Daftar Isi
ToggleProject Overview
| Client | @kamibox.id – Startup Daur Ulang Kertas & Kardus |
| Periode Project | 15 Januari – 25 Maret 2021 (2+ bulan) |
| Layanan | Social Media Management – Paket Bronze |
| Total Konten Feed | 52+ desain (termasuk carousel) |
| Total Konten Story | 18+ desain interaktif |
| Konten Video | 4 video (prosedur, proses pick up, TPA) |
| Konten Kolaborasi | 15 gambar (3 posting Save Our World) |
| Jam Posting Optimal | 18.00 WIB (berdasarkan insights) |
| Response Time Client | Rata-rata 2-4 jam |
| Status | Kontrak Diperpanjang |
Kamibox adalah startup yang bergerak di bidang pembelian kertas dan kardus bekas untuk didaur ulang. Dengan tagline “Karena sampahmu bisa jadi penghasilanmu”, bisnis ini menawarkan solusi bagi masyarakat yang ingin menjual limbah kertas sekaligus berkontribusi pada kelestarian lingkungan.
Latar Belakang dan Tantangan Client
Profil Bisnis Kamibox
Kamibox adalah bisnis yang membeli kertas dan kardus bekas dari perusahaan, UMKM, maupun perorangan. Limbah kertas yang dikumpulkan kemudian diproses untuk menjadi bahan baku pembuatan kertas baru di pabrik daur ulang. Target market mereka mencakup 3 segmen utama: perusahaan dengan arsip yang perlu dimusnahkan, UMKM dengan limbah kardus, dan individu dengan kertas/buku bekas.
Model bisnis Kamibox menawarkan 3 prosedur transaksi yang fleksibel. Pertama, pelanggan bisa mengantar langsung ke gudang dengan pembayaran cash dan minimal 1kg. Kedua, pengiriman melalui ekspedisi atau ojol dengan pembayaran via transfer. Ketiga, layanan penjemputan ke lokasi pelanggan dengan minimal berat tergantung jarak lokasi.
Tantangan Utama
- Visual Identity Belum Konsisten
Akun Instagram sudah ada sebelumnya, namun desain konten belum memiliki konsistensi visual. Pak Mangku selaku owner menginginkan konsep baru dengan tetap mempertahankan posisi logo yang sama.
- Topik “Sampah” Perlu Dikemas Menarik
Berbicara tentang sampah dan daur ulang bukan topik yang sexy di media sosial. Tantangannya adalah mengemas konten edukatif agar tetap engaging dan tidak membosankan bagi audience Instagram.
- Target Market Beragam
Dengan 3 segmen target market yang berbeda (perusahaan, UMKM, individu), konten perlu dirancang agar relevan untuk semua segmen tanpa kehilangan fokus.
Solusi dan Strategi yang Dirancang
Content Pillar Framework
Tim social media management Creativism merancang content strategy dengan 4 pilar utama yang terlacak melalui sistem labeling di Trello:
| Label | Tipe Konten | Contoh |
| Green | Promotional/Service | Gratis Jemput, Proses Pick Up |
| Yellow | Educational Facts | Tahukah Kamu?, Fun Facts Kertas |
| Red | Educational Carousel | Prinsip 5R, Tips Hemat Kertas |
| No Label | Seasonal/Special | Hari Raya, Kolaborasi, Video |
Visual Identity Development
Tim jasa desain feed Instagram mengembangkan visual identity baru dengan karakteristik: dominasi warna hijau (brand color Kamibox), font clean dan mudah dibaca (sesuai request client untuk font seperti Museo), posisi logo konsisten di setiap desain, dan layout yang informatif namun tidak overwhelming.
Timeline dan Proses Pengerjaan
Fase 1: Onboarding (15-18 Januari 2021)
15 Januari 2021 pukul 07:16 – WhatsApp group dibuat. Tim memperkenalkan diri: Dwi (CS), Syauqi (Marketing), Tsalis (Content Planner), Nadella (Content Writer). Pak Mangku menjelaskan bisnis Kamibox secara detail termasuk 3 prosedur transaksi dan layanan pemusnahan arsip.
16 Januari 2021 – Diskusi konsep desain. Client memilih untuk menggunakan konsep baru dengan mempertahankan posisi logo. Logo dengan background transparan dikirim via email.
Fase 2: Planning & Design (18-20 Januari 2021)
18 Januari 2021 pukul 16:10 – Content planner mengirimkan perencanaan konten untuk 1 bulan pertama. Client review dan memberikan feedback pada keesokan harinya.
19 Januari 2021 – Designer diundang ke group dan mulai konsultasi template. Client memilih style yang lebih simpel. Total 4 iterasi desain dilakukan hingga template final disetujui.
20 Januari 2021 – Login akun Instagram untuk posting. Desain carousel prosedur direvisi 2x berdasarkan feedback client tentang wording dan minimum berat barang.
Fase 3: Production & Publishing (21 Januari – 25 Maret 2021)
21 Januari 2021 – Konten pertama diposting pukul 18.00 WIB. Setiap konten melewati proses: brief dari planner → caption dari writer → desain dari designer → approval dari client → posting.
27 Januari 2021 – Konten kolaborasi “Save Our World” dengan @familyfrostfire tayang. Tim mengerjakan redesign 15 gambar dalam 3 postingan tanpa biaya tambahan. Client sangat mengapresiasi fleksibilitas ini.
21 Februari 2021 – Kontrak awal selesai (1 bulan). Client memutuskan untuk memperpanjang kontrak dengan paket yang sama karena puas dengan hasil kerja sama.
25 Maret 2021 – Berdasarkan data Trello, konten terakhir yang tercatat adalah feed “Tahukah Kamu? 1 Ton Kertas = 400 Rim = 200.000 lembar”. Total durasi kolaborasi mencapai 2+ bulan.
Tim Pengerjaan Project
Keberhasilan project jasa kelola Instagram ini didukung oleh tim yang bekerja secara kolaboratif dengan role yang jelas:
- Dwi – Customer Service: Koordinasi awal dengan client, pembuatan WhatsApp group, dan liaison untuk kebutuhan administratif.
- Syauqi – Marketing/Project Lead: Supervisi keseluruhan project, quality control, dan handle kebutuhan khusus seperti konten video.
- Tsalis Amaliya – Content Planner: Menyusun content calendar bulanan, riset topik edukatif, membuat brief untuk setiap konten, dan manajemen Trello board.
- Nadella Elrisa (Della) – Content Writer: Menulis caption yang engaging, mengelola akun Instagram, dan eksekusi posting harian.
- Zaindhy Rizki (Ayik/Zee) – Designer: Eksekusi visual design termasuk feed, story, carousel, dan video dengan 1-2 revisi per konten.
Hasil yang Dicapai
Content Production Metrics
| Total Feed Posts | 52+ konten (single + carousel) |
| Total Story Posts | 18+ konten interaktif (polling, quiz) |
| Video Content | 4 video (prosedur, proses, TPA) |
| Konten Kolaborasi | 15 gambar dalam 3 postingan |
| Konten Seasonal | 3 konten (Imlek, Nyepi, Isra Miraj) |
| Rata-rata Revisi per Konten | 1-2 revisi |
| Approval Rate | 98%+ disetujui setelah minor revision |
Contoh Topik Konten Edukatif
Beragam topik edukatif yang diproduksi selama project berlangsung:
- “Mendaur ulang 1 ton kertas = menghemat 7.000 galon air”
- “1 Ton Kertas = 400 Rim = 200.000 lembar (untuk kertas A4 80gsm)”
- “Jakarta menghasilkan 6.270 ton sampah/hari atau setara 25 ekor paus biru”
- “24% sampah Indonesia masih tidak terkelola” (data SWI)
- “Prinsip 5R: Reduce, Reuse, Recycle, Recovery, Repair”
- “Berapa lama sampah terurai? Plastik 10-20 tahun, kertas 2-5 bulan”
- “80% sampah lautan berasal dari daratan”
- “7.000+ spesies biota laut tidak sengaja memakan sampah”
Key Achievement: Perpanjangan Kontrak
Indikator kepuasan client yang paling konkret adalah keputusan Pak Mangku untuk memperpanjang kontrak setelah periode pertama selesai. Client memilih paket yang sama karena merasa hasil kerja sama sudah sesuai ekspektasi.
Testimoni Client
Sebelum kontrak selesai, tim meminta feedback dari client untuk evaluasi. Berikut adalah testimoni dari Pak Mangku (Owner Kamibox):
“So far cukup memuaskan. Palingan saran:1. Untuk copywriting lebih teliti, karena sempat ada salah kata-kata.2. Konten mengenai soal hitungan, itu sebaiknya dapat dijawab dengan cara hitungan matematika.”, Pak Mangku, Owner @kamibox.id

Screenshot testimoni dari Pak Mangku via WhatsApp
Feedback konstruktif ini menjadi pembelajaran berharga untuk tim. Keputusan client untuk perpanjang kontrak setelah memberikan feedback ini menunjukkan bahwa kepuasan secara keseluruhan sudah baik.
Key Learnings dari Project
- Konten Edukatif + Lokal Data = Engagement Tinggi
Konten dengan data lokal seperti “Jakarta menghasilkan 6.270 ton sampah/hari” lebih relatable dibanding statistik global. Audience merasa lebih terhubung dengan fakta yang dekat dengan keseharian mereka.
- Responsif = Trust Building
Response time rata-rata 2-4 jam dari client menunjukkan komunikasi dua arah yang sehat. Tim juga berusaha responsif dengan iterasi desain yang cepat (same-day revision untuk kebanyakan konten).
- Fleksibilitas Tanpa Mengorbankan Kualitas
Mengerjakan 15 gambar konten kolaborasi Save Our World tanpa biaya tambahan adalah keputusan strategis. Hasilnya? Client merasa dihargai dan memperpanjang kontrak.
- System Labeling Mempermudah Tracking
Penggunaan sistem labeling (Green, Yellow, Red) di Trello membantu tim dan client memahami keseimbangan content pillar. Ini juga mempermudah analisis post-project.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan dari onboarding hingga konten pertama tayang?
Untuk project Kamibox, waktu dari onboarding (15 Januari) hingga konten pertama tayang (21 Januari) adalah 6 hari kerja. Ini mencakup briefing bisnis, penyusunan content calendar, konsultasi desain dengan 4 iterasi, dan approval final.
- Apakah bisa request konten mendadak di luar content calendar?
Ya, seperti yang terjadi dengan konten kolaborasi Save Our World. Client menginformasikan pada 21 Januari untuk tayang 27 Januari (6 hari sebelumnya). Tim mengakomodasi 15 gambar dalam 3 postingan tanpa biaya tambahan.
- Bagaimana proses approval konten sebelum posting?
Setiap konten dikirim ke WhatsApp group untuk review. Client memberikan feedback dalam rata-rata 2-4 jam. Jika ada revisi, designer mengeksekusi same-day. Konten baru diposting setelah approval final.
- Mengapa jam posting pukul 18.00 WIB?
Berdasarkan analisis insights Instagram @kamibox.id, waktu paling aktif audience adalah pukul 18.00-20.00. Content writer memilih jam 18.00 sebagai sweet spot untuk maximize reach di awal prime time.
- Apakah ada minimum kontrak?
Paket Bronze yang digunakan Kamibox memiliki durasi kontrak 1 bulan. Client dapat memperpanjang jika puas dengan hasil, seperti yang dilakukan Kamibox yang akhirnya berkolaborasi selama 2+ bulan.
- Siapa yang akan mengelola akun Instagram langsung?
Content Writer (dalam case ini Nadella) yang akan login dan posting ke akun. Credential diberikan dengan aman melalui WhatsApp dan kode verifikasi dikirim ke email client untuk keamanan.
- Apakah tim Creativism bisa handle bisnis niche seperti daur ulang?
Ya. Tim melakukan riset mendalam tentang industri daur ulang, mengumpulkan data dari sumber terpercaya (Dinas Kebersihan DKI, SWI, dll), dan berkonsultasi dengan client untuk akurasi informasi teknis.
Kesimpulan
Project Social Media Management untuk Kamibox berhasil mentransformasi akun Instagram bisnis daur ulang menjadi platform edukasi yang engaging. Dengan produksi 52+ konten feed, 18+ story, dan 4 video selama 2+ bulan kolaborasi, feed @kamibox.id kini memiliki visual identity yang konsisten dan konten yang informatif.
Keputusan client untuk memperpanjang kontrak setelah periode pertama menjadi bukti kepuasan terhadap kualitas deliverables. Feedback konstruktif yang diberikan juga menjadi pembelajaran berharga untuk continuous improvement tim.
Key success factor dari project ini adalah kombinasi antara konten edukatif berbasis data lokal, komunikasi responsif dua arah, dan fleksibilitas dalam mengakomodasi kebutuhan client.
Siap Transformasi Bisnis Anda?
Apakah bisnis Anda bergerak di industri yang membutuhkan pendekatan konten edukatif? Atau mungkin Anda ingin membangun brand awareness melalui strategi jasa konten Instagram yang terstruktur?
Konsultasikan kebutuhan Anda secara GRATIS! Tim Creativism akan melakukan assessment dan menyusun strategi konten yang sesuai dengan karakteristik bisnis dan target market Anda.
Hubungi Kami: creativism.id/contact-us
Related Portfolio
Lihat juga portfolio social media management lainnya dari Creativism:
- Portfolio SMM Nusantara Berlian Motor – Distributor Sparepart Mitsubishi
- Portfolio SMM Little Potato Indonesia – Brand F&B
- Portfolio SMM Pempek Esha – Kuliner Tradisional Palembang

