Tahukah Anda, ada riset di Indonesia yang menunjukkan bahwa 32,4% orang suka ‘ngemil’ minimal dua kali sehari?
Jika kita buka aplikasi social commerce seperti Shopee atau TikTok Shop, maka fenomena ini tidak mengherankan lagi karena jajanan kekinian semakin menjamur. Hal ini bisa menjadi peluang tersendiri untuk mencari ide jualan makanan ringan tahan lama.
Snack yang tahan lama tentu akan lebih disukai, karena kita tidak perlu buru-buru menghabiskannya dalam waktu singkat. Selain itu, beberapa orang juga lebih produktif saat bekerja jika ditemani camilan-camilan yang lezat.
Oleh karena itulah MinTiv akan membahas apa saja ide jualan makanan ringan tahan lama yang cocok untuk dilakoni, bahkan bagi pemula sekalipun. Yuk simak ulasan berikut!
Daftar Isi
ToggleIde Jualan Makanan Ringan Tahan Lama
Orang-orang suka ‘ngemil’ karena berbagai alasan seperti menunda lapar hingga mengembalikan mood seperti semula. Bahkan, ada juga yang hobinya menyantap makanan ringan. Berikut ini MinTiv telah merangkum ide jualan makanan ringan tahan lama yang bisa Anda coba:
1. Basreng (Bakso Goreng)
Rasanya anak generasi milenial dan Z pasti mengetahui Basreng. Makanan ringan asal Jawa Barat ini sangat nikmat disantap ketika santai, nonton film, atau belajar. Terlebih lagi, Basreng berbahan dasar adonan bakso ikan yang diiris tipis lalu digoreng, sehingga hasilnya benar-benar garing dan renyah.
Saat digoreng, mayoritas kadar airnya akan menghilang, yang membuat Basreng bisa awet berbulan-bulan jika disimpan dalam wadah tertutup. Lalu kalau bicara tentang Basreng, pasti yang teringat adalah rasa pedasnya. Nah, Anda bisa membuat level pedas Basreng dari 1-4 dengan berbagai varian rasa seperti keju, BBQ, rumput laut, hingga aroma daun jeruk. Kalau memungkinkan, gunakan kemasan ziplock untuk menambah nilai jual.
2. Kentang Mustofa
Mau jual cemilan yang serba guna? Maka coba jualan kentang mustofa. Camilan ini cocok untuk dinikmati dengan nasi hangat, atau dicamil begitu saja. Makanan ringan ini sangat cocok untuk anak kos yang butuh lauk darurat dan murah, tapi tetap mengenyangkan. Anda bisa memadukan kentang mustofa dengan teri kacang untuk menambah tekstur dan protein. Buatlah dalam kemasan stoples agar konsumen bisa membawanya ke mana saja.
Persis seperti Basreng, kentang mustofa juga diiris tipis, hanya saja irisan kentangnya benar-benar setipis korek api. Lalu kentang akan digoreng sampai garing, dan dimasak lagi dengan bumbu yang pedas-manis sampai kering meresap. Nah, gula pada kentang mustofa ini akan membuatnya jadi lebih tahan lama.
3. Makaroni Kering
Siapa di sini yang suka jajan makaroni kering pedas saat masih sekolah? Namun, siapa yang menyangka jika makaroni kering jadi tambah populer, bahkan di kalangan orang dewasa. Makaroni kering yang renyah akan menjadi teman ngobrol yang asik, apalagi jika bumbunya kuat.
Proses penggorengan makaroni kering akan menghilangkan kadar air, sehingga hasilnya jadi lebih awet. Rata-rata orang menjual makaroni kering pedas, atau sering disebut sebagai makaroni ngehe. Namun, Anda bisa berinovasi dengan rasa-rasa yang unik seperti bumbu rujak, jagung bakar, hingga telur asin. Selain itu, makaroni kering manis seperti coklat dan matcha juga sedang naik daun.
Baca Juga: Ide Jualan Apa yang Cepat Laku Menguntungkan? Ini 10 Rekomendasinya!
4. Keripik Tempe Sagu
Keripik tempe sagu selain renyah, rasa kedelainya juga sangat autentik, layaknya mengonsumsi tempe goreng pada umumnya. Kandungan protein pada tempe juga membuat makanan ringan ini lebih ‘sehat’ dari yang lain. Untuk menambah nilai jual, Anda bisa menggunakan tempe berkualitas tinggi yang non-GMO, lalu buat branding yang terkesan premium.
Mungkin di sini ada yang bertanya, bukannya tempe cepat basi ya? Tenang saja, karena tempe ini akan diiris setipis mungkin, lalu dilapisi adonan tepung sagu sebelum digoreng sampai kering. Selain membuat renyah, balutan tepung sagu ini akan mengeluarkan kelembapan tempe, sehingga camilan ini bisa awet sekitar 3-4 bulan.
5. Abon Sapi/Ayam
Mirip seperti kentang mustofa, abon sapi/ayam juga cocok baik sebagai lauk atau cemilan. Biar lebih nikmat, abon bisa disantap untuk isian roti, taburan bubur, atau sesederhana lauk nasi putih hangat. Abon juga sangat awet karena berasal dari daging suwir halus, yang dimasak dengan santan sampai cairannya menguap.
Target konsumen abon sapi/ayam biasanya adalah keluarga yang mencari lauk praktis dan bergizi. Karena itu, seharusnya ada varian abon yang ramah anak dengan tekstur yang lebih halus dan tidak pedas. Jika memungkinkan gunakan 100% daging asli sebagai nilai tambah.
6. Keripik Pisang
Keripik pisang tergolong unik dengan rasa asin-manis yang bikin nagih. Kebanyakan pisang yang digunakan untuk keripik adalah yang masih agak mentah, dengan kadar pati tinggi dan kadar air rendah. Ketika diiris tipis dan digoreng, kadar airnya akan menguap, sehingga bakteri dan jamur akan sulit tumbuh.
Keripik pisang sangat cocok untuk pendamping teh atau kopi. Camilan yang identik dengan Lampung ini merupakan salah satu oleh-oleh yang paling dicari, jadi peluangnya sangat besar. Anda bisa bermain pada varian rasa yang modern seperti green tea atau keju pedas. Lalu, buat segmen dengan rasa yang eksklusif seperti coklat lumer. Jangan lupa juga untuk menonjolkan kualitas pisangnya sebagai alat branding.
7. Mie Lidi
Selain makaroni, mie lidi adalah ide makanan ringan yang paling mudah dan murah. Anda hanya perlu tepung terigu yang diadon jadi semacam lidi lalu dikeringkan. Kadar airnya juga akan menguap dengan sendirinya sebelum digoreng dan dibumbui. Jajanan ini memiliki kesan nostalgia tersendiri, khususnya di masa-masa sekolah.
Mie lidi identik dengan rasa pedas, jadi Anda bisa buat level pedas yang membakar mulut seperti “Pedas Santai”, “Pedas Serius” dan “Pedas Stres”. Namun, Anda juga bisa bereksperimen dengan rasa yang out-of-the-box seperti keju dan rumput laut. Pastikan teksturnya renyah sempurna dan tidak mudah melempem. Bumbunya juga tidak boleh menggumpal di dasar kemasan.
Baca Juga: 4 Ide Usaha Dagang yang Menjanjikan 2025
FAQ Seputar Konten
- Apa yang membuat makanan ringan tahan lama?. Snack cenderung awet jika tingkat kelembapannya rendah dan ditutup rapat. Beberapa teknik seperti deep frying akan membuat camilan lebih awet hingga berbulan-bulan.
- Apakah aman membuat dan menjual makanan ringan tanpa pengawet?. Selagi kemasannya higienis dan kadar air pada camilannya rendah, maka akan aman-aman saja. Namun, jangan lupakan untuk mencantumkan label kedaluwarsa dan peringatan pada kemasan.
- Kemasan seperti apa yang membuat snack tahan lama?. Kemasan kedap udara seperti ziplock atau kaleng toples akan mencegah makanan ringan dari udara terbuka, sehingga lebih renyah dan tahan lama.
- Bisakah menjual makanan ringan full online tanpa toko fisik?. Justru banyak sekali seller online yang sukses lewat TikTok Shop dan Shopee, ditambah dengan pemasaran sosial media yang akurat.
- Bagaimana cara menentukan harga makanan ringan?. Hitung seluruh modal untuk bahan, kemasan, marketing, dan pegawai (kalau ada). Lalu, tambahkan margin keuntungan yang diinginkan. Lihat juga harga yang dipatok kompetitor agar tidak terlalu mahal.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Ide jualan makanan ringan tahan lama” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Itulah ide jualan makanan ringan tahan lama yang menguntungkan. Meski demikian, ide tersebut hanya bisa berhasil jika digabung dengan teknik marketing dan branding yang kuat. Jangan lupa untuk memanfaatkan sosial media, atau bahkan website untuk promosi lintas platform.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.


