Desain logo bukan sekadar menggambar simbol yang bagus. Logo adalah janji visual pertama yang dilihat calon pelanggan, dan janji itu harus langsung menyampaikan siapa Anda tanpa butuh penjelasan panjang. Saat Sannubari memutuskan rebranding dari nama lamanya, kami tahu bahwa logo baru ini harus membawa identitas yang sama sekali berbeda, lebih dewasa, lebih hangat, dan lebih siap bersaing di pasar undangan digital Indonesia.
Sannubari adalah layanan undangan digital milik Creativism sendiri. Dulunya bernama Ucapan Online, platform ini melayani pembuatan undangan pernikahan, aqiqah, dan momen spesial lainnya dalam format digital yang bisa dibagikan via link. Websitenya bisa diakses di sannubari.com.
Logo final Sannubari dalam versi berwarna, menampilkan huruf S abstrak dengan ornamen floral
Daftar Isi
ToggleDari Ucapan Online ke Sannubari: Kenapa Rebranding?
Ucapan Online sudah berjalan sejak 2021. Awalnya melayani ucapan digital untuk Idul Fitri dan Idul Adha, bukan undangan pernikahan. Seiring waktu, layanannya berkembang ke undangan nikah, aqiqah, dan momen lain. Tapi nama “Ucapan Online” terasa terlalu deskriptif dan tidak punya daya tarik emosional.
Masalahnya bukan cuma nama. Identitas visual lama juga tidak mencerminkan arah baru bisnis ini. Kalau mau serius di pasar undangan digital premium, butuh brand yang terasa personal, hangat, dan punya makna mendalam.
Kami memilih nama Sannubari, berasal dari kata “sanubari” yang berarti hati atau perasaan terdalam. Nama ini dipilih karena undangan digital pada dasarnya adalah cara mengekspresikan perasaan: cinta, kebahagiaan, rasa syukur. Tagline yang kami tetapkan: “Express Your Heart.”
Dengan nama dan arah baru, langkah selanjutnya jelas: menciptakan identitas visual yang setara dengan ambisi brand.
Brief Desain: Apa yang Logo Ini Harus Sampaikan?
Sebelum membuka aplikasi desain, kami menyusun brief internal. Karena Sannubari produk sendiri, prosesnya lebih cepat, tapi justru lebih menantang karena standarnya harus setinggi (atau lebih tinggi dari) pekerjaan untuk klien.
Brief utama:
- Kesan pertama: Elegan, hangat, dan feminin tanpa kehilangan kesan profesional
- Target audiens: Pasangan usia 22-35 tahun yang merencanakan pernikahan
- Diferensiasi: Harus terasa berbeda dari kompetitor undangan digital yang cenderung pakai ikon amplop atau cincin
- Fleksibilitas: Harus tampil baik di layar smartphone (tempat 90% undangan digital dibuka), media sosial, dan mockup presentasi
- Timeless: Hindari tren desain yang cepat basi, logo ini harus tetap relevan minimal 5-7 tahun
Konsep: Huruf S Abstrak dengan Ornamen Floral
Setelah melewati beberapa sketsa awal, kami memutuskan pendekatan Abstract Mark Logo. Alasannya: logo abstrak lebih fleksibel dan tidak terlalu literal. Kami tidak ingin logo Sannubari langsung meneriakkan “undangan pernikahan”, kami ingin logo ini menyampaikan perasaan di balik undangan itu.
Bentuk dasarnya adalah huruf “S” yang dibentuk dari dua garis lengkung yang saling berpelukan. Di sekelilingnya, kami tambahkan ornamen floral minimalis, bukan bunga yang detail, tapi garis-garis organik yang menyerupai dedaunan dan kelopak.
Kombinasi ini menghasilkan simbol yang melambangkan:
- Keseimbangan, dua garis lengkung yang saling melengkapi, seperti pasangan
- Kehangatan, bentuk organik dan lembut, bukan geometris dan kaku
- Pertumbuhan, ornamen floral menyimbolkan awal baru dan harapan
Eksplorasi bentuk logo Sannubari dalam tahap awal desain
Pemilihan Warna: Mengapa Coklat Keemasan?
Warna adalah keputusan yang paling banyak kami diskusikan. Banyak brand undangan digital bermain di palet pastel, pink, sage green, dusty blue. Kami sengaja menghindari itu.
Coklat keemasan dipilih sebagai warna primer karena beberapa alasan:
- Keanggunan tanpa kesan dingin. Emas dan coklat secara psikologis diasosiasikan dengan kemewahan yang membumi, berbeda dari emas metalik yang terasa terlalu mencolok
- Netral secara gender. Undangan pernikahan melibatkan dua orang. Warna ini tidak condong ke satu sisi
- Kontras yang baik di layar. Pada latar putih maupun gelap, coklat keemasan tetap terbaca dengan jelas
- Asosiasi budaya. Dalam konteks Indonesia, warna emas-coklat dekat dengan nuansa batik dan ornamen tradisional, cocok untuk momen pernikahan
Untuk versi putih (white version), logo diaplikasikan di atas latar gelap atau berwarna. Ini memastikan fleksibilitas penggunaan di berbagai media.
Logo Sannubari dalam versi putih, digunakan untuk latar gelap atau berwarna
Tipografi: Lembut tapi Terbaca
Untuk logotype (tulisan “Sannubari”), kami memilih font dengan karakter serif yang lembut. Bukan serif tajam seperti Times New Roman, tapi serif dengan ujung membulat yang terasa lebih hangat dan modern.
Pertimbangannya:
- Keterbacaan di layar kecil. Undangan digital dibuka di smartphone, font harus tetap jelas di ukuran 14-16px
- Kesan editorial. Font serif memberi kesan berkelas dan timeless, cocok untuk momen formal seperti pernikahan
- Harmoni dengan ikon. Garis-garis lembut pada font harus selaras dengan ornamen floral di simbol logo
Tagline “Express Your Heart” ditulis dalam font sans-serif ringan dengan tracking yang lebih longgar. Ini menciptakan hierarki visual yang jelas antara nama brand dan tagline.
Aplikasi Logo di Berbagai Media
Logo yang bagus di layar komputer desainer belum tentu bagus di dunia nyata. Kami menguji logo Sannubari di beberapa skenario penggunaan:
- Favicon dan ikon WhatsApp, di ukuran 32x32px, simbol S harus tetap recognizable
- Header undangan digital, di layar smartphone dengan latar foto atau pattern
- Feed Instagram, di ukuran thumbnail yang kecil, logo harus tetap terbaca
- Mockup presentasi, untuk pitching ke calon klien corporate (undangan acara perusahaan)
Hasil pengujian ini menghasilkan beberapa penyesuaian kecil: ketebalan garis ornamen ditambah 0,5pt agar tidak hilang di ukuran kecil, dan jarak antara simbol dan logotype dioptimalkan untuk berbagai rasio tampilan.
Variasi warna logo Sannubari yang siap digunakan di berbagai format dan media
Hasil Akhir dan Deliverables
Proyek desain logo Sannubari menghasilkan paket lengkap:
- Logo utama, versi horizontal (simbol + logotype + tagline)
- Logo vertikal, simbol di atas, logotype di bawah
- Simbol saja, untuk favicon, ikon app, watermark
- Versi warna: full color (coklat keemasan), putih, hitam
- Format file: AI, SVG, PNG (transparan), dan JPG
- Brand guidelines singkat, panduan penggunaan logo, clear space, ukuran minimum, dan warna yang dilarang
Semua file disiapkan dalam resolusi tinggi untuk kebutuhan cetak (300 DPI) maupun digital (72 DPI).
Mendesain untuk Produk Sendiri: Lebih Sulit dari yang Dikira
Ada satu pelajaran menarik dari proyek ini. Mendesain logo untuk produk sendiri ternyata lebih menantang dibanding untuk klien. Saat mendesain untuk klien, ada jarak profesional yang membantu pengambilan keputusan. Tapi saat produknya milik sendiri, setiap detail terasa terlalu personal.
Kami sempat bolak-balik di tahap warna, antara coklat keemasan dan dusty rose. Akhirnya, keputusan dibuat berdasarkan data, bukan perasaan: kami riset warna dominan dari 20 kompetitor undangan digital di Indonesia, dan mayoritas bermain di spektrum pink-pastel. Coklat keemasan jadi pilihan yang lebih membedakan.
Prinsip yang kami pegang: perlakukan produk sendiri seperti klien terbaik. Brief yang jelas, revisi yang terstruktur, dan deadline yang dihormati.
Pertanyaan Seputar Desain Logo Sannubari
Apa itu Sannubari dan apa hubungannya dengan Creativism?
Sannubari adalah layanan undangan digital milik Creativism sendiri. Dulunya bernama Ucapan Online, lalu rebranding menjadi Sannubari dengan identitas visual yang sepenuhnya baru. Website: sannubari.com.
Mengapa Sannubari memilih pendekatan Abstract Mark Logo?
Logo abstrak lebih fleksibel dan tidak terikat pada satu jenis layanan. Daripada menggunakan simbol literal seperti amplop atau cincin, bentuk huruf S abstrak dengan ornamen floral menyampaikan perasaan dan kehangatan yang menjadi inti brand Sannubari.
Kenapa warna coklat keemasan, bukan warna pastel yang lebih populer?
Justru karena warna pastel sudah terlalu banyak dipakai oleh kompetitor. Coklat keemasan dipilih untuk diferensiasi, plus warna ini memberikan kesan elegan yang membumi, netral secara gender, dan kontras yang baik di layar smartphone.
Berapa lama proses desain logo ini dari awal sampai selesai?
Sekitar 2-3 minggu, termasuk riset kompetitor, penyusunan brief, sketsa awal, eksplorasi warna, revisi, dan finalisasi file. Prosesnya lebih cepat dari rata-rata proyek klien karena komunikasi internal yang langsung.
Apa saja deliverables dari proyek desain logo ini?
Logo utama (horizontal dan vertikal), simbol standalone, tiga versi warna (full color, putih, hitam), file dalam format AI/SVG/PNG/JPG, serta brand guidelines singkat yang mencakup panduan penggunaan dan clear space.
Apakah Creativism menerima jasa desain logo untuk brand lain?
Ya. Desain logo dan brand identity adalah salah satu layanan utama Creativism. Proses yang kami terapkan untuk Sannubari, mulai dari riset, brief, eksplorasi konsep, hingga brand guidelines, juga kami terapkan untuk setiap klien. Kunjungi halaman jasa desain logo untuk informasi lebih lanjut.
Berapa biaya jasa desain logo di Creativism?
Mulai dari Rp 5.500.000 untuk paket Starter yang mencakup logo utama, variasi warna, dan file digital. Paket Professional dan Business tersedia untuk kebutuhan brand identity yang lebih lengkap. Hubungi kami untuk konsultasi gratis.
Kesimpulan
Desain logo Sannubari adalah bukti bahwa rebranding bukan sekadar ganti nama dan ganti gambar. Ini tentang menemukan kembali siapa brand Anda dan menerjemahkannya ke dalam bahasa visual yang konsisten. Dari pemilihan bentuk abstrak hingga keputusan warna yang berbasis data, setiap elemen logo Sannubari dirancang dengan tujuan yang jelas: menyampaikan kehangatan hati dalam satu simbol.
Sebagai digital marketing agency di Yogyakarta yang juga membangun produk sendiri, Creativism memahami bahwa desain logo bukan tugas satu sore. Ini investasi jangka panjang yang menentukan bagaimana dunia melihat brand Anda.
Butuh logo yang benar-benar merepresentasikan bisnis Anda? Konsultasi gratis dengan tim Creativism sekarang.





