Native Ads. Pernahkah Anda merasa terganggu dengan iklan yang tiba-tiba muncul saat sedang membaca artikel atau menjelajahi media sosial? Anda tidak sendirian.
Menurut studi, 80% konsumen menyebut bahwa iklan online bisa bermanfaat jika jumlahnya lebih sedikit dan kontennya relevan. Hal ini menunjukkan bahwa audiens tidak sepenuhnya menolak iklan, asalkan disajikan dengan cara yang tepat.
Inilah mengapa native ads semakin populer, karena strategi ini menyajikan promosi yang menyatu alami dengan konten, sehingga pesan tersampaikan tanpa memutus kenyamanan pengguna.
Baca Juga: Jasa Video Company Profile Profesional dari Creativism
Jika Anda akan memilih native ads untuk promosi bisnis Anda, simak penjelasan MinTiv berikut ini.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Native Ads?
Native ads adalah format iklan yang dirancang untuk menyatu secara alami dengan konten atau tampilan platform tempat iklan tersebut ditayangkan. Dengan kata lain, iklan ini tidak terlihat “mengganggu” karena mengikuti gaya, tone, dan tata letak media yang digunakan. Tujuannya, agar audiens merasa iklan tersebut relevan dan organik, sehingga pesan dapat tersampaikan tanpa memutus alur pengalaman mereka.
Berbeda dengan iklan tradisional yang sering muncul dalam bentuk banner, pop up, atau slot iklan yang jelas terpisah dari konten, native ads hadir lebih halus. Iklan tradisional biasanya menonjol sebagai promosi, sementara native ads cenderung “berbaur” seperti artikel, rekomendasi produk, atau konten sponsor.
Baca Juga: Iklan Website: Pengertian, Jenis dan Keunggulannya
Native ads bisa dibilang lebih efektif menarik perhatian audiens, karena mereka merasa sedang mengonsumsi informasi, bukan sekadar melihat iklan. Inilah mengapa banyak brand kini beralih menggunakan strategi ini.
Manfaat Native Ads
Terdapat beberapa manfaat native ads, yaitu:
- Pengalaman Pengguna Lebih Baik. Native ads alami dengan konten, tidak mengganggu, dan memberikan nilai sesuai konteks, misalnya artikel di feed atau postingan bersponsor.
- Tingkat Keterlibatan Tinggi. Desain yang relevan dan menarik membuat audiens lebih lama berinteraksi, meningkatkan engagement rate dan ROI.
- Meningkatkan Kredibilitas. Penempatan di platform tepercaya membantu membangun kepercayaan dan memperkuat citra merek sebagai sumber informasi atau solusi.
- Fleksibel di Berbagai Kanal. Dapat diterapkan di media sosial, situs berita, blog, atau platform industri, dengan penyesuaian pesan sesuai audiens namun tetap konsisten dalam tone dan gaya.
Jenis-jenis Native Ads
Berikut adalah beberapa jenis native ads.
1. Promoted Listings
Sumber: Google Images
Promoted listings adalah salah satu jenis native ads yang umum digunakan di platform e-commerce. Iklan ini menampilkan produk yang disponsori namun tetap ditempatkan di area yang relevan dengan pencarian atau kategori yang sedang Anda lihat. Dengan begitu, produk tersebut terlihat seperti bagian alami dari daftar hasil pencarian, bukan sekadar promosi terpisah.
Misalnya, saat Anda mencari sepatu di situs seperti eBay, beberapa produk yang muncul di bagian atas atau di antara hasil pencarian bisa jadi merupakan promoted listings. Strategi ini efektif karena audiens sudah berada dalam tahap pencarian aktif, sehingga peluang klik dan pembelian menjadi lebih tinggi.
2. Paid Search Ads

Sumber: Google Images
Paid search ads adalah jenis native ads yang sering Anda temui di halaman hasil pencarian Google. Iklan ini biasanya muncul di bagian teratas hasil pencarian dan diberi label kecil seperti “Ads” atau “Sponsored” untuk membedakannya dari konten organik. Meski demikian, tampilannya sangat mirip dengan hasil pencarian biasa, sehingga tetap terlihat natural di mata pengguna.
Keunggulan paid search ads terletak pada kemampuannya menjangkau audiens yang sudah memiliki niat mencari informasi atau produk tertentu. Untuk menampilkan iklan ini, Anda perlu membayar kepada Google melalui sistem lelang kata kunci. Dengan penargetan yang tepat, paid search ads dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan visibilitas dan mendorong konversi secara cepat.
3. In-Feed Units

Sumber: Google Images
In-feed units adalah jenis native ads yang muncul secara alami di dalam alur konten sebuah platform, seperti di landing page situs berita atau di timeline media sosial. Iklan ini dirancang agar menyatu dengan tampilan dan format konten di sekitarnya, sehingga pengalaman pengguna tetap terjaga.
Contohnya, di situs berita seperti Forbes, Anda mungkin menemukan konten bersponsor yang ditampilkan di antara artikel lain, namun tetap mengikuti gaya penulisan dan tata letak platform tersebut. Ini membuat iklan tidak terasa mengganggu, bahkan sering kali memberikan informasi atau penawaran yang relevan bagi audiens.
In-feed units efektif karena memanfaatkan momen saat pengguna sedang aktif mengonsumsi konten, sehingga peluang engagement menjadi lebih tinggi.
4. In-Ad With Native Element
Sumber: Google Images
In-Ad with native element adalah format iklan yang sekilas terlihat seperti display ads biasa, tetapi memiliki elemen konten yang relevan secara kontekstual dengan situs atau platform tempat iklan tersebut muncul. Artinya, meskipun tampil dalam slot iklan standar, isi iklan dibuat selaras dengan minat audiens dan topik yang sedang dibahas oleh publisher.
Sebagai contoh, sebuah iklan Campbell’s Soup yang memuat resep masakan akan dianggap sebagai native ads jika muncul di situs seperti allrecipes. Relevansi ini membuat iklan terasa lebih bermanfaat dan natural bagi pengguna, karena tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa informasi atau inspirasi yang sesuai dengan kebutuhan pembaca pada saat itu.
5. Content Recommendation Engine Widgets

Sumber: Google Images
Content recommendation engine widgets adalah jenis native ads yang menampilkan rekomendasi konten atau produk berdasarkan minat, perilaku, atau riwayat aktivitas pengguna. Widget ini biasanya muncul di bagian bawah artikel, di sisi halaman, atau bahkan di halaman produk e-commerce, dengan format yang menyatu dengan tampilan situs.
Contohnya, saat Anda melihat detail produk di sebuah toko online, Anda mungkin menemukan bagian “Recommended for You” atau “You Might Also Like” yang berisi produk relevan. Rekomendasi ini dihasilkan oleh algoritma yang mempelajari preferensi dan kebiasaan belanja Anda, sehingga iklan terasa personal dan bermanfaat.
Pendekatan ini efektif meningkatkan peluang pembelian karena menawarkan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan atau ketertarikan pengguna pada saat itu.
6. Custom Ads

Sumber: Google Images
Custom ads adalah bentuk iklan kontekstual yang tidak terikat pada format standar tertentu, sehingga dapat disesuaikan secara kreatif dengan kebutuhan kampanye dan platform yang digunakan. Jenis iklan ini memungkinkan brand untuk membuat pengalaman interaktif yang unik bagi pengguna, sambil tetap menyatu dengan tampilan atau fitur platform.
Baca Juga: Iklan Visual: Teknik, Contoh, dan Strategi Efektif untuk Pemasaran
Contohnya adalah penggunaan filter khusus di Instagram. Brand dapat merancang filter bertema tertentu seperti perayaan Hari Raya untuk mengajak audiens berpartisipasi dan berbagi konten mereka sendiri. Meskipun termasuk media berbayar, custom ads biasanya terlihat alami karena menyesuaikan dengan interface aplikasi. Hal ini tidak hanya meningkatkan brand awareness, tetapi juga menciptakan engagement yang lebih personal dan menyenangkan bagi pengguna.
FAQ Seputar Konten
- Apakah native ads sama dengan content marketing? Tidak. Native ads adalah bentuk iklan berbayar yang menyatu dengan konten platform, sedangkan content marketing adalah strategi membuat dan mendistribusikan konten organik tanpa membayar slot iklan.
- Bagaimana cara mengukur efektivitas native ads? Efektivitas dapat diukur dengan metrik seperti click-through rate (CTR), waktu interaksi, tingkat konversi, dan engagement seperti share atau komentar.
- Apakah native ads aman untuk reputasi brand? Ya, selama transparan dan relevan dengan audiens. Gunakan label seperti “Sponsored” atau “Ads” untuk menghindari kesan menipu.
- Apakah native ads cocok untuk semua jenis bisnis? Umumnya ya, tetapi efektivitasnya akan lebih tinggi jika produk atau layanan relevan dengan konten platform tempat iklan ditayangkan.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Native Ads” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Native ads menawarkan cara efektif untuk menjangkau audiens tanpa mengganggu pengalaman mereka. Dengan penyajian yang relevan, menarik, dan fleksibel di berbagai platform, strategi ini tidak hanya meningkatkan engangement, tetapi juga membangun kredibilitas serta memperkuat citra merek di mata pengguna.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




