Tulisan keren Instagram, baik pada caption, bio, maupun story bisa dipercantik dengan menggunakan font yang estetik. Namun lebih dari itu, kekuatan dari sebuah caption Instagram terletak pada kemampuan tulisan tersebut dalam membuat audiens berhenti scrolling, lalu menekan tombol like dan share.
Lebih jauh lagi, tulisan yang keren dapat berujung pada konversi dari produk yang dipromosikan. Dalam marketing sosial media, otak kita memang akan terus diasah untuk menghasilkan caption yang fresh dan engaging.
Caption tersebut harus bisa membungkus suatu cerita yang menarik, dan bahkan relate secara personal pada audiens yang melihatnya. Oleh karena itu, MinTiv kali ini akan membagikan cara membuat tulisan keren Instagram untuk digital marketing. Ayo simak ulasan berikut!
Daftar Isi
ToggleCara Membuat Tulisan Keren Instagram
Di dalam dunia marketing, konten yang dibawakan untuk memasarkan suatu produk harus memiliki 3 struktur dasar: Hook, Story, dan Call-to-Action (CTA). Caption Instagram pun bukan pengecualian. Meskipun cukup mendasar, tapi tidak sedikit orang yang masih belum menguasainya.
Berikut ini MinTiv akan berikan cara menulis caption Instagram yang keren dan efektif untuk pemasaran:
1. Hook
Hook merupakan kalimat pertama yang sering kali akan menentukan seorang audiens untuk berhenti scrolling dan membaca konten itu. Di dalam lingkup digital seperti Instagram di mana seseorang hanya memiliki attention span kurang dari 20 detik per postingannya, hook menjadi bagian yang paling krusial dalam menulis sebuah caption.
Hook sendiri bisa berupa fakta yang mengejutkan, maupun pertanyaan atau pernyataan yang provokatif. Pada dasarnya, yang disebutkan dalam hook harus bisa menjawab ruang penasaran, atau bahkan menantang hal yang selama ini dipercayai oleh audiens. Meskipun kadang bisa cukup kontroversial, tapi hal tersebut dapat membuat audiens penasaran untuk membaca argumen/pernyataan yang Anda berikan pada caption.
Baca Juga: Kumpulan Contoh CTA di Instagram, Terbaru dan Unik!
Misalkan Anda memiliki usaha laundry yang dipromosikan lewat sosial media. Bayangkan Anda membuka caption seperti “Ini manfaat laundry di X”. Jika diletakkan di bagian penjelasan (cerita) mungkin akan bagus, tapi sangat tidak cocok dijadikan sebagai hook.
Gunakan kalimat yang dibumbui humor seperti “Nyuci sendiri emang gak pegel? Mending laundry di sini aja.” Kalimat tersebut mengandung lelucon yang akan menggugah pemikiran seperti “Iya juga ya, ngapain capek-capek nyuci?”. Jika dikreasikan lagi, hook tersebut dapat mengubah persepsi audiens selama ini.
2. Story
Setelah hook tadi menangkap perhatian pembaca, maka ceritalah yang akan “mengurung” mereka hingga 1-2 menit ke depan. Dalam membujuk seseorang, khususnya dalam konteks marketing, jangan pernah lupa bahwa manusia lebih suka mendengar cerita dari pada ceramah.
Karena itu menjelaskan fakta dan manfaat dari menggunakan produk/jasa Anda saja tidak cukup. Layaknya makanan, caption juga harus diberi bumbu yang membuat orang ketagihan. Dalam membuat cerita pada caption, gunakan rumus: “masalah” – “solusi” – “manfaat”. Anda harus dapat menangkap keresahan audiens yang selama ini menimbulkan permasalahan bagi mereka.
Lalu, tawarkan solusi dari produk/jasa Anda untuk mengatasi masalah tersebut. Barulah jelaskan manfaat apa saja yang bisa didapat dari solusi yang Anda tawarkan. Sebagai contoh, coba renungkan caption berikut:
“Pengen yang manis-manis, tapi bosen sama minuman yang itu-itu aja (masalah)? Cobain produk terbaru kami: Es Teh Susu Gula Aren (solusi)! Rasanya creamy, susunya lembut, tapi tehnya? Kerasa banget! Pasti dijamin nagih! (manfaat)”.
Sekarang bayangkan jika captionnya hanya menjelaskan “Belilah Es Teh Susu Gula Aren Terbaru kami. Gulanya mengandung zat X, dan tehnya memakai jenis Y,” pasti sangat membosankan bukan? Intinya, audiens di sosial media lebih mempedulikan manfaatnya secara langsung daripada penjelasan yang bertele-tele.
3. CTA
Meskipun terdengar simpel, tapi nyatanya statistik menunjukkan bahwa CTA dapat meningkatkan persentase konversi hingga 161%. Namun, jangan menganggap bahwa CTA hanya sekedar instruksi seperti “Beli sekarang juga”. CTA sendiri terbagi jadi 3 jenis:
- Engagement CTA: Bertujuan untuk membangun interaksi di antara audiens yang dapat menciptakan diskusi dan ide-ide baru untuk konten selanjutnya. Contohnya seperti “Bagikan pengalamanmu di kolom komentar ya.”
- Lead Generation CTA: Bertujuan untuk mendapatkan kontak dari konsumen seperti nomor telepon atau email. Contohnya seperti “Download aplikasi X sekarang.”
- Direct CTA: Biasanya CTA ini akan menciptakan kelangkaan atau scarcity, sehingga akan timbul urgensi pada konsumen untuk segera membeli suatu produk. Anda bisa menggunakan kalimat seperti “Ayo checkout produk X sebelum masa promonya habis!”
Alasan Psikologis di Balik Tulisan Instagram
Ketika membahas digital marketing, maka sisi psikologis konsumen tidak bisa dilupakan begitu saja. Agar dapat benar-benar terhubung dengan audiens, sangat penting untuk memahami sisi kognitif dan emosional manusia.
Maka dari itu, MinTiv juga akan menjelaskan alasan psikologis di balik efektivitas tulisan Instagram keren.
1. Prinsip Timbal Balik
Prinsip timbal balik, atau sering disebut sebagai asas resiprositas dalam dunia marketing merupakan keadaan di mana konsumen merasa berhutang budi ketika seorang marketer berhasil memberikan value pada brand yang berhasil menyelesaikan masalah dari konsumen.
Baca Juga: Cara Membuat Iklan yang Efektif untuk Bisnis
Value tersebut bisa berupa tips, postingan yang menghibur, e-book gratis, dll. Pada caption Instagram, Anda bisa memanfaatkan prinsip ini dengan memberikan kiat-kiat yang efektif dan relate dengan konsumen yang berkaitan pada produk. Pendekatan seperti ini akan membangun kredibilitas guna mendorong audiens untuk memenuhi CTA Anda
2. Testimoni
Seperti yang kita tahu, sosial media dipenuhi oleh berbagai pilihan dan klaim yang mengalir deras dari berbagai sisi. Ini menyebabkan audiens mencari jalan pintas dengan melihat perilaku orang-orang di sekitarnya dalam menganggap kebenaran akan sesuatu.
Karena itulah testimoni dan review sangat penting sebagai pembuktian sosial yang dapat meningkatkan kepercayaan calon konsumen terhadap brand. Bahkan, statistik mengemukakan bahwa menampilkan testimoni pada postingan baik dalam bentuk konten visual atau tulisan bisa meningkatkan penjualan hingga 34%.
Ketika menulis caption, Anda bisa menulis cerita yang merefleksikan salah satu pengalaman pelanggan dalam menggunakan produk yang diposting. Testimoni ini akan semakin bagus jika ada bukti fotonya, selagi mendapatkan izin dari konsumen.
FAQ Seputar Konten
- Lebih baik menggunakan tone seperti apa saat menulis caption?. Kebanyakan bisnis yang langsung berhubungan dengan konsumen cenderung menggunakan tone casual yang akrab, sehingga terasa otentik. Sedangkan tone formal lebih cocok untuk niche yang spesifik seperti keuangan atau hukum.
- Apakah lebih baik menggunakan hashtags pada caption?. Betul, dan gunakan hashtags di akhir caption. Ambil sekitar 3-7 hashtags saja yang relevan agar tidak tampak seperti spam.
- Apakah emoji bisa meningkatkan efektivitas caption?. Benar, emoji bisa menambah kesan emosional tersendiri pada caption. Namun pastikan Anda memiliki alasan khusus untuk menggunakan emoji seperti highlight poin tertentu mengganti kata yang membosankan.
- Apakah Caption juga berguna pada konten reels?. Meskipun berbasis video, tapi caption juga sangat berguna untuk menjelaskan konteks dari video tersebut.
- Apakah setiap caption harus memasukkan CTA?. Jika postingan Anda memang bertujuan untuk mempromosikan produk/jasa, maka memasukkan CTA hukumnya wajib. Hanya saja, buatlah CTA senatural mungkin, dan sesuaikan dengan konteksnya.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Tulisan Keren Instagram” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Demikian ulasan seputar membuat tulisan keren Instagram untuk digital marketing lewat caption. Meski terlihat sepele, tapi nyatanya caption tetap mampu memancing psikologis audiens agar mereka tertarik membaca atau menonton konten Anda.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.


