Bagi yang rajin membaca ulasan-ulasan MinTiv sebelumnya harusnya sudah menyadari bahwa desain grafis bukan sekadar membuat visual yang cantik belaka. Lebih dari itu, desain grafis dapat membantu perusahaan dalam berbagai hal.
Banyak fungsi desain grafis yang bermanfaat bagi bisnis, khususnya dalam marketing dan branding. Desain grafis lebih dari estetika, tapi juga bentuk komunikasi antara brand dengan audiens.
Kalau Anda sudah mempelajari tentang marketing funnel, maka pebisnis harus menggunakan desain grafis di setiap funnel. Desain grafis benar-benar berguna untuk menginformasikan dan membujuk audiens untuk melakukan pembelian.
Pada kesempatan kali ini, MinTiv akan membahas apa saja fungsi desain grafis untuk bisnis. Tanpa perlu berlama-lama, yuk simak ulasan berikut!
Daftar Isi
ToggleFungsi Desain Grafis
Peran utama desain grafis, khususnya untuk marketing dan branding adalah untuk menyampaikan pesan dan identitas brand lewat visual yang menggugah. Namun, masih ada banyak lagi fungsi desain grafis yang harus Anda ketahui:
1. Membuat First Impression yang Baik
Suatu bisnis harus bisa membuat dan mempertahankan citranya yang baik dalam jangka panjang. Namun, hal itu tidak akan tercapai jika kesan pertamanya saja kurang memuaskan. Oleh karena itu, desain grafis berfungsi untuk mengukuhkan tone dan identitas brand Anda dari awal sampai seterusnya.
Seperti yang kita ketahui, corong pertama pada marketing adalah awareness, yang biasanya didapatkan audiens ketika melihat elemen marketing visual dari suatu brand. Hal itu bisa berupa poster, flyer, konten sosial media, website, iklan, hingga kemasan produk. Nah, untuk menggerakkan audiens ke funnel selanjutnya, dibutuhkan desain grafis yang apik untuk menciptakan kesan pertama yang baik.
Pastikan desainnya dapat menangkap esensi dan manfaat dari produk, sekaligus menyampaikan pesan serta cerita tertentu lewat visual yang estetik. Misal saat audiens mengunjungi website brand, pasti mereka akan melihat-lihat lamannya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli bukan? Oleh karena itu, manfaatkan hal ini sebaik-baiknya.
2. Meningkatkan Kredibilitas
Industri atau bidang apapun yang Anda geluti, desain grafis akan meningkatkan kredibilitas brand. Ketika Anda membuat konten yang bisa membantu mengatasi masalah audiens, maka mereka akan lebih percaya pada brand Anda. Namun, hal tersebut bisa jadi bertolak belakang jika kontennya tidak dikemas dengan desain yang menarik.
Sebagai contoh, Anda membuat konten dengan materi yang benar-benar berkualitas. Namun, tampilan di setiap kontennya berbeda-beda seperti tidak ada aturan baku. Mungkin followers lama Anda sudah mengerti, tapi bagaimana dengan audiens yang baru melihat? Kemungkinan besar mereka akan mempertanyakan kredibilitas brand tersebut.
Jadi, desain grafis secara tidak langsung berfungsi untuk menjangkau target audiens yang lebih luas. Namun, pastikan desain Anda harus konsisten di setiap konten, iklan, laman website, dan di manapun Anda memasarkan produk agar kredibilitasnya tetap terjaga.
Baca Juga: 6 Contoh Desain Produk Makanan yang Sukses di Pasaran
3. Efektif Sebagai Media Komunikasi
Anda pasti sering membaca infografis bukan saat membuka sosial media? Namun apa yang membuat konten infografis begitu menarik? Tidak lain tidak bukan adalah karena infografis dapat merangkum informasi yang kompleks jadi mudah dicerna, tapi tetap padat dan substansial.
Terlebih lagi, ada penelitian yang mengatakan bahwa infografis dengan visual yang menarik akan tiga kali lebih engaging dari sekadar konten biasa. Hal itu disebabkan karena manusia sangat dipengaruhi oleh elemen visual. Karenanya, desain grafis berfungsi untuk menyampaikan informasi yang rumit jadi sederhana.
4. Menjadi Keunggulan Tersendiri di Antara Kompetitor
Banyak sekali aspek bisnis yang bisa ditingkatkan, dan itu adalah hal yang wajib. Namun di era seperti ini, kompetitor akan terus bermunculan dengan ide bisnis yang lebih segar, seakan kompetisi di ceruk pasar manapun tidak pernah surut. Jadi, salah satu hal penting yang bisa dimaksimalkan adalah personalisasi dengan konsumen, yang mana itu bisa dicapai lewat desain grafis.
Beruntungnya, membuat desain grafis yang cantik dan profesional tidaklah sulit lagi saat ini. Anda bisa mendesain dengan alat gratisan seperti Canva atau Figma, yang hasilnya tidak beda jauh dari software desain berbayar. Buatlah konten dengan ide-ide segar, yang dapat mengatasi masalah konsumen secara inovatif. Desain grafis akan berperan untuk berempati pada audiens dengan menunjukkan dampak positif yang dihasilkan dari suatu produk.
5. Menceritakan Seluk-beluk Bisnis
Buat yang merasa insecure dengan brand dan usaha yang dijalani, sekarang buang jauh-jauh perasaan itu. Tidak ada cerita atau asal-usul bisnis yang tidak layak untuk diceritakan. Entah Anda adalah pemilik UMKM hingga pelaku usaha padat modal, semua berhak menceritakan perjalanan bisnis masing-masing.
Kalau Anda mengunjungi laman “Tentang Kami” pada web perusahaan tertentu, pasti ada saja cerita inspiratif yang bisa diambil pelajarannya. Namun untuk membuatnya lebih menarik, Anda harus memadukannya dengan desain grafis yang engaging. Kalau perlu, buat sedikit elemen dramatis pada desain tersebut untuk memancing rasa empati dari audiens.
Walau kerap diremehkan, asal-usul bisnis dapat memiliki dampak yang besar. Audiens bisa tersentuh dengan cerita Anda hingga mau membeli banyak produk dari brand itu. Selain dari konsumen, partner atau investor juga bisa tertarik untuk bekerja sama ‘hanya’ dengan membaca kisah perjalanan bisnis Anda.
FAQ Seputar Konten
- Apakah UMKM tanpa tim desainer khusus dapat membuat desain grafis yang berkualitas?. Tentu saja, banyak UMKM yang terbantu dengan tools desain grafis yang gratis dan terjangkau seperti Canva, Crello, atau Adobe Express. Pastikan template, pewarnaan, dan pesan yang dibawakan agar tetap konsisten untuk menjaga kepercayaan konsumen.
- Kesalahan apa saja yang harus dihindari dalam marketing desain grafis?. Ada beberapa kesalahan umum yang harus dihindari seperti terlalu banyak memakai teks, branding yang tidak konsisten, resolusi gambar yang rendah, pemilihan warna yang kurang tepat, dll. Semua hal itu bisa melemahkan pesan yang Anda sampaikan.
- Bagaimana warna pada desain grafis dapat memengaruhi persepsi pelanggan?. Pada dasarnya, warna menandakan beragam emosi tertentu. Contohnya, warna biru menandakan kepercayaan, merah melambangkan passion, atau hijau mencerminkan kesehatan. Oleh karena itu, pemilihan warna desain harus dilakukan dengan hati-hati.
- Lebih baik pakai jasa desain grafis atau buat desain sendiri?. Untuk konten harian, lebih baik desain semua sendiri selagi brandingnya konsisten, apalagi jika skala usahanya masih kecil. Namun untuk konten iklan atau kampanye marketing, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk memakai jasa desain grafis yang terjangkau dan berkualitas.
- Bagaimana cara membuat desain yang konsisten di seluruh konten dan platform?. Tentukan terlebih dahulu gaya dan tone desain yang baku seperti warna, tipografi, spacing, dll. Dari situ, Anda akan punya semacam pedoman khusus untuk berkreasi dalam membuat desain yang cantik. tapi tetap konsisten.
Baca Juga: Contoh Desain Logo Dari UMKM Terkenal
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Fungsi desain grafis” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Sudah jelas ya kalau fungsi desain grafis lebih dari estetika belaka, tapi juga sebagai media storytelling yang efektif untuk membangun kepercayaan dan hubungan emosional dengan konsumen. Setelah membaca ulasan ini, apakah ada yang tertarik untuk jadi desainer grafis? Jawab di kolom komentar ya!
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.



