Salah satu cara optimasi SEO pada sebuah blog atau website adalah dengan membuat artikel atau konten yang SEO Friendly. Nah, kali ini MinTiv akan menjelaskan bagaimana struktur konten blog SEO itu.
Sebelum mulai menulis, Anda harus menyiapkan struktur konten sebagai kerangka utama yang akan membantu Anda menyusun ide tulisan yang bagus sehingga mudah dipahami pembaca. Mulai dari judul, paragraf pertama, kedua, hingga penutup semua harus ditulis dengan struktur yang baik.
Baca Juga: Teknik Storytelling untuk Konten SEO Friendly
Konten dengan struktur yang bagus bisa membuat pembaca merasa nyaman saat membacanya. Tidak sekedar itu saja, struktur konten SEO juga ramah terhadap mesin pencari.
Daftar Isi
ToggleElemen-Elemen Struktur Konten
Sebelum MinTiv menjelaskan bagaimana cara membuat struktur konten blog yang baik, ketahui terlebih dahulu apa saja elemen-elemen yang harus ada pada konten yang dibuat.
1. Judul Utama
Tentu saja artikel atau konten yang Anda buat harus ada judulnya. Tanpa adanya judul, pembaca tidak akan mendapatkan gambaran awal tentang konten tersebut.
Judul itu harus jelas dan mencerminkan isi artikel secara keseluruhan. Misal, artikel Anda tentang budidaya lidah buaya, maka judulnya harus mengandung kata budidaya lidah buaya.
Baca Juga: Tips Menulis Judul Artikel yang Menarik Pengunjung
Tidak sekedar itu saja, sebaiknya judul harus dibuat semenarik mungkin supaya pembaca tertarik membaca seluruh artikel Anda.
2. Subjudul (H2, H3, H4, dst)
Apa pentingnya subjudul pada artikel itu? Jelas sangat penting karena adanya subjudul ini dapat membantu pembaca memahami bagian-bagian konten.
Sebagai contoh, jika seseorang menulis artikel budidaya lidah buaya maka dalam artikel bisa dipecah menjadi beberapa bagian sub judul seperti “alasan budidaya lidah buaya”, “alat dan bahan yang dibutuhkan untuk budidaya lidah buaya”, dan “perawatan lidah buaya”
Subjudul ini harus menyesuaikan dengan artikel apa yang akan Anda tulis. Untuk H2 digunakan pada poin utama, sedangkan H3, H4, dst digunakan untuk menuliskan penjabaran yang lebih detail.
3. Paragraf Pembuka
Setiap penulisan artikel, harus diawali oleh paragraf pembuka yang langsung to the point memberikan gambaran singkat topik yang akan dibahas. Jangan bertele-tele agar pembaca tidak keluar dari website Anda.
Paragraf pembuka yang bagus akan menarik perhatian pembaca sehingga mereka terus membaca artikel Anda sampai selesai.
4. Konten Utama
Bagian ini adalah bagian penting dari artikel yang menjelaskan inti dari topik yang Anda angkat. Anda harus bisa menjelaskan secara gamblang, runtut, dan mendalam supaya pembaca memahami konten tersebut.
Jangan buat konten secara asal-asalan dan berkualitas buruk. Konten seperti ini tidak disukai oleh pembaca dan pastinya tidak SEO friendly.
5. Visual Pendukung
Visual pendukung seperti gambar, infografis, dan video dapat membantu memperjelas isi dan membuat konten jauh lebih menarik. Misal, tulisan tentang budidaya lidah buaya bakal bisa lebih dipahami jika ada tambahan gambar lidah buaya di dalamnya.
Selain itu, adanya tambahan gambar, infografis, dan video menjadikan konten Anda menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Visual pendukung ini juga dapat Anda tambahkan alt text sebagai langkah optimasi dari segi SEO.
6. Bullets and Numbering
Elemen konten selanjutnya yang sebaiknya ada yaitu bullets and numbering. Jadi, bagian artikel yang berisikan poin-point singkat bisa ditambahkan icon bullets atau bernomor.
Elemen ini sangat cocok diterapkan pada bagian konten yang membahas tentang langkah-langkah yang tidak perlu diberikan penjelasan yang panjang.
7, Internal Link dan Eksternal Link
Pada konten, berikan link yang mengarah ke halaman lain yang relevan, yang itu masih dalam 1 website yang sama. Hal ini bertujuan meningkatkan engagement pada website Anda karena pembaca juga membaca artikel yang lain.
Selain itu, adanya eksternal link ke website terpercaya akan meningkatkan kredibilitas konten Anda. Konten lebih dipercaya karena berasal dari sumber terpercaya.
8. Paragraf Penutup
Sesuai namanya, paragraf penutup berisi penutup yaitu rangkuman isi konten secara keseluruhan. Pada bagian ini juga Anda bisa menambahkan CTA jika artikel yang dibuat tergolong persuasif.
Cara Membuat Struktur Konten Blog SEO
Nah, bagaimana sih cara membuat struktur konten blog yang SEO friendly itu? Sebenarnya tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu melakukan hal-hal berikut ini.
1. Tentukan untuk Apa Konten Dibuat?
Sebelum mulai menulis, tentukan terlebih dahulu tujuan pembuatan konten blog. Apakah untuk mengedukasi? mempengaruhi? atau menghibur? Beda tujuan, beda isi dan cara penulisannya.
Selain itu, gaya penulisannya pun juga berbeda. Anda tidak bisa menulis artikel dengan bahasa formal untuk konten yang bertujuan menghibur. Artikel informatif yang lebih cocok dengan bahasa formal, bukan artikel hiburan.
2. Riset Keyword
Lakukan riset kata kunci untuk menentukan keyword apa yang akan digunakan dalam konten. Keyword ini sebaiknya relevan dan dicari oleh banyak orang.
Baca Juga: 8 Manfaat Riset Keyword yang Belum Banyak Diketahui
Sebagus apapun isi artikelnya, kalau hanya sedikit orang yang mencari keyword tersebut maka artikel Anda akan sedikit pembacanya. Traffic blog atau website Anda tidak akan meningkat.
3. Buat Kerangka Konten
Untuk memudahkan Anda dalam membuat konten blog yang bagus, bisa dimulai dengan membuat kerangka atau outline terlebih dahulu. Tulis poin-poin penting yang akan dibahas lalu sesuaikan dengan sub judulnya.
Jadi, Anda tidak perlu langsung menulis panjang. Tulis kerangkanya terlebih dahulu, baru nanti dikembangkan lebih panjang dan lebih baik lagi.
4. Mulai Mengembangkan Konten
Setelah kerangka sudah Anda buat, Anda dapat memulai pembuatan konten dengan struktur seperti penjelasan di atas. Jika konten tulisan sudah selesai, baru Anda tambahkan konten visual tambahan seperti gambar, infografis, atau video.
Selain itu, tambahkan CTA jika memang diperlukan. Misalnya ajakan kepada pembaca untuk membaca artikel lainnya.
5. Cek Artikel Lagi
Proses masih belum berakhir, Anda masih harus mengecek kembali konten yang Anda buat. Mengapa hal ini harus dilakukan?
Namanya manusia, sangat mungkin melakukan kesalahan ketik yang tidak disadari atau konten memang belum sepenuhnya bagus. Setelah semua sempurna, barulah Anda lakukan publikasi.
FAQ Seputar Konten
- Berapa panjang konten yang ideal dari segi SEO? Tidak ada yang pasti, tetapi Anda harus menyesuaikannya dengan tema konten yang dibuat. Kalau butuh penjelasan yang sangat panjang, tulis lebih dari 1000 kata.
- Setelah saya mempublikasikan konten apakah harus diperbarui? Ya, sebaiknya Anda memperbaruinya dengan menambahkan informasi menarik agar meningkatkan SEO.
- Berapa gambar yang bisa ditambahkan pada konten blog? Sesuaikan dengan seberapa panjang artikelnya. Idealnya untuk 1000 kata ada 3-4 gambar.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Struktur Konten Blog SEO” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut dapat kita simpulkan bahwa struktur konten blog seo yang baik adalah salah satu ciri artikel SEO friendly. Pembaca lebih menyukai konten yang terstruktur daripada yang dibuat asal-asalan.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




