Kelola Instagram untuk brand makanan premium punya tantangan tersendiri. Visual harus terasa mewah, tapi kontennya tidak boleh kaku. Audiens mau lihat sesuatu yang bikin mereka lapar, penasaran, dan akhirnya pesan. The Golden Bites, brand lapis legit premium asal Bandung, paham betul soal ini. Mereka pilih Creativism untuk garap strategi dan konten Instagram-nya selama Juli-Agustus 2021.
Hasilnya? 45 konten berkualitas tinggi dalam dua bulan, campuran antara edukasi produk, konten interaktif, dan storytelling brand yang bikin feed mereka terasa premium tanpa kehilangan kehangatan.
Portfolio konten Instagram The Golden Bites yang dikelola tim Creativism
Daftar Isi
ToggleSiapa The Golden Bites?
The Golden Bites adalah brand lapis legit premium dari Bandung dengan tagline “Luxury as Gold, in a Bite Size”. Mereka pakai Wijsman Butter impor Belanda, telur pilihan, dan rempah berkualitas tinggi. Bukan lapis legit biasa.
Varian utamanya:
- Lapis Legit Original, lapisan rapi dengan aroma rempah tradisional
- Lapis Plum, kombinasi buah plum pilihan
- Lapis Malang, cita rasa cokelat yang tebal
- Marble Cake, paduan vanilla dan cokelat dalam satu potong
Target market mereka jelas: orang-orang yang menghargai kualitas dan rela bayar lebih untuk rasa yang memang beda. Tapi menyampaikan pesan ini lewat Instagram? Butuh strategi yang tepat.
Brand positioning The Golden Bites: “Luxury as Gold, in a Bite Size”
Lima Tantangan yang Harus Dijawab
Sebelum kerja sama dengan Creativism, The Golden Bites punya beberapa PR besar di Instagram:
| Tantangan | Detail |
|---|---|
| Kesan mewah tanpa terasa jauh | Brand premium harus terasa eksklusif, tapi tetap mengundang orang untuk membeli, bukan cuma mengagumi dari jauh. |
| Banyak kompetitor lapis legit | Pasar lapis legit ramai. Keunikan The Golden Bites harus tampil jelas di setiap konten. |
| Visual harus sekelas produknya | Produk premium membutuhkan desain feed yang ikut terasa premium. Asal posting tidak cukup. |
| Menjangkau audiens yang tepat | Target market-nya spesifik: orang dengan daya beli tinggi yang mengutamakan kualitas. |
| Engagement audiens premium | Audiens premium cenderung pasif di kolom komentar. Perlu konten yang memancing interaksi secara natural. |
Lima tantangan ini jadi dasar kami menyusun seluruh strategi konten. Bukan sekadar bikin postingan bagus, tapi membangun persepsi brand lewat setiap konten yang tayang.
Strategi Konten: 6 Pilar yang Bekerja Bersama
Setelah memahami brand dan tantangannya, kami rancang 6 pilar konten yang saling melengkapi. Tujuannya: menjaga variasi tanpa kehilangan arah brand.
| Pilar Konten | Contoh Konten |
|---|---|
| Brand Story & Values | Luxury as Gold, High Quality Bahannya High Class Rasanya, Premium Quality Cakes Just for You |
| Product Knowledge | Did You Know (fakta Wijsman Butter, sejarah Marble Cake), What’s Inside Lapis Legit |
| Lifestyle & Moments | Cara Asik Nonton Netflix, Self Reward Paling Worth It, Cemilan Wajib PPKM |
| Interactive & Games | Polling Tim Lapis Legit vs Lapis Malang, Games Hitung, Tebak Varian |
| Educational Tips | 3 Cara Menyimpan Lapis Legit Agar Tetap Enak, How to Order The Golden Bites |
| Social Proof | Testimoni pelanggan, CNN feature (Kue Tradisional Terlezat di Dunia) |
Enam pilar ini memastikan feed The Golden Bites tidak monoton. Ada konten yang membangun brand, ada yang mendidik, ada yang menghibur, dan ada yang membuktikan kualitas lewat suara pelanggan.
Visual Identity: Gold, Dark Tones, dan Detail Tekstur
Tim desain grafis kami membangun identitas visual yang langsung terasa premium begitu orang scroll feed The Golden Bites. Palet warna utamanya: gold dan dark tones. Typography-nya bersih dan elegan. Setiap foto menampilkan detail tekstur kue, lapisan demi lapisan yang bikin orang bisa membayangkan rasanya.
Kenapa ini penting? Karena di Instagram, kesan pertama terbentuk dalam hitungan detik. Kalau visual tidak langsung bicara “premium”, audiens akan scroll lewat. Kami pastikan itu tidak terjadi.
Konten social proof: Lapis Legit masuk daftar Kue Tradisional Terlezat di Dunia versi CNN
Memanfaatkan Fakta CNN untuk Membangun Kepercayaan
Lapis legit pernah masuk daftar kue tradisional terlezat di dunia versi CNN. Fakta ini kami angkat jadi salah satu konten kunci.
Dampaknya langsung terasa. Audiens yang tadinya cuma tahu lapis legit sebagai kue lebaran, tiba-tiba melihat produk ini dari sudut berbeda, kue yang diakui dunia internasional. Buat The Golden Bites, ini jadi validasi eksternal yang kuat. Harga premium mereka jadi lebih masuk akal di mata calon pembeli.
Prinsipnya sederhana: orang lebih percaya pihak ketiga daripada klaim brand itu sendiri.
Konten Interaktif: Premium Bukan Berarti Kaku
Brand premium sering terjebak di zona aman, konten cantik tapi hambar. Kami tidak mau The Golden Bites jadi seperti itu.
Maka kami buat konten interaktif: polling “Tim Lapis Legit vs Lapis Malang”, games hitung, tebak varian, sampai kuis kepribadian yang mencocokkan varian lapis legit dengan karakter audiens. Semua dikemas dengan desain yang tetap elegan.
Konten interaktif: Varian Lapis Legit yang Cocok Buat Kepribadianmu
Konten jenis ini terbukti efektif. Audiens premium memang jarang komentar panjang, tapi mereka mau ikut polling dan share ke story. Interaksi naik tanpa menurunkan citra brand.
Timeline Eksekusi: Juli-Agustus 2021
Kerja sama kami dengan The Golden Bites berlangsung selama dua bulan. Tiap fase punya fokus yang berbeda.
Juli 2021, Pondasi Brand
- Onboarding dan pemahaman mendalam soal brand positioning
- Penyusunan visual guidelines dan 6 pilar konten
- Peluncuran konten brand story: Luxury as Gold, Premium Quality Cakes
- Seri edukasi produk: Did You Know (fakta Wijsman Butter, sejarah Marble Cake)
- Konten lifestyle: Cara Asik Nonton Netflix, Self Reward Paling Worth It
- Konten musiman: Happy Eid Al-Adha Mubarak
Agustus 2021, Engagement dan Pertumbuhan
- Konten interaktif: Games Hitung, Tebak Varian, Change 1 Word
- Konten authority: CNN feature (Kue Tradisional Terlezat di Dunia)
- Tips edukasi: 3 Cara Menyimpan Lapis Legit Agar Tetap Enak
- Kuis kepribadian: Varian yang Cocok Buat Kepribadianmu
- Testimoni pelanggan
- Video content: What’s Inside Lapis Legit
Konten edukasi: Did You Know, fakta menarik tentang Wijsman Butter
Workflow Produksi Konten
Setiap konten melewati 6 tahap sebelum tayang:
- Content Strategy, menyusun kalender konten berdasarkan pilar, momen musiman, dan perilaku audiens
- Riset & Copywriting, riset untuk konten edukatif, penulisan caption dengan tone yang hangat tapi tetap elegan
- Produksi Visual, desain dengan palet gold dan dark tones, perhatian detail pada tipografi dan komposisi warna
- Quality Control, pengecekan ulang agar setiap elemen visual selaras dengan standar brand
- Approval Klien, review bersama The Golden Bites untuk memastikan konten sesuai visi mereka
- Publikasi & Monitoring, posting di waktu optimal dan pantau performa untuk iterasi berikutnya
Tim yang Mengerjakan
| Role | Tanggung Jawab |
|---|---|
| Project Manager | Koordinasi proyek, komunikasi rutin dengan klien, memastikan timeline terpenuhi |
| Content Writer | Penulisan caption, riset konten edukatif, penyusunan hashtag strategy |
| Graphic Designer | Desain visual dengan estetika premium, menjaga keutuhan identitas brand di setiap post |
| Quality Control | Pemeriksaan akhir sebelum konten dikirim ke klien untuk approval |
Konten edukasi: 3 Cara Menyimpan Lapis Legit Agar Tetap Enak
Hasil: 45 Konten dalam Dua Bulan
Selama Juli-Agustus 2021, kami berhasil memproduksi:
| Metrik | Jumlah |
|---|---|
| Total konten diproduksi | 45 konten |
| Konten feed Instagram | 31 posts |
| Konten story Instagram | 20 stories |
| Video content | 2 video |
| Pilar konten aktif | 6 pilar |
Secara kualitatif, beberapa pencapaian yang layak dicatat:
- Identitas visual premium terbangun, feed Instagram langsung terasa berbeda dari kompetitor lapis legit lainnya
- Konten CNN feature jadi magnet, validasi eksternal yang efektif untuk memperkuat persepsi brand
- Interaksi naik lewat konten games, polling dan kuis berhasil memancing respons dari audiens yang biasanya pasif
- Keunikan bahan tersampaikan, audiens mulai memahami kenapa The Golden Bites berbeda (Wijsman Butter, proses pembuatan)
Testimoni pelanggan The Golden Bites yang diangkat menjadi konten social proof
Apa yang Kami Pelajari dari Proyek Ini
Ada lima hal yang kami bawa pulang dari pengalaman mengelola Instagram The Golden Bites:
- Eksekusi harus setara positioning. Kalau brand bilang premium, semua elemen, dari visual sampai caption, harus ikut premium. Tidak ada celah untuk inkonsistensi.
- Validasi pihak ketiga lebih dipercaya. Konten CNN feature jauh lebih meyakinkan daripada brand yang memuji dirinya sendiri. Cari fakta eksternal dan angkat jadi konten.
- Premium tidak harus membosankan. Games, polling, dan kuis kepribadian tetap bisa tampil elegan kalau desain dan bahasanya dijaga.
- Ceritakan bahan, bukan sekadar harga. Konten soal Wijsman Butter dan proses pembuatan membantu audiens memahami kenapa harganya lebih tinggi.
- Hubungkan produk dengan momen sehari-hari. Netflix night, self reward, cemilan PPKM, kaitan seperti ini bikin produk terasa relevan tanpa harus memaksakan promosi.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa yang dilakukan Creativism untuk The Golden Bites?
Kami menangani strategi konten dan produksi konten Instagram The Golden Bites selama Juli-Agustus 2021. Totalnya 45 konten yang mencakup feed posts, stories, dan video, semuanya dirancang dengan pendekatan premium yang sesuai positioning brand.
Berapa lama durasi kerja sama Creativism dengan The Golden Bites?
Kolaborasi berlangsung selama dua bulan (Juli-Agustus 2021). Di periode itu, kami memproduksi 31 feed posts, 20 stories, dan 2 video content.
Bagaimana cara membangun citra premium di Instagram untuk brand makanan?
Mulai dari visual, palet warna, tipografi, dan gaya foto harus selaras. Lalu tambahkan konten yang menjelaskan kenapa produk Anda premium: bahan baku, proses pembuatan, atau pengakuan dari pihak ketiga. Feed yang kohesif dan konten yang bernilai akan membangun persepsi premium secara bertahap.
Apakah brand premium boleh posting konten games atau interaktif?
Boleh, dan justru disarankan. Di proyek The Golden Bites, konten games dan polling terbukti efektif memancing interaksi dari audiens yang biasanya pasif. Kuncinya ada di eksekusi, desain dan bahasa harus tetap sesuai karakter brand.
Apa pentingnya testimoni untuk brand makanan premium?
Sangat penting. Calon pembeli produk premium biasanya lebih hati-hati sebelum memutuskan. Testimoni dari pelanggan yang puas membantu mengurangi keraguan dan membuktikan bahwa kualitas produk memang sesuai janji.
Berapa biaya jasa kelola Instagram di Creativism?
Mulai dari Rp 3.500.000 per bulan, tergantung volume konten dan lingkup layanan. Untuk paket yang sesuai kebutuhan brand Anda, silakan konsultasi gratis dengan tim kami.
Bagaimana cara memulai kerja sama dengan Creativism untuk brand F&B?
Hubungi kami lewat halaman kontak atau WhatsApp. Kami akan mulai dengan sesi diskusi untuk memahami brand, target audiens, dan tujuan bisnis Anda sebelum menyusun strategi yang tepat.
Kesimpulan
Proyek The Golden Bites mengajarkan kami satu hal penting: mengelola Instagram untuk brand premium bukan soal posting yang cantik saja. Setiap konten harus punya tujuan, membangun persepsi, mengedukasi audiens, atau memancing interaksi.
Dalam dua bulan, kami memproduksi 45 konten dengan campuran brand story, edukasi produk, lifestyle, games interaktif, dan social proof. Tagline “Luxury as Gold, in a Bite Size” tidak cuma jadi kalimat di bio Instagram. Ia hadir di setiap desain, caption, dan strategi konten yang kami buat.
Buat brand F&B premium yang ingin Instagram-nya benar-benar bekerja, bukan cuma tampil bagus, diskusi gratis dengan tim Creativism.
Portfolio Terkait
Lihat juga studi kasus kami di industri F&B:
- Sweet House JKT, social media marketing untuk brand bakery premium
- Pempek Esha, pengelolaan Instagram dengan 85+ konten
- Little Potato Indonesia, strategi konten brand kentang crispy








