Desain kemasan produk. Saat Anda akan memasarkan sebuah produk, kemasan adalah hal penting untuk diperhatikan. Karena kemasan produk bukan hanya sekedar wadah, tetapi menjadi salah satu pendorong keputusan calon pembeli untuk membeli atau tidak membeli suatu barang tertentu.
Oleh karena itu, desain kemasan produk perlu dirancang dengan penuh pertimbangan. Bagi Anda pemilik bisnis yang akan memasarkan sebuah produk, harus memahami bagaimana merancang kemasan yang efektif.
Baca Juga: Keuntungan Menggunakan Jasa Desain Grafis
Berikut ini, MinTiv akan menjelaskan apa itu desain kemasan produk, jenis-jenis dan tips membuat desain kemasan produk.
Daftar Isi
ToggleApa itu Desain Kemasan Produk?
Desain kemasan produk adalah proses pembuatan dan pengembangan wadah atau pembungkus suatu produk. Kemasan produk memiliki fungsi untuk melindungi produk dan menjadi komunikasi pemasaran.
Karena memiliki fungsi untuk melindungi produk, maka kemasan harus mampu menjaga kualitas produk dari berbagai risiko seperti tekanan, benturan, dan perubahan suhu. Sedangkan, untuk fungsi media komunikasi pemasaran harus bisa menarik perhatian, memberikan informasi yang jelas tentang produk, juga menciptakan kesan baik sehingga bisa memengaruhi keputusan pembelian.
Jadi, desain kemasan produk adalah suatu proses kreatif yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang produk, target market, dan strategi branding. Desain pada kemasan harus memenuhi fungsinya yaitu melindungi isi produk dengan efektif dan tetap bisa berperan sebagai citra dari produk tersebut.
Jenis-Jenis Desain Kemasan Produk
Berdasarkan fungsinya, desain kemasan produk terbagi menjadi 3 jenis yaitu.
1. Kemasan Primer
Kemasan primer adalah kemasan yang langsung membungkus dan bersentuhan langsung dengan produk. Oleh karena itu, kemasan ini juga disebut dengan kemasan konsumen atau ritel.
Contoh kemasan jenis ini adalah botol air mineral, bungkus mie instan, atau sachet kopi. Kemasan inilah yang akan langsung dilihat dan dipegang konsumen.
2. Kemasan Sekunder
Kemasan jenis ini memiliki fungsi untuk mengelompokkan beberapa produk sekaligus. Biasanya digunakan untuk mempermudah penyimpanan atau penjualan dalam jumlah banyak.
Contohnya seperti ini, satu kaleng susu adalah produk dengan kemasan primer. Tapi saat dikirim ke toko, biasanya susu tersebut dikemas dalam dus besar berisi 12 kaleng, lengkap dengan label merek. Nah, dus itulah yang disebut kemasan sekunder.
3. Kemasan Tersier
Ini adalah kemasan besar yang digunakan untuk pengiriman atau distribusi. Contohnya, 12 kaleng susu yang dimasukkan ke dalam 1 dus itu adalah kemasan sekunder. Jika ada 20 dus seperti itu dimasukkan lagi ke dalam palet kayu atau kotak karton polos yang kokoh, inilah yang disebut kemasan tersier.
Biasanya, kemasan tersier tampilannya polos, tanpa logo atau desain merek karena tidak didesain untuk konsumen akhir. Tujuan kemasan ini adalah agar produk bisa sampai ke tempat tujuan dengan aman, efisien, dan mudah dibongkar.
Tips Membuat Desain Kemasan Produk
Berikut ini adalah tips membuat desain kemasan produk.
1. Lakukan Riset
Desain kemasan diawali dengan mengumpulkan informasi lengkap tentang produk, seperti manfaat, fitur, dan detail pembuatannya. Perhatikan juga target market dan preferensinya, sehingga desain pada kemasan tidak cuma bagus, tapi juga bisa menarik perhatian.
Baca Juga: 8 Strategi Desain Sosial Media Terbaik dan Terbaru!
Jadi, sebelum membuat desain kemasan lakukan riset. Tidak hanya tentang produk, tapi merek bisnis dan pesaing pasar. Kemasan harus bisa mencerminkan merek bisnis, dan juga menciptakan representasi visual yang efektif dari bisnis dan produk Anda.
2. Pilih Bahan dan Bentuk yang Sesuai
Pertimbangkan dimana produk Anda akan dijual dan apa yang diharapkan pelanggan. Misalnya, apakah cukup menggunakan kantong kertas atau butuh kemasan yang lebih kuat? Apakah produk Anda cukup premium sehingga harus dibungkus dengan kemasan mewah?
Sebelum menentukan bahan kemasan yang paling cocok, Anda harus memahami semua hal penting tentang produk tersebut. Lalu buat keputusan desain kemasan yang sesuai dengan karakteristik produk dan kebutuhan target market.
3. Desain Sederhana dan Pesan Jelas
Selalu ingat bahwa Anda ingin menyampaikan informasi produk melalui kemasan, kepada calon pembeli harus dengan cepat dan jelas. Maka cara efektif adalah dengan desain yang rapi dan tidak terlalu banyak elemen.
Ketika seseorang melihat kemasan, maka harus langsung tahu produk apa yang ada di dalamnya. Jadi desain harus bisa mendukung dan memperjelas produk tersebut.
4. Perhatikan Target Market
Sebelum membuat kemasan, penting bagi Anda untuk memahami target market dengan baik. Karena tidak setiap desain itu cocok untuk semua produk dan konsumen.
Setelah paham karakteristik target market Anda, maka desain yang dirancang tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga akan meningkatkan daya tarik bagi calon pembeli.
5. Gunakan Gambar dan Grafis Berkualitas Tinggi
Foto dan elemen visual menjadi salah satu bagian penting dalam desain kemasan. Saat ini setiap orang bisa melihat banyak gambar dengan mudah di media sosial, internet, dan TV. Oleh karena itu, orang sekarang bisa dengan cepat membedakan foto mana yang bagus atau tidak.
Jika ada produk dengan foto yang berkualitas seperti yang biasa dilihat di media, maka bisa menarik banyak calon pembeli dan bahkan bisa jadi langsung membeli. Sebaliknya, jika foto atau desain produk terlihat buram, murahan, atau tidak sesuai trend visual saat ini, kemungkinan besar produk itu akan diabaikan.
6. Pilih Warna yang Tepat
Biasanya orang cenderung melihat warna, sebelum memperhatikan hal lain. Oleh karena itu, warna menjadi bagian penting dalam desain kemasan. Tujuannya untuk menarik perhatian dan membangkitkan perasaan tertentu pada calon pembeli.
Pemilihan warna ini juga bisa menjadi strategi pemasaran, sehingga Anda bisa memilih warna yang selaras dengan identitas bisnis Anda. Agar tercipta kesan kuat, konsisten dan mudah dikenali oleh audiens.
7. Hindari Menggunakan Banyak Tulisan
Desain kemasan produk akan terlihat sulit dibaca jika Anda menggunakan banyak tulisan. Hal ini juga bisa membuat calon pembeli melewatkan produk Anda. Oleh karena itu, Anda bisa menampilkan teks dengan jelas dan menyampaikan informasi penting tentang produk. Biasanya tulisan yang perlu ada dalam kemasan adalah nama produk, deskripsi singkat dan logo.
8. Gunakan Font yang Mudah Dibaca
Jika font dipilih secara asal maka tampilan tulisan di kemasan bisa terlihat berantakan dan tidak bisa dibaca. Biasanya calon pembeli memiliki keterbatasan waktu untuk membaca tulisan di kemasan, maka font yang digunakan harus mudah dibaca dan jelas sehingga bisa terbaca dengan cepat, bahkan dari jarak jauh.
FAQ Seputar Konten
- Mengapa desain kemasan produk penting bagi bisnis? Karena kemasan adalah kesan pertama yang dilihat. Desain menarik busa meningkatkan daya tarik produk dan membantu penjualan.
- Bagaimana menyesuaikan desain kemasan dengan target market? Pahami siapa pembelinya (usia, gaya hidup, selera visual), lalu sesuaikan warna, font, dan gaya desain agar sesuai dengan preferensi.
- Apakah desain kemasan memengaruhi brand identity? Ya, desain kemasan yang konsisten memperkuat citra merek dan membuat produk mudah dikenali.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Desain Kemasan Produk” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Desain kemasan produk memiliki peranan penting dalam pemasaran, karena kemasan menjadi kesan pertama produk Anda di mata calon pelanggan. Oleh karena itu, kemasan produk harus dibuat agar bisa melindungi produk, menarik audiens dan mewakili citra bisnis Anda. Gunakan jasa desainer profesional, jika diperlukan untuk desain kemasan produk Anda.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




