus trust konsumen
Content Pillar yang Terstruktur
Kami menyusun lima pilar konten yang saling melengkapi untuk menjaga keseimbangan antara edukasi, hiburan, dan promosi. Formula ini terbukti efektif untuk brand kuliner di Instagram.
| Pilar Konten | Porsi | Contoh Implementasi |
|---|---|---|
| Edukatif | 40% | Kandungan gizi ikan tenggiri, jenis pempek khas Bangka, makanan tradisional Indonesia, tips penyimpanan frozen food |
| Entertainment | 30% | Meme pempek, games tebak-tebakan kuliner, quiz interaktif, konten relatable tentang pecinta pempek |
| Promotional | 20% | Promo Shopee, paket hemat keluarga, flash sale, cara pemesanan, gratis ongkir |
| Social Proof | 5% | Testimoni pelanggan, review video unboxing, UGC repost dari pembeli |
| Seasonal | 5% | Hari Kemerdekaan, Idul Adha, Hari ASI Sedunia, weekend vibes, tanggal cantik |
Strategi Content Mix
Rasio 40-30-20-5-5 dipilih berdasarkan pengalaman kami menangani berbagai brand kuliner melalui jasa kelola Instagram. Dominasi konten edukatif (40%) bertujuan membangun authority Pempek Esha sebagai expert di bidang kuliner pempek, sementara konten entertainment (30%) menjaga engagement rate tetap tinggi.
Porsi promosi yang relatif kecil (20%) mencegah followers merasa dibanjiri iklan. Pendekatan soft selling melalui edukasi dan hiburan terbukti lebih efektif untuk produk kuliner dibandingkan hard selling yang agresif.
Eksekusi Konten dan Proses Produksi
Selama 3 bulan kolaborasi (Juni hingga Agustus 2021), tim Creativism memproduksi total 96 konten yang terdiri dari 56 feed post, 31 story interaktif, dan 9 video. Rata-rata produksi mencapai 32 konten per bulan, jauh di atas standar industri social media management.
Konten Feed (56 Post)
Konten feed dirancang dengan variasi format untuk menjaga ketertarikan audiens. Format yang digunakan meliputi single post untuk konten edukatif ringkas, carousel atau multi-post untuk edukasi mendalam dan katalog produk, serta desain promosi untuk campaign Shopee dan giveaway.
Setiap feed post mengikuti guideline visual yang sudah ditetapkan, yaitu frame putih dengan palet warna hangat. Konsistensi ini membuat feed Instagram Pempek Esha terlihat rapi dan profesional ketika dilihat secara keseluruhan.
Konten Story (31 Story)
Story dimanfaatkan untuk konten yang lebih kasual dan interaktif. Fitur Instagram Story seperti poll, quiz, question box, dan countdown timer digunakan secara strategis untuk meningkatkan engagement dan mengumpulkan insight dari audiens.
Konten story juga digunakan untuk behind-the-scenes proses produksi pempek, memberikan followers glimpse tentang kualitas dan kebersihan proses pembuatan produk.
Video Content (9 Video)
Video menjadi format premium yang difokuskan pada konten review produk dan tutorial memasak pempek. Format video memberikan engagement rate yang lebih tinggi dibandingkan static post karena algoritma Instagram memprioritaskan konten video di explore page.
Campaign giveaway yang dirancang untuk meningkatkan engagement dan menjangkau audiens baru
Campaign Giveaway untuk Boost Engagement
Salah satu strategi yang kami terapkan adalah program giveaway terstruktur. Ka Dewi menginginkan mekanisme giveaway yang efektif untuk meningkatkan engagement dan pertumbuhan followers secara organik.
Tim Creativism merancang giveaway dengan timeline yang jelas. Program dimulai pada tanggal 26 dengan masa partisipasi selama 2 minggu sebelum pengumuman pemenang. Mekanisme dirancang agar mudah diikuti namun tetap mendorong partisipasi aktif berupa like, comment, share, dan tag teman.
Desain konten giveaway disesuaikan dengan identitas visual brand sehingga tetap terlihat kohesif dengan feed secara keseluruhan. Hadiah berupa paket produk Pempek Esha yang menjadi insentif menarik bagi pecinta kuliner pempek.
Hasil giveaway menunjukkan peningkatan engagement yang signifikan selama periode campaign. Followers baru yang datang melalui giveaway juga mendapatkan exposure terhadap konten edukatif yang sudah ada, sehingga membangun awareness yang berkelanjutan.
Solusi Kreatif untuk Keterbatasan Aset Visual
Salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini adalah keterbatasan foto produk profesional. Pempek Esha belum pernah melakukan sesi foto khusus untuk kebutuhan social media, sehingga tim harus bekerja dengan aset yang terbatas.
Untuk produk utama seperti pempek campur dan kapal selam, kami mengoptimalkan foto yang disediakan Ka Dewi dengan editing profesional untuk meningkatkan kualitas visual. Teknik color correction, brightness adjustment, dan composition cropping diterapkan untuk menghasilkan visual yang appetizing.
Khusus untuk produk tekwan yang sama sekali belum memiliki foto original, tim berkoordinasi dengan Ka Dewi untuk menggunakan foto referensi dengan kuantitas yang sangat terbatas (hanya 1 foto) sambil menunggu foto asli tersedia. Solusi ini memastikan produk tetap bisa dipromosikan tanpa mengorbankan integritas konten.
Ke depannya, kami merekomendasikan sesi foto produk profesional untuk membangun aset visual yang lebih kaya. Foto berkualitas tinggi dari berbagai sudut dan komposisi akan memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam membuat konten yang beragam.
Alur Kerja dan Kolaborasi dengan Klien
Sistem kerja yang digunakan dengan Pempek Esha mengutamakan transparansi dan efisiensi komunikasi. Seluruh koordinasi dilakukan melalui grup WhatsApp yang memungkinkan respon cepat dari kedua belah pihak.
| Tahap | Aktivitas | Durasi |
|---|---|---|
| Brief Gathering | Diskusi mendalam tentang brand, produk, target pasar, dan ekspektasi visual melalui WhatsApp | Hari 1-2 |
| Content Planning | Pembuatan content plan bulanan dalam format PDF yang dikirim ke klien untuk review | Hari 3-5 |
| Approval | Klien meninjau content plan dan memberikan feedback atau revisi sebelum produksi dimulai | Hari 5-7 |
| Desain dan Produksi | Tim desain mengerjakan seluruh konten sesuai brief yang sudah disetujui | Hari 7-14 |
| Review Desain | Klien melihat preview desain feed dan memberikan revisi jika diperlukan | Hari 14-16 |
| Publikasi | Konten yang sudah disetujui dijadwalkan dan dipublikasikan di Instagram | Ongoing |
Ka Dewi sebagai klien sangat responsif dan memberikan feedback yang detail. Sejak awal proyek, beliau sudah memberikan referensi visual yang jelas dan menyediakan informasi produk, testimoni pelanggan, dan video packing yang menjadi aset berharga untuk produksi konten.
Konten testimoni pelanggan yang digunakan untuk membangun kepercayaan calon pembeli
Tim Pengerjaan Proyek
Proyek Pempek Esha ditangani oleh tim profesional Creativism yang berpengalaman di bidang social media management untuk brand kuliner. Setiap anggota tim memiliki peran spesifik yang saling melengkapi.
| Nama | Peran | Tanggung Jawab |
|---|---|---|
| Syauqi | Project Leader | Oversight proyek, quality control, dan komunikasi strategis dengan klien |
| Anggit | Content Planner | Perencanaan content calendar, strategi konten, dan penyusunan brief desain |
| Nadella | Content Writer | Penulisan caption, copy konten edukatif, dan penyusunan hashtag strategy |
Koordinasi tim internal dilakukan melalui Trello untuk tracking progress setiap konten dari tahap ideation hingga publikasi. Sistem ini memastikan tidak ada konten yang terlewat dan setiap revisi dari klien tertangani dengan baik.
Hasil dan Pencapaian Selama Kolaborasi
Selama 3 bulan kerja sama, Creativism berhasil membangun fondasi social media yang kuat untuk Pempek Esha. Berikut adalah ringkasan pencapaian kuantitatif dan kualitatif dari proyek ini.
| Metrik | Pencapaian |
|---|---|
| Total Konten Diproduksi | 96 konten (Feed + Story + Video) |
| Konten Feed | 56 post dengan desain konsisten dan identitas visual kuat |
| Konten Story | 31 story interaktif dengan fitur engagement (poll, quiz, QnA) |
| Video Content | 9 video review produk dan cooking tutorial |
| Durasi Proyek | 3 bulan (Juni, Juli, Agustus 2021) |
| Rata-rata per Bulan | 32 konten/bulan (di atas rata-rata industri) |
| Followers | Pertumbuhan organik hingga 2.074 followers |
Pencapaian Kualitatif
Selain metrik kuantitatif, terdapat beberapa pencapaian kualitatif yang menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang bagi Pempek Esha.
Identitas visual yang konsisten dan profesional berhasil terbentuk, membedakan Pempek Esha dari kompetitor di niche pempek frozen. Feed Instagram yang sebelumnya tidak terorganisir kini terlihat rapi dengan signature frame putih dan palet warna yang kohesif.
Engagement meningkat melalui konten interaktif seperti QnA sessions, games tebak-tebakan, quiz kuliner, dan hashtag challenge. Diversifikasi konten yang seimbang di berbagai content pillar menjaga minat audiens tetap tinggi sepanjang kolaborasi.
Content library edukatif tentang kuliner tradisional Bangka berhasil membangun positioning Pempek Esha sebagai brand yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang heritage kuliner Indonesia.
Konten seasonal Hari Kemerdekaan yang meningkatkan relevansi dan kedekatan brand dengan audiens
Feedback Langsung dari Klien
Keberhasilan proyek tercermin dari feedback positif yang diberikan Ka Dewi selama proses kolaborasi. Berikut adalah kutipan langsung dari klien.
“Ini boleh sepertinya, tp dbuat frame putih.” – Ka Dewi, saat approval desain pertama
“Alhamdulillah, Oke gitu aja.” – Ka Dewi, saat approval content plan
“Bisa mulai besok?” – Ka Dewi, menunjukkan antusiasme untuk segera memulai kolaborasi
Feedback-feedback ini menunjukkan tingkat kepuasan klien yang tinggi terhadap kualitas desain dan strategi konten yang diusulkan. Respon cepat dan positif juga membuktikan bahwa tim Creativism berhasil memahami ekspektasi dan preferensi klien sejak awal proyek.
Pelajaran Berharga dari Proyek Pempek Esha
Setiap proyek social media management memberikan insight baru yang memperkaya pendekatan kami. Dari kolaborasi dengan Pempek Esha, terdapat beberapa pelajaran penting yang juga dapat menjadi referensi bagi pelaku bisnis kuliner lainnya.
1. Konten Edukatif Membangun Trust yang Lebih Kuat
Untuk produk kuliner tradisional, konten tentang heritage, sejarah makanan, proses pembuatan, dan informasi nutrisi sangat efektif meningkatkan kepercayaan konsumen. Audiens menghargai brand yang tidak hanya menjual, tetapi juga mengedukasi.
2. Identitas Visual Konsisten Membuat Brand Menonjol
Di tengah feed Instagram yang padat, identitas visual yang seragam membantu brand tampil beda. Warna, tipografi, dan gaya desain yang konsisten menciptakan kesan profesional dan memudahkan audiens mengenali konten Pempek Esha di feed mereka.
3. Keseimbangan Jenis Konten Menjaga Engagement
Rasio yang proporsional antara edukasi, hiburan, dan promosi (40-30-20-5-5) menjaga engagement tetap tinggi tanpa membuat followers merasa terganggu. Formula ini terbukti efektif untuk berbagai brand kuliner yang kami tangani.
4. Relevansi Momen Meningkatkan Kedekatan Brand
Memanfaatkan momen seperti Hari Kemerdekaan, Idul Adha, dan peringatan nasional lainnya meningkatkan relevansi brand dengan kehidupan sehari-hari audiens. Konten seasonal menciptakan koneksi emosional yang lebih dalam.
5. Kolaborasi Responsif Mempercepat Hasil
Klien yang responsif seperti Ka Dewi sangat mempercepat proses produksi konten. Feedback yang cepat dan detail memungkinkan iterasi yang efisien sehingga kualitas output terus meningkat dari bulan ke bulan.
Dampak Jangka Panjang bagi Brand
Fondasi yang dibangun selama 3 bulan kolaborasi memberikan manfaat yang melampaui periode kerja sama. Template desain, guideline visual, dan sistem konten yang dikembangkan dapat digunakan untuk pengembangan konten selanjutnya secara mandiri maupun dengan bantuan agency lain.
Strategi content pillar yang sudah terbentuk memberikan roadmap yang jelas untuk produksi konten ke depan. Brand tidak perlu lagi bingung menentukan jenis konten yang harus dibuat karena framework sudah tersedia.
Aset visual yang diproduksi selama proyek juga memiliki nilai guna yang panjang. Konten edukatif tentang pempek, kuliner Bangka, dan informasi produk dapat di-repurpose untuk berbagai keperluan seperti katalog digital, materi promosi di marketplace, konten untuk platform lain seperti Facebook dan TikTok, hingga materi pemasaran offline.
Untuk melihat portofolio proyek lainnya, kunjungi halaman portfolio Creativism.
FAQ Seputar Jasa Kelola Instagram untuk Brand Kuliner
Apa saja yang termasuk dalam layanan social media management Creativism?
Layanan social media management Creativism mencakup strategi konten, desain feed dan story, penulisan caption, content calendar, scheduling, monitoring engagement, dan laporan performa bulanan. Untuk brand kuliner, kami juga menyertakan riset tren kuliner dan analisis kompetitor di niche yang sama.
Berapa banyak konten yang diproduksi setiap bulan?
Jumlah konten disesuaikan dengan paket layanan yang dipilih. Untuk proyek Pempek Esha, kami memproduksi rata-rata 32 konten per bulan yang mencakup feed post, story, dan video. Paket standar biasanya mencakup 12 hingga 30 konten per bulan tergantung kebutuhan klien.
Bagaimana cara memulai kerja sama dengan Creativism?
Proses dimulai dengan konsultasi gratis untuk memahami kebutuhan dan target bisnis Anda. Setelah itu, tim akan menyusun proposal strategi yang disesuaikan dengan budget dan goals Anda. Hubungi kami melalui WhatsApp di 0812-2222-7920 untuk jadwalkan konsultasi.
Apakah klien bisa memberikan revisi terhadap desain konten?
Tentu saja. Setiap konten melalui proses approval sebelum dipublikasikan. Klien dapat memberikan feedback dan permintaan revisi melalui WhatsApp atau Google Drive. Kami mengalokasikan 1 hingga 2 kali revisi per konten untuk memastikan hasil sesuai ekspektasi.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasil?
Hasil awal berupa konsistensi konten dan identitas visual yang kuat biasanya terlihat dalam bulan pertama. Untuk peningkatan engagement rate dan pertumbuhan followers organik, umumnya dibutuhkan 3 hingga 6 bulan dengan eksekusi yang konsisten. Kami merekomendasikan minimum 3 bulan kerja sama.
Apakah Creativism juga menangani Instagram Ads?
Ya, Creativism menyediakan layanan Meta Ads (Facebook dan Instagram Ads) yang dapat dikombinasikan dengan social media management organik. Proyek Pempek Esha berfokus pada pertumbuhan organik, namun iklan berbayar dapat mempercepat pencapaian target jika budget memungkinkan.
Apakah strategi ini bisa diterapkan untuk bisnis selain kuliner?
Prinsip dasar seperti content pillar yang jelas, konsistensi visual, dan keseimbangan jenis konten dapat diterapkan di berbagai industri. Detail strategi akan disesuaikan dengan karakteristik industri, target pasar, dan tujuan spesifik masing-masing bisnis. Lihat jasa kelola Instagram Creativism untuk informasi selengkapnya.
Kesimpulan
Proyek pengelolaan Instagram untuk Pempek Esha membuktikan bahwa brand kuliner tradisional dapat membangun kehadiran digital yang kuat melalui pendekatan terstruktur dan konsisten. Dengan 96 konten berkualitas selama 3 bulan, Creativism berhasil menciptakan identitas visual signature, membangun content library yang komprehensif, dan meningkatkan engagement secara organik.
Kunci keberhasilan proyek ini terletak pada pemahaman mendalam terhadap karakter produk pempek, perilaku target pasar pecinta kuliner tradisional, serta praktik terbaik platform Instagram. Kombinasi konten edukatif tentang kuliner Bangka, hiburan yang relevan, dan promosi yang proporsional menciptakan formula yang terbukti efektif.
Jika Anda memiliki bisnis kuliner atau F&B dan ingin membangun kehadiran digital yang profesional, tim Creativism siap membantu dengan strategi yang dirancang khusus untuk brand Anda. Kunjungi jasa kelola Instagram Creativism untuk informasi lengkap, atau langsung hubungi kami di WhatsApp 0812-2222-7920 untuk konsultasi gratis.






