Organisasi non-profit punya tantangan unik di social media. Tidak ada produk yang dijual. Tidak ada diskon yang bisa dipasang. Yang ada hanya misi, kisah nyata, dan harapan bahwa audiens mau peduli. Untuk menggerakkan orang agar berdonasi, dibutuhkan pendekatan storytelling yang kuat, visual yang menyentuh, dan edukasi yang tepat sasaran.
Ketuk Berkah Official adalah program sosial dari Sekolah Relawan yang berfokus pada pemberian bantuan kepada lansia dhuafa di seluruh Indonesia. Di bulan Juni hingga Juli 2021, Creativism dipercaya untuk mengelola akun Instagram mereka. Misi utamanya: meningkatkan awareness program, membangun koneksi emosional dengan audiens, dan mendorong partisipasi donatur.
Study case ini membahas bagaimana tim Creativism mengembangkan strategi konten yang menggabungkan storytelling humanis, data edukatif, dan call-to-action yang jelas, hingga mampu mendukung program Ketuk Berkah menjangkau 4.114 lansia penerima manfaat di 33 kota dan 20 provinsi.
Portfolio Instagram Ketuk Berkah Official di website Creativism
Daftar Isi
ToggleTentang Ketuk Berkah Official
Ketuk Berkah Official (@ketukberkahofficial) adalah program sosial yang dikelola oleh Sekolah Relawan, organisasi non-profit di bidang kemanusiaan. Nama “Ketuk Berkah” berasal dari konsep “mengetuk pintu rumah” para lansia dhuafa untuk memberikan bantuan sembako dan dukungan langsung.
Program ini hadir sebagai respons terhadap kondisi lansia di Indonesia yang memprihatinkan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, terdapat 26,82 juta lansia atau sekitar 9,92% dari total populasi Indonesia. Yang lebih mengkhawatirkan, lebih dari 40% lansia di Indonesia tergolong miskin dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Dengan 601 donatur aktif dan jangkauan di 33 kota, Ketuk Berkah membutuhkan social media management yang mampu mengkomunikasikan misi mereka secara efektif kepada calon donatur dan masyarakat luas.
Latar Belakang dan Tantangan
Sebelum bekerjasama dengan Creativism, Ketuk Berkah Official menghadapi beberapa tantangan signifikan dalam pengelolaan social media mereka:
| Tantangan | Deskripsi |
|---|---|
| Membangun Koneksi Emosional | Menyampaikan kisah lansia penerima manfaat dengan cara yang menyentuh hati audiens dan mendorong mereka untuk berdonasi. |
| Edukasi Publik | Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kondisi lansia di Indonesia dengan data akurat namun engaging. |
| Penyajian Data Statistik | Menyajikan statistik mengenai lansia dalam format visual yang menarik dan tidak membosankan. |
| Adaptasi Pandemi COVID-19 | Menyesuaikan konten dengan kondisi pandemi, termasuk program bantuan keluarga isolasi mandiri. |
| Konsistensi Konten | Mempertahankan konsistensi posting harian dengan jenis konten yang variatif namun tetap on-brand. |
Tantangan ini bukan perkara teknis semata. Organisasi non-profit tidak bisa mengandalkan copywriting promosi seperti bisnis komersial. Setiap konten harus mampu membangun kepercayaan, menyampaikan urgensi, dan menggerakkan audiens untuk bertindak.
Solusi dan Strategi Creativism
Tim desain grafis profesional Creativism mengembangkan strategi konten komprehensif yang berfokus pada empat pilar utama.
Baca juga: 6 Cara Membuat Konten Kreatif di Instagram!
Content Pillars
| Pilar Konten | Tujuan | Contoh Konten |
|---|---|---|
| Storytelling Humanis | Membangun koneksi emosional dan mendorong donasi | Kisah Mak Icot, Mak Kulsum, Mak Enju, Mak Amis |
| Konten Edukatif | Meningkatkan awareness dan pemahaman audiens | Data lansia BPS, Kebutuhan Gizi, Mitos vs Fakta |
| Konten Engagement | Meningkatkan interaksi dan shareability | Monday/Saturday Quotes, Reminder Jumat, Meme |
| CTA Donasi | Mendorong aksi nyata berupa donasi | Info rekening, WhatsApp konfirmasi, Link di bio |
1. Storytelling Humanis
Pilar pertama dan paling penting: storytelling humanis. Tim Creativism mengangkat kisah nyata para lansia penerima manfaat dengan narasi yang menyentuh hati. Setiap cerita disajikan dalam format carousel agar audiens bisa mengenal lebih dalam kehidupan para lansia.
Beberapa kisah yang kami angkat: Mak Icot yang semakin sehat berkat bantuan Ketuk Berkah. Mak Kulsum yang begitu berterima kasih hingga memberikan ayam peliharaannya. Mak Enju yang hidup sebatang kara di usia 70 tahun. Mak Amis yang masih berjuang membuat opak singkong untuk bertahan hidup di usia senja.
Kisah-kisah seperti ini tidak bisa direkayasa. Kekuatannya terletak pada keaslian dan detail yang membuat audiens merasa hadir di sana.
Infografis data statistik lansia Indonesia: 26,82 juta (9,92% populasi)
2. Konten Edukatif
Pilar kedua berfokus pada edukasi publik tentang kondisi lansia di Indonesia. Tim Creativism menyajikan data dan statistik dari sumber terpercaya dalam format infografis yang menarik.
Data utama yang kami sajikan meliputi: 26,82 juta lansia di Indonesia (9,92% populasi), komposisi kelompok umur lansia, serta fakta bahwa lebih dari 40% lansia tergolong miskin. Data berat pun bisa terasa ringan kalau dikemas dengan visual yang tepat.
Konten carousel edukatif: Kebutuhan Gizi Lansia (4 slide)
3. Konten Engagement
Untuk menjaga konsistensi interaksi, tim Creativism mengembangkan beberapa format konten reguler. Monday Quotes dan Saturday Quotes menyajikan kutipan inspiratif yang mudah di-share. Reminder Sedekah Jumat dikemas dengan format seperti notifikasi iPhone, menjadikannya kreatif dan relatable bagi audiens.
Konten engagement: Generasi Sandwich dan Saturday Quotes
4. CTA Donasi yang Jelas
Setiap konten dilengkapi dengan informasi donasi yang jelas dan mudah diakses. Kami mencantumkan nomor rekening Mandiri (1730020304078) dan BCA (8691348474) atas nama Sekolah Relawan, nomor WhatsApp konfirmasi donasi (08111096114), serta arahan ke link di bio. Transparansi informasi inilah yang membangun kepercayaan calon donatur.
Konten CTA: Informasi donasi dan reminder sedekah
Timeline dan Proses Eksekusi
Project Social Media Management untuk Ketuk Berkah Official dilaksanakan selama periode Juni hingga Juli 2021, dibagi ke dalam tiga fase.
Fase 1: Onboarding dan Research (10-14 Juni 2021)
- Pembuatan grup koordinasi WhatsApp dengan tim Ketuk Berkah
- Pengumpulan materi brand (logo, warna, font, dokumentasi foto lansia)
- Request data impact: 601 donatur, 4.114 lansia penerima manfaat, 33 kota
- Penyusunan content plan bulanan untuk approval klien
Fase 2: Content Production (15-30 Juni 2021)
- Konsultasi desain harian melalui WhatsApp (approval maks 2×24 jam)
- Produksi konten feed: storytelling lansia, infografis edukatif, quotes
- Produksi 2 video konten (meme sedekah dan slideshow program)
- Revisi desain sesuai feedback klien
Fase 3: Content Publishing (19 Juni – 18 Juli 2021)
- Login dan pengelolaan akun Instagram @ketukberkahofficial
- Posting konten feed dan story sesuai jadwal harian
- Adaptasi konten darurat: program bantuan keluarga Isoman saat pandemi
Workflow Produksi Konten
Setiap konten melewati proses quality control yang ketat sebelum dipublikasikan:
- Brief dan Research – Content Planner menyusun brief berdasarkan content plan
- Design Production – Designer membuat visual konten sesuai brand guideline
- Internal Review – Project Manager melakukan QC untuk memastikan kualitas
- Client Approval – Desain dikirim ke WhatsApp grup (maks 2×24 jam)
- Revision – Designer melakukan revisi berdasarkan feedback klien
- Publishing – Admin posting konten ke Instagram dengan caption dan hashtag
Baca juga: Jasa Kelola Instagram Jogja, Gratis Konsultasi, Dapatkan Diskon!
Tim Pengerjaan
| Role | Nama dan Tanggung Jawab |
|---|---|
| Project Manager | Ahmad Thariq Syauqi – Koordinasi project, quality control, komunikasi klien |
| Content Planner | Anggit Sapta – Penyusunan content plan, brief konten, riset materi |
| Content Writer | Nadella Elrisa – Penulisan caption, riset hashtag, posting konten |
| Designer | Afif Nur Faivana – Desain feed, story, infografis, carousel |
Tools dan Teknologi
- Trello – Project management dan tracking konten harian
- Canva Pro – Desain konten feed dan story
- Google Drive – Penyimpanan materi dan dokumentasi klien
- WhatsApp – Koordinasi tim dan approval desain dengan klien
- Instagram Business Suite – Posting dan scheduling konten
Hasil yang Dicapai
| Metrik | Pencapaian |
|---|---|
| Total Konten Feed | 30 konten (100% target) |
| Konten Video | 2 video (meme dan slideshow) |
| Konten Story | 15 konten (100% target) |
| Program Impact – Lansia | 4.114 lansia penerima manfaat |
| Program Impact – Donatur | 601 donatur aktif |
| Jangkauan Wilayah | 33 kota di 20 provinsi |
Di balik setiap donatur yang masuk, ada seorang lansia yang bisa makan lebih baik hari itu. Angka-angka di atas bukan sekadar statistik. Angka itu adalah bukti bahwa strategi konten yang tepat bisa menggerakkan orang untuk peduli.
Dampak Jangka Panjang
Kerjasama antara Creativism dan Ketuk Berkah Official memberikan dampak yang melampaui pencapaian target kuantitatif. Konten yang kami produksi menjadi aset digital jangka panjang yang dapat terus digunakan untuk membangun awareness dan menarik donatur baru.
Baca juga: Jasa Sosmed Terpercaya untuk Bisnis, Solusinya Ada di Creativism
Format konten edukatif seperti infografis data lansia dan carousel kebutuhan gizi memiliki nilai evergreen. Artinya, konten tetap relevan meskipun sudah lama dipublikasikan. Template dan sistem kerja yang kami bangun selama project ini juga bisa menjadi framework bagi tim Ketuk Berkah untuk melanjutkan pengelolaan social media secara mandiri.
Key Learnings
- Storytelling Menggerakkan Aksi. Konten yang menyentuh emosi jauh lebih efektif dalam mendorong donasi. Kisah nyata para lansia menjadi magnet engagement terkuat.
- Data Perlu Dikemas Kreatif. Statistik yang kuat perlu disajikan dalam format visual menarik agar tidak terasa membosankan bagi audiens.
- Fleksibilitas Konten. Kemampuan beradaptasi dengan situasi terkini sangat penting. Saat pandemi memuncak, tim langsung memproduksi konten program bantuan keluarga Isoman.
- Transparansi Membangun Kepercayaan. Informasi donasi yang jelas (nomor rekening, WhatsApp konfirmasi) membantu calon donatur merasa aman untuk berpartisipasi.
- Konsistensi Menciptakan Ekspektasi. Format konten reguler seperti Monday Quotes dan Reminder Jumat membuat audiens menantikan konten berikutnya.
Frequently Asked Questions
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengelola social media organisasi non-profit?
Untuk project Ketuk Berkah, tim Creativism membutuhkan waktu 1 bulan untuk menyelesaikan 30 konten feed, 2 video, dan 15 story. Durasi ini termasuk proses onboarding, produksi konten, approval, dan posting.
Apa perbedaan mengelola social media non-profit dengan bisnis komersial?
Perbedaan utama terletak pada tujuan konten. Non-profit fokus pada membangun kepercayaan, menyampaikan misi, dan mendorong donasi. Bisnis komersial fokus pada penjualan produk. Konten non-profit membutuhkan storytelling humanis dan edukasi yang lebih kuat.
Apakah Creativism bisa membantu organisasi sosial lain?
Tentu. Creativism memiliki pengalaman menangani berbagai jenis organisasi, termasuk yayasan, komunitas sosial, dan program kemanusiaan. Kunjungi halaman portfolio kami untuk melihat project yang telah kami kerjakan.
Bagaimana proses komunikasi selama project berlangsung?
Komunikasi dilakukan melalui grup WhatsApp yang memudahkan koordinasi harian. Setiap desain dikonsultasikan dan menunggu approval maksimal 2×24 jam sebelum dipublikasikan.
Berapa biaya jasa social media management untuk organisasi non-profit?
Biaya bervariasi tergantung paket yang dipilih. Untuk project Ketuk Berkah, nilai kontrak adalah Rp 1.800.000 untuk paket Silver Custom dengan 30 feed, 2 video, dan 15 story. Hubungi kami untuk konsultasi gratis.
Apa saja yang termasuk dalam paket social media management?
Paket kami meliputi content planning, desain konten feed dan story, copywriting caption, riset hashtag, dan admin posting. Pelajari lebih lanjut tentang cara membuat konten Instagram yang menarik di blog kami.
Apakah konten yang diproduksi bisa digunakan ulang setelah project selesai?
Ya. Konten yang kami produksi menjadi aset digital jangka panjang milik klien. Format evergreen seperti infografis data dan carousel edukatif tetap relevan meskipun sudah lama dipublikasikan. Template desain juga bisa menjadi acuan untuk produksi konten mandiri ke depannya.
Kesimpulan
Kerjasama antara Creativism dan Ketuk Berkah Official membuktikan bahwa strategi social media yang tepat bisa menjadi kekuatan besar untuk mendukung misi sosial. Dengan menggabungkan storytelling humanis, konten edukatif, dan CTA yang jelas, tim Creativism berhasil membantu program ini menjangkau lebih banyak audiens dan mendukung 4.114 lansia penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Jika organisasi Anda membutuhkan bantuan profesional dalam mengelola akun Instagram, Creativism siap menjadi partner yang memahami kebutuhan unik organisasi non-profit. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis.






