Mengelola akun bisnis tidak cukup hanya dengan membuat profil atau sembarang posting foto dan video. Akun sosial media bisnis memerlukan strategi pemasaran yang matang agar hasilnya efektif. Dengan begitu, akun sosial media Anda bisa menghasilkan engagement dan konversi.
Oleh karena itulah kita membutuhkan Social Media Optimization (SMO). Jadi, SMO adalah strategi digital marketing untuk meningkatkan visibilitas akun media sosial.
Baca Juga: Apa itu Business Manager dan Bagaimana Perannya?
Dengan langkah optimasi yang strategis, Anda dapat mengembangkan bisnis serta menjalin hubungan dengan konsumen secara mendalam. Pada kesempatan kali ini, MinTiv akan membahas seluk-beluk SMO mulai dari pengertian hingga tipsnya. Yuk simak ulasan berikut!
Daftar Isi
ToggleSMO adalah teknik marketing sosial media untuk memperkuat visibilitas dan kehadiran bisnis secara digital untuk mencapai tujuan tertentu. Di dalam digital marketing, peran dari SMO adalah:
SMO memang istilah yang cenderung baru, dan popularitasnya masih kalah dibandingkan dengan SEO. Namun, SMO sendiri bisa dibilang merupakan SEO versi sosial media.
Pada SEO, fokus utamanya adalah mengoptimasi website agar bisa tampil pencarian teratas Google, sehingga target audiens yang dijangkau akan lebih banyak. Begitu pula dengan SMO, yang mana tujuannya adalah menjangkau audiens sebanyak-banyaknya untuk mengunjungi dan berinteraksi pada akun bisnis Anda. Bila keduanya dipadukan, hasilnya bisa sangat powerful untuk pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.
Baca Juga: SEO vs SMM: Mana yang Lebih Baik untuk Digital Marketing?
SMO dan SEO saling berhubungan dan tidak dipisahkan. Kedua teknik ini merupakan tumpuan dalam menciptakan reputasi digital yang baik, sehingga target audiens yang sesuai akan berbondong-bondong mengunjungi akun dan web Anda. Oleh karena itu, tips-tips SMO berikut ini mungkin juga akan berkaitan dengan SEO:
Sosial media dan website bukanlah pilihan dalam digital marketing, melainkan dua hal yang saling melengkapi dan wajib untuk dimaksimalkan. Guna meningkatkan otoritas brand secara daring, Anda harus menggabungkan strategi sosial media dan website.
Cara termudah untuk melakukan hal ini adalah dengan mencantumkan tautan sosial media pada website, dan begitupun sebaliknya. Untuk navigasi yang lebih mudah, Anda bisa membuat ikon sosial media sendiri pada web, yang akan langsung mengarah ke akun tersebut.
Terlebih lagi, platform sosial media dari Meta seperti Facebook dan Instagram memiliki hubungan yang kuat dengan web yang dinaungi oleh Google. Bahkan meskipun akun sosmed Anda masih baru, Anda bisa mendapatkan visibilitas secara cepat lewat promosi lintas platform ini. Selain itu, Anda juga bisa mengintegrasikan web dengan aplikasi lain seperti TikTok atau LinkedIn.
Dalam strategi marketing apapun, Anda harus membuat rencana yang bersifat SMART: Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound. Berikut rinciannya:
Kesalahan pebisnis pemula adalah langsung terburu-buru mengisi konten, padahal profil dan bionya saja masih kosong. Mengisi profil dengan lengkap tidak memakan waktu yang lama, tapi dampaknya bisa sangat besar.
Anda dapat memulai dari yang paling simpel dulu seperti foto profil, yang diusahakan harus berupa logo brand. Karena foto profil adalah yang pertama kali dilihat audiens saat mencari brand Anda.
Lalu, jangan lupa lengkapi informasi lain pada bagian profil. Kalau di Facebook biasanya berupa alamat, jam kerja, nomor telepon atau kontak, dan jenis layanannya. Sedangkan di Instagram cenderung lebih singkat karena hanya berisi bio, link, dan username. Nah, Anda bisa menautkan web Anda pada profil Instagram.
Bagi yang paham SEO, pasti sudah terbiasa dengan riset kata kunci. SMO juga memiliki proses yang serupa, di mana Anda harus fokus pada topik dan keyword yang disukai oleh target audiens. Anda akan meriset topik apa saja yang bisa menarik perhatian audiens.
Namun, riset kata kunci pada SMO agak sedikit berbeda. Anda harus berfokus pada topik yang tren di sosial media, sedangkan apa yang viral di sosmed sendiri belum tentu relevan dengan yang di web. Anda bisa menganalisa kata kunci apa saja yang disarankan Instagram beserta konten yang terkait dan tagarnya. Lalu, gunakan tools seperti Semrush untuk menentukan kata kunci yang paling relevan.
Ada dua jenis konten di sosial media: Konten original dan konten lain yang relevan dengan target audiens Anda. Nah, konten original sendiri sangat efektif untuk mengarahkan target audiens ke web atau platform lain. Cara ini akan memperbesar peluang trafik dan penjualan.
Lalu jika Anda menemukan konten lain yang relevan dengan target audiens, Anda bisa membagikannya lewat profil untuk memancing interaksi audiens. Namun, pastikan jika konten tersebut memiliki nilai manfaat bagi audiens.
Baca Juga: Tipe Tipe Content Marketing dan Benefitnya untuk Bisnis Anda
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “SMO adalah” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
SMO adalah teknik marketing sosial media yang tidak bisa dipisahkan dari SEO. Anda bisa mendapatkan visibilitas, engagement, hingga konversi secara maksimal dengan mengkombinasikan strategi keduanya. Jadi, SMO merupakan salah satu teknik pemasaran lintas platform terbaik.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.