Cara Membuat Website Sekolah. Menghadirkan informasi sekolah secara online kini bukan lagi pilihan tambahan, tapi bagian dari kebutuhan. Banyak orang tua dan calon siswa mencari informasi lewat internet sebelum datang langsung ke sekolah.
Karena itu, memahami cara membuat website sekolah jadi langkah penting agar sekolah Anda tetap relevan dan mudah dijangkau di era digital seperti sekarang.
Baca Juga: Cara Bikin Website Lewat HP dengan Praktis
Simak penjelasannya berikut ini!
Daftar Isi
ToggleApa Saja yang Dibutuhkan Untuk Cara Membuat Website Sekolah?
Sebelum mengetahui cara membuat website sekolah, Anda membutuhkan beberapa hal yang perlu dipersiapkan yaitu.
1. Domain
Domain adalah alamat situs Anda, ada domain gratis, misalnya blogspot.com, wordpress.com. Selain itu, ada domain berbayar seperti .com, .id, atau .org. Untuk website sekolah, disarankan menggunakan domain resmi berakhiran .sch.id. seperti namasekolah.sch.id.
2. Web Hosting
Hosting berfungsi sebagai tempat penyimpanan semua data dan file website. Untuk sekolah, sebaiknya menggunakan cloud hosting agar website lebih stabil, aman, dan mudah diakses kapan saja.
Baca Juga: Apakah Web Hosting Memengaruhi SEO Website?
3. SSL Certificate
SSL adalah fitur keamanan yang mengenkripsi data pada website. Sangat penting bagi situs resmi seperti sekolah. Tanpa SSL, browser akan menandai situs sebagai tidak aman dengan peringatan seperti “Your connection to this site is not secure.”
Manfaat Membuat Website Sekolah
Memiliki website memungkinkan instansi pendidikan menjangkau lebih banyak orang secara efektif. Beberapa manfaat utamanya antara lain.
- Menampilkan profil sekolah, untuk keperluan promosi dan penyebaran informasi umum.
- Sebagai media publikasi, tempat berbagi visi, misi, kurikulum, hingga fasilitas yang dimiliki.
- Sarana pengumuman online, agar siswa dan orang tua bisa mengikuti agenda atau informasi penting secara mudah dan cepat.
Cara Membuat Website Sekolah
Berikut ini adalah cara membuat website sekolah.
1. Install WordPress
Cara membuat website sekolah yang pertama adalah dengan menginstal WordPress, yaitu salah satu content management system yang bersifat open source. Artinya, siapapun termasuk Anda bisa mengembangkan dan menyesuaikan platform ini sesuai kebutuhan.
Jika Anda menggunakan hPanel, berikut cara menginstal WordPress.
- Masuk ke akun hosting Anda, lalu klik ‘Kelola’ pada layanan hosting yang digunakan.
- Di dashboard, buka menu ‘Domain’ dan pilih ‘Subdomain’ dari sidebar sebelah kiri.
- Buat subdomain sesuai keinginan Anda, lalu klik ‘Buat’.
- Setelah itu, kembali pada sidebar kiri dan pilih menu ‘Website’, lalu klik ‘Instalasi Otomatis’.
- Pada halaman website berikutnya, pastikan untuk memilih ‘Path Instalasi’ ke subdomain yang baru dibuat.
- Setelah proses instalasi selesai, Anda bisa mengakses website WordPress melalui subdomain tersebut.
2. Masuk ke Dashboard WordPress
Setelah WordPress terinstal, cara berikutnya adalah mengakses dashboard, yaitu panel administrasi yang menyajikan data atau informasi secara real time. Di sinilah Anda bisa mengatur tampilan, menambahkan konten, mengaktifkan fitur, hingga melakukan konfigurasi lainnya.
Untuk masuk ke dashboard WordPress, caranya adalah.
- Cara paling umum adalah dengan mengetikkan alamat domain website Anda yang diikuti dengan /wp-admin. Contohnya: sekolahwebsite.sch.id/wp-admin.
- Setelah halaman login muncul, masukkan email dan password yang Anda atur saat proses instalasi.
Begitu berhasil login, Anda akan diarahkan langsung ke dashboard utama WordPress yang siap digunakan untuk mengelola situs sekolah.
3. Mengubah Tampilan Website
Salah satu keunggulan WordPress adalah kemudahannya dalam mengatur tampilan website melalui tema. Anda bisa memilih berbagai desain yang sudah tersedia secara gratis di direktori resmi WordPress.
Dengan mengganti tema, Anda bisa memberikan tampilan yang lebih menarik dan sesuai karakteristik sekolah Anda, tanpa perlu coding apapun. Berikut cara mengganti tema.
- Dari dashboard WordPress, buka menu ‘Appearance’, lalu pilih ‘Themes’.
- Gunakan kolom pencarian untuk menemukan tema yang sesuai, misalnya dengan mengetikkan kata kunci “education” atau “school”.
- Jika sudah menemukan yang cocok, klik ‘Install’.
- Untuk melihat tampilannya lebih dulu, klik tombol ‘Preview’. Jika sudah yakin, klik ‘Activate’ untuk mengaktifkan tema tersebut.
4. Menambahkan Fitur ke Website
Agar website sekolah Anda lebih interaktif dan lengkap, Anda bisa menambahkan berbagai fitur tambahan melalui plugin di WordPress. Plugin ini berfungsi seperti aplikasi kecil yang bisa memperluas kemampuan website sesuai kebutuhan Anda. Caranya sebagai berikut:
- Masuk ke dashboard WordPress, lalu pilih menu ‘Plugins > Add New’.
- Ketikkan nama plugin atau kata kunci di kolom pencarian.
- Jika sudah menemukan plugin yang cocok, klik ‘Install Now’, lalu klik ‘Activate’ untuk mengaktifkannya.
Dengan plugin-plugin ini, Anda bisa menyesuaikan fungsi website agar lebih sesuai dengan kebutuhan sekolah. Berikut beberapa plugin yang berguna untuk website sekolah.
- Contact Form 7: Membuat formulir kontak agar pengunjung bisa mengirim pertanyaan atau pesan.
- Akismet Anti-Spam: Melindungi website dari komentar atau kiriman spam.
- Photo Gallery: Menampilkan foto-foto kegiatan sekolah dan fasilitas dengan lebih menarik.
- The Events Calendar: Menyusun dan menampilkan jadwal kegiatan atau kalender akademik.
- WP Google Maps: Memasang peta lokasi sekolah langsung di halaman website.
5. Buat Halaman Utama
Untuk membuat website sekolah terlihat lengkap dan informatif, Anda perlu menambahkan beberapa halaman utama yang berisi informasi penting. Beberapa halaman yang sebaiknya tersedia di website sekolah antara lain:
- Beranda (Home)
- Profil sekolah (termasuk visi dan misi)
- Profil guru dan staf
- Fasilitas sekolah
- Informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
- Kegiatan ekstrakurikuler
- Kontak sekolah
- Prestasi siswa dan sekolah
- Berita atau agenda terbaru
Untuk membuat halaman-halaman tersebut, caranya cukup mudah yaitu.
- Dari dashboard WordPress, klik menu ‘Pages’, lalu pilih ‘Add New’.
- Anda akan diarahkan ke editor WordPress, dimana Anda bisa menuliskan konten sesuai kebutuhan, seperti teks, gambar, atau video.
6. Tentukan dan Atur Halaman Utama
Secara default, WordPress akan menampilkan daftar postingan terbaru sebagai halaman depan. Namun, untuk website sekolah biasanya tidak membutuhkan hal tersebut. Anda bisa menampilkan halaman utama sesuai konsep dan informasi penting yang ingin ditonjolkan oleh sekolah Anda. Berikut cara untuk mengaturnya.
- Dari dashboard WordPress, klik menu ‘Appearance > Customize’ untuk masuk ke pengaturan tampilan.
- Pilih menu ‘Homepage Settings’, lalu centang opsi ‘A static page’.
- Pilih halaman yang ingin dijadikan beranda dari daftar yang tersedia, misalnya “Home” atau “Beranda”.
- Jika sudah, klik ‘Publish’ untuk menyimpan perubahan.
7. Optimasi Website
Sebagai cara membuat website sekolah yang terakhir, Anda bisa melakukan optimasi SEO (Search Engine Optimization) agar situs lebih mudah ditemukan di Google. Semakin mudah ditemukan, semakin besar pula peluang website dikunjungi oleh calon siswa, orang tua, atau masyarakat umum.
Secara umum, SEO terbagi menjadi dua jenis:
- SEO On-Page: Berfokus pada elemen di dalam website seperti kecepatan loading, struktur halaman, penggunaan kata kunci, dan kualitas konten.
- SEO Off-Page: Berkaitan dengan faktor di luar website, seperti backlink dari situs lain atau promosi di media sosial.
Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah kecepatan loading. Google menyukai website yang cepat dan responsif, jadi pastikan gambar tidak terlalu besar dan plugin yang digunakan efisien.
Baca Juga: Google Indexing : Panduan Lengkap untuk SEO
Dengan menerapkan SEO yang baik, website sekolah Anda punya peluang lebih besar untuk muncul di halaman pertama mesin pencari dan menjangkau lebih banyak audiens.
FAQ Seputar Konten
- Apa platform terbaik untuk membuat website sekolah? WordPress adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan karena mudah dioperasikan dan memiliki banyak fitur. Selain itu, sekolah juga bisa menggunakan Google Sites, atau platform lain sesuai kebutuhan.
- Apakah membuat website sekolah harus bisa coding? Banyak platform seperti WordPress yang memungkinkan Anda membuat website sekolah tanpa harus menulis satu baris kode pun. Anda hanya perlu mengikuti cara pengaturan yang tersedia.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Cara Membuat Website Sekolah” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Membuat website sekolah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, asal tahu apa yang harus dipersiapkan. Jadi, setelah memahami cara membuat website sekolah, kini saatnya mulai menerapkannya untuk mendukung perkembangan sekolah Anda di era digital.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




