Contoh Kemasan Makanan. Pernahkah Anda membeli makanan hanya karena kemasannya terlihat menarik? Menurut survei, sekitar 72% konsumen menyatakan bahwa tampilan kemasan berpengaruh terhadap keputusan mereka saat membeli suatu produk.
Jadi, kemasan bukan cuma pembungkus, tapi juga alat penting dalam branding sekaligus menjaga kualitas produk. Mulai dari plastik, kotak, hingga pouch, setiap jenis kemasan punya fungsi tersendiri sesuai kebutuhan produk.
Baca Juga: Desain Produk Kemasan: Pengertian, Prinsip dan Contohnya
Berikut MinTiv akan mengulas beberapa contoh kemasan makanan yang umum digunakan.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Kemasan Makanan?
Kemasan makanan adalah pembungkus yang dirancang untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan hingga sampai ke tangan konsumen.
Baca Juga: Gambar Desain Produk: Dari Jenis Hingga Tips Membuatnya
Selain fungsi perlindungan, kemasan juga berperan dalam branding dan pemasaran. Beragam contoh kemasan makanan bisa ditemukan, mulai dari plastik, kaca, hingga bahan ramah lingkungan.
Contoh Kemasan Makanan
Berikut adalah beberapa contoh kemasan makanan.
1. Tray Plastik Sekat

Sumber: Google Images
Tray plastik sekat dengan tutup mika, merupakan contoh kemasan makanan yang biasanya digunakan untuk makanan ringan seperti biskuit, wafer, atau cokelat. Desain sekatnya memudahkan pemisahan isi agar tidak bercampur. Jenis kemasan ini termasuk kemasan sekali pakai yang ringan dan ekonomis, serta membantu menjaga bentuk dan kebersihan produk saat distribusi.
2. Kantong Plastik Fleksibel

Sumber: Google Images
Contoh kemasan makanan selanjutnya adalah kantong plastik fleksibel dengan keran. Kemasan ini biasa digunakan untuk menyimpan cairan seperti air minum, minyak, atau minuman siap saji dalam jumlah besar.
Desainnya praktis, hemat ruang, dan mudah dibawa, cocok untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri makanan. Keunggulannya adalah ringan, bisa dilipat setelah digunakan, dan memiliki keran yang memudahkan pengeluaran isi tanpa tumpah.
3. Standing Pouch dengan Tutup Ulir

Sumber: Google Images
Standing pouch dengan tutup ulir, sering digunakan untuk produk cair atau semi-cair seperti saus, madu, atau minuman. Desainnya fleksibel, ringan, dan hemat ruang penyimpanan.
Keunggulan utama dari contoh kemasan makanan ini adalah kemudahan dalam penggunaan kembali berkat tutupnya yang bisa dibuka-tutup, serta menjaga produk tetap higienis dan tahan lama.
4. Cup Plastik untuk Produk Beku

Sumber: Google Images
Cup plastik merupakan kemasan yang umum digunakan untuk makanan beku seperti es krim atau puding. Contoh kemasan makanan ini dibuat dari bahan plastik yang tahan suhu rendah dan menjaga produk tetap segar saat dibekukan.
Bentuknya praktis untuk porsi sekali makan dan mudah ditumpuk saat penyimpanan. Selain itu, kemasan ini juga cocok untuk penjualan ritel karena tampilannya menarik dan higienis.
5. Jerigen Plastik

Sumber: Google Images
Jerigen plastik sering digunakan sebagai kemasan minyak goreng dalam skala besar, seperti untuk kebutuhan rumah tangga atau industri kuliner. Kemasan ini tahan bocor, mudah dituang, dan memiliki pegangan untuk memudahkan pemindahan. Keunggulan dari contoh kemasan ini adalah daya tampung yang besar dan ketahanan terhadap tekanan, cocok untuk distribusi dan penyimpanan jangka panjang.
6. Jaring Plastik

Sumber: Google Images
Jaring plastik biasa digunakan untuk mengemas buah-buahan seperti jeruk atau kentang. Contoh kemasan makanan ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik, sehingga buah tetap segar dan tidak cepat busuk.
Selain ringan dan murah, jaring plastik juga memudahkan konsumen melihat isi produk secara langsung tanpa membukanya. Cocok untuk pasar swalayan maupun tradisional.
7. Flow Pack

Sumber: Google Images
Contoh kemasan makanan tipe flow pack sering digunakan untuk produk seperti biskuit, wafer, atau makanan ringan. Kemasan ini dibuat dari lapisan plastik atau aluminium foil yang dilaminasi, sehingga tahan terhadap udara dan kelembaban. Flow pack sangat efisien dalam proses produksi karena dapat dikemas secara otomatis dan cepat, serta memberikan perlindungan maksimal pada produk agar tetap renyah dan higienis.
8. Toples Plastik

Sumber: Google Images
Contoh kemasan selanjutnya adalah toples plastik dengan tutup ulir, yang digunakan untuk produk seperti selai cokelat, madu, atau krim oles. Kemasan ini kuat, ringan, dan mudah dibuka-tutup, menjadikannya praktis untuk penggunaan sehari-hari. Selain menjaga kesegaran produk, desain label yang menarik juga menambah nilai jual di rak toko.
9. Cling Film

Sumber: Google Images
Contoh kemasan makanan cling film atau plastik wrap adalah salah satu jenis kemasan makanan yang berfungsi melindungi makanan dari udara, debu, dan kontaminasi luar. Biasa digunakan untuk membungkus buah, sayur, daging, atau makanan siap saji.
Plastik ini transparan dan elastis, sehingga memudahkan konsumen melihat isi kemasan. Selain menjaga kesegaran, plastik wrap juga memperpanjang masa simpan makanan dalam lemari pendingin.
10. Plastik Shrink

Sumber: Google Images
Plastik shrink adalah contoh kemasan yang menyusut saat dipanaskan dan digunakan untuk membungkus produk makanan secara rapat. Biasanya digunakan pada kemasan botol air mineral, kaleng minuman, atau paket makanan instan dalam jumlah banyak.
Keunggulannya terletak pada kemampuannya melindungi produk dari debu dan kerusakan selama distribusi. Selain itu, plastik shrink juga menjaga tampilan produk tetap rapi dan menarik di rak penjualan.
11. Kardus

Sumber: Google Images
Kardus merupakan salah satu contoh kemasan makanan yang banyak digunakan untuk keperluan distribusi dan pengemasan sekunder. Umumnya digunakan untuk mengemas mie instan, snack, susu UHT, atau makanan beku dalam jumlah banyak.
Kardus kuat, mudah ditumpuk, dan ramah lingkungan karena dapat didaur ulang. Selain itu, kemasan kardus juga bisa dicetak dengan desain menarik untuk meningkatkan daya tarik merek di mata konsumen.
11. Keranjang Plastik

Sumber: Google Images
Keranjang plastik berlubang sering digunakan sebagai kemasan makanan untuk distribusi sayur, buah, atau produk segar lainnya. Desainnya memungkinkan sirkulasi udara maksimal sehingga mengurangi risiko pembusukan selama pengangkutan.
Baca Juga: 7 Contoh Kemasan Produk Makanan yang Menarik
Selain itu, keranjang ini kuat, dapat ditumpuk, dan digunakan berulang kali, menjadikannya pilihan ideal untuk kebutuhan logistik pasar atau gudang penyimpanan bahan makanan.
Tips Memilih Kemasan Makanan
Setelah mengetahui berbagai contoh kemasan makanan, berikut beberapa tips memilihnya agar produk tetap aman dan menarik.
- Cocokkan dengan Jenis Makanan. Setiap makanan membutuhkan kemasan berbeda. Misalnya, keripik sebaiknya menggunakan plastik berisi udara, sedangkan kue lebih cocok dalam kotak karton.
- Pilih Bahan yang Tepat. Gunakan bahan seperti plastik, karton, atau kaca sesuai kebutuhan. Untuk produk seperti keripik pedas, gunakan kemasan kedap udara agar tetap renyah.
- Perhatikan Ketahanan dan Keamanan. Kemasan harus melindungi makanan dari kerusakan, kelembapan, atau kontaminasi.
- Utamakan Desain Informatif. Pastikan kemasan menarik dan mencantumkan informasi penting seperti komposisi dan tanggal kedaluwarsa.
- Pertimbangkan Biaya dan Efisiensi. Pilih ukuran dan bahan yang efisien secara biaya, tapi tetap ramah lingkungan jika memungkinkan.
FAQ Seputar Konten
- Bagaimana cara memilih kemasan yang tepat untuk usaha makanan kecil? Pilih kemasan yang praktis, sesuai ukuran produk, mudah dibuka, dan memiliki tampilan menarik. Pertimbangkan juga bahan yang aman serta biaya produksi yang efisien agar tetap kompetitif di pasaran.
- Apakah kemasan bisa meningkatkan daya jual produk? Tentu saja. Kemasan yang menarik secara visual, informatif, dan praktis dapat menarik perhatian konsumen, membangun citra merek, dan membuat produk tampak lebih profesional sehingga nilai jualnya meningkat.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Contoh Kemasan Makanan” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Memilih kemasan makanan yang tepat bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut keamanan, fungsi, dan kenyamanan bagi konsumen. Dengan memahami contoh kemasan makanan, pelaku usaha bisa lebih bijak dalam menentukan kemasan yang mendukung kualitas sekaligus menarik perhatian pasar.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




