Kelola Instagram untuk akun edukasi punya tantangan sendiri. Kontennya harus berisi, tapi tidak boleh terasa menggurui. Harus membahas topik sensitif, tapi tetap bisa memancing komentar dan share. Apalagi kalau niche-nya spesifik: parenting di era gaming.
Gamers Juga Bisa Sukses (GJBS) adalah akun Instagram milik Rheo Biagi, penulis buku berjudul sama. Misinya sederhana: membantu orang tua memahami dunia gaming anak mereka tanpa harus memusuhinya. GJBS mempercayakan pengelolaan Instagram kepada Creativism selama 3 bulan (Maret sampai Mei 2021), dan hasilnya, 94 konten diproduksi dengan pendekatan yang kami sebut edutainment.
Study case ini membahas strategi, proses eksekusi, dan hasil dari project tersebut. Jika Anda sedang mencari jasa kelola Instagram untuk brand edukasi, studi kasus ini bisa jadi referensi.
Konten carousel "Berubah atau Punah" mengajak orang tua untuk adaptif dengan perkembangan teknologi
Daftar Isi
ToggleGJBS didirikan oleh Rheo Biagi, praktisi parenting sekaligus penulis buku Gamers Juga Bisa Sukses. Buku ini memberikan panduan praktis bagi orang tua yang kebingungan menghadapi anak yang gemar bermain game.
Target audiens utama GJBS adalah orang tua Indonesia dengan anak usia sekolah sampai remaja yang aktif bermain video game. Selain itu, GJBS juga menyasar guru, konselor, dan siapa saja yang berperan dalam pendidikan anak.
Pendekatan GJBS tidak berat sebelah. Mereka tidak menyalahkan gaming mentah-mentah, tapi juga tidak membenarkan kecanduan. Yang ditawarkan adalah perspektif tengah: bantu orang tua mengenali tanda-tanda kecanduan, pahami psikologi gaming, lalu ubah aktivitas bermain game menjadi sesuatu yang produktif.
Sebelum bekerja sama dengan Creativism, GJBS menghadapi beberapa kendala dalam menyebarkan misi edukatifnya lewat Instagram. Tantangan ini khas untuk brand edukasi di niche spesifik.
| Tantangan | Penjelasan |
|---|---|
| Stigma negatif gaming | Konten harus dikemas hati-hati agar tidak dianggap membenarkan kecanduan game, tapi tetap menyampaikan sisi positif gaming |
| Audiens yang beragam | Orang tua dengan tingkat pemahaman berbeda tentang gaming, dari yang anti-game sampai yang sudah terbuka |
| Edukatif tapi engaging | Konten harus berbobot dan informatif, namun tetap menarik di platform visual seperti Instagram |
| Brand awareness rendah | Sebagai platform edukasi baru di niche spesifik, GJBS perlu membangun kredibilitas dari nol |
| Konsistensi produksi | Diperlukan output konten yang stabil dan berkelanjutan untuk membangun otoritas di topik parenting dan gaming |
Untuk memahami lebih dalam tentang strategi konten di platform visual, Anda bisa membaca artikel kami tentang cara membuat konten Instagram yang menarik.
Kami membangun 5 pilar konten yang saling melengkapi:
| Pilar | Tujuan | Contoh Konten |
|---|---|---|
| Edukatif Parenting | Memberikan value dan membangun kepercayaan | Tips pola asuh, cara berkomunikasi dengan anak gamer, dampak labelling |
| Gaming Positif | Mengubah perspektif tentang gaming | Manfaat gaming untuk otak, kisah sukses gamer Indonesia, potensi karier gaming |
| Motivational Quotes | Meningkatkan shareability | Kutipan dari buku GJBS, kutipan dari ahli parenting |
| Social Proof | Membangun kredibilitas | Testimoni pembaca buku, review dari expert |
| Soft Selling | Promosi buku secara halus | Preview isi buku, manfaat membaca, promo dan giveaway |
Kami mengembangkan pendekatan edutainment, gabungan edukasi dan hiburan. Setiap konten dirancang untuk memberikan value langsung kepada orang tua: tips praktis, insight baru, atau perspektif yang mengubah cara pandang mereka tentang gaming. Format carousel dengan visual bersih menjadi andalan untuk menyampaikan informasi padat yang tetap mudah dicerna.
Tone of voice yang digunakan: ramah tapi tetap punya otoritas. Kami menghindari kesan menggurui. Orang tua yang masih anti-game tidak kami hakimi. Sebaliknya, kami mengajak mereka memahami fenomena gaming dari sudut pandang yang lebih objektif dan berbasis riset.
Strategi konten kami menerapkan rasio 50% edukatif parenting dan gaming, 25% motivational quotes, 15% social proof (testimoni dan review), dan 10% soft selling promosi buku. Kombinasi ini memastikan followers mendapatkan value maksimal dari setiap konten, sambil tetap terpapar dengan produk buku GJBS secara natural.
Konten "Gaming is Not a Crime" mengedukasi orang tua tentang manfaat gaming untuk anak
Series "Kisah Inspiratif Gamers" menampilkan Nixia Monica Carolina
Setiap konten yang diproduksi untuk GJBS melewati 6 tahapan quality control:
| Role | Nama dan Tanggung Jawab |
|---|---|
| Project Manager | Ahmad Thariq Syauqi – Koordinasi keseluruhan project, komunikasi dengan klien, quality assurance konten edukatif |
| Content Writer | Tsalis Amaliya – Riset konten edukatif, penulisan caption yang informatif dan engaging, fact-checking |
| Graphic Designer | Afif Nur Faivana – Pembuatan visual konten edukatif, pengembangan template brand, infographic |
| Social Media Specialist | Nadella Elrisa – Scheduling konten, monitoring engagement, community management, monthly reporting |
Konten testimoni pembaca buku GJBS sebagai social proof untuk membangun kredibilitas
| Metrik | Pencapaian |
|---|---|
| Total konten diproduksi | 94 konten (feed + story + video) |
| Konten feed | 28 posts edukatif (carousel dan single image) |
| Konten story | 29 stories interaktif (quiz dan polling) |
| Video | 4 video edukatif tentang parenting dan gaming |
| Durasi project | 3 bulan intensif (Maret sampai Mei 2021) |
| Rata-rata per bulan | 31 konten/bulan dengan berbagai format |
Konten "Mind Mapping" memberikan tools praktis untuk orang tua memahami anak gamer
Tiga bulan kerja sama ini memberikan fondasi konten yang bisa terus direplikasi. Konten-konten evergreen tentang parenting dan gaming tetap relevan untuk di-repost atau di-refresh bagi audiens baru. GJBS kini punya content library yang kaya dan visual identity yang kuat sebagai dasar pertumbuhan selanjutnya.
Strategi konten yang kami kembangkan juga bisa diadaptasi untuk platform lain seperti YouTube, TikTok, dan blog. Aset visual dan copywriting yang diproduksi selama project bisa di-repurpose untuk kebutuhan lain: iklan, email marketing, bahkan materi workshop parenting.
Untuk melihat hasil kerja kami di berbagai industri lain, silakan kunjungi halaman portfolio Creativism.
Gamers Juga Bisa Sukses (GJBS) adalah platform edukasi milik Rheo Biagi yang membantu orang tua memahami dunia gaming anak mereka. Target audiensnya adalah orang tua Indonesia dengan anak usia sekolah sampai remaja yang aktif bermain video game, serta guru dan konselor pendidikan.
Selama 3 bulan kerja sama (Maret sampai Mei 2021), Creativism memproduksi 94 konten yang terdiri dari 28 feed posts, 29 stories interaktif, dan 4 video edukatif. Rata-rata 31 konten per bulan.
Kami menerapkan pendekatan edutainment dengan rasio 50% konten edukatif, 25% motivational quotes, 15% social proof, dan 10% soft selling. Tone of voice ramah tapi punya otoritas, tanpa kesan menggurui.
Bisa. Prinsip dasar yang kami terapkan untuk GJBS bisa diadaptasi untuk niche edukasi lain seperti kesehatan, finansial, atau pendidikan. Yang penting adalah memahami karakteristik target audiens dan menyesuaikan tone yang tepat.
Berdasarkan pengalaman kami dengan GJBS, minimal 3 bulan konsistensi diperlukan. Ini mencakup produksi konten berkualitas, engagement aktif dengan audiens, dan positioning yang jelas sebagai sumber informasi terpercaya.
Kuncinya adalah pendekatan yang seimbang dan tidak menghakimi. Kami menyajikan fakta dari berbagai sudut pandang, menghindari generalisasi, dan memberikan solusi praktis. Empati terhadap kesulitan orang tua juga sangat penting.
Ya. Creativism punya pengalaman menangani berbagai brand edukasi dan non-profit. Kami memahami bahwa konten edukasi punya karakteristik unik yang berbeda dari konten komersial, dan kami menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan masing-masing brand.
Project kelola Instagram untuk Gamers Juga Bisa Sukses membuktikan bahwa konten edukasi di niche spesifik bisa berhasil di Instagram kalau strateginya tepat. Dengan 94 konten selama 3 bulan, kami membangun posisi GJBS sebagai sumber edukasi parenting gaming yang dipercaya, lengkap dengan content library dan visual identity yang kuat.
Kunci keberhasilannya terletak pada pemahaman mendalam terhadap keresahan orang tua soal gaming, pendekatan yang halus dan tidak menggurui, serta konsistensi menghadirkan konten yang bernilai dan berbasis fakta. Kombinasi konten edukatif, perspektif positif tentang gaming, dan success stories nyata menciptakan formula yang pas untuk brand edukasi.
Jika Anda punya brand edukasi atau platform yang ingin membangun kehadiran digital yang kuat, tim Creativism siap membantu. Kunjungi creativism.id/jasa-kelola-instagram untuk informasi layanan kami atau langsung hubungi tim kami untuk konsultasi gratis.
Creativism telah membantu 150+ klien dari berbagai industri, termasuk edukasi, parenting, dan non-profit. Setiap brand edukasi punya karakteristik unik, dan kami menyesuaikan pendekatan untuk masing-masing klien.
Lihat portfolio lengkap kami di: creativism.id/portfolio
Konsultasi GRATIS: creativism.id/contact
WhatsApp langsung: 0812-2222-7920
Lihat juga study case lainnya dari industri edukasi dan parenting:
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.