Topik Baru dalam Konten Web. Konten adalah bagian penting yang tidak boleh terpisahkan dalam proses optimasi website. Tentu saja, konten yang diproduksi untuk tujuan optimasi website, adalah konten berkualitas tinggi, SEO friendly, Human friendly dan pastinya relevan dengan niche utama konten website.
Untuk poin SEO friendly dan juga Human friendly, MinTiv sudah membahasnya lengkap pada LinkedIn Newsletter, viSEOner edisi ke-60. Anda bisa membacanya lengkap melalui klik link artikel di bawah ini;
Baca Juga: SEO Friendly vs Human Friendly, Mana yang Lebih Penting?
Lalu, bagaimana dengan poin terakhir, yakni konten yang dikreasikan haruslah memiliki niche atau tema yang relevan dengan niche utama konten website?.
Ya, ini seperti Anda yang membuat konten membahas tentang “Rekomendasi Jalur Sepeda Terbaik di Sleman Jogja”, untuk website yang memang menjual sepeda beserta dengan aksesorisnya.
Konten seperti itu, jelas memiliki relevansi yang kuat, sesuai dengan tema besar konten website yang ada. Konten yang relevan, dapat membantu performa topic authority dari website, menjadi lebih baik. Tidak hanya itu saja, domain maupun page authority dapat meningkat signifikan. Tentu saja, dengan catatan produksi konten relevan tersebut, memiliki kualitas yang tinggi, dan dilakukan secara konsisten tanpa henti.
Masalahnya, membuat konten yang relevan dengan niche utama konten website, bisa menjadi sangat membosankan untuk penulis atau pembuat konten itu sendiri. Terkadang, tidak sedikit penulis atau web content writer memilih untuk menambahkan topik baru di dalam konten webnya, demi memberikan varian bacaan yang lebih menarik kepada pengunjung setianya.
Menambahkan topik baru ini juga terkadang bisa menjadi jalan keluar untuk web content writer menghadapi writer’s block. Nah, yang menjadi pertanyaan di sini, apakah dengan menambahkan topik baru dalam konten web, akan memengaruhi performa SEO website?.
Pertanyaan inilah, yang akan MinTiv bahas lengkap di dalam artikel ini. Jadi, silahkan simak baik-baik ya!.
Daftar Isi
TogglePengaruh Penambahan Topik Baru dalam Konten Web
Danny Sullivan, Google Search Liaison, mengatakan bahwa menambahkan topik baru di konten web, tidak akan mengakibatkan website tersebut mengalami penurunan ranking di SERP (Search Engine Results Page).
Baca Juga: 5 Tips dan Trik Menjalankan LinkedIn Marketing
Dikatakan oleh Danny, yang mungkin terjadi adalah Google mencari tahu bagaimana konten tersebut cocok dengan bagian web lainnya. Berikut ini adalah komentar Danny dalam acara Search Central Live NYC;
We have long done work and are going to continue doing that to understand if parts of the site seem to be independent or starkly different than other parts of the site. It is not bad to have a website do whatever you want the website to do for your readers. It’s not bad that you started off covering one thing and you start writing about something else.
I had one person at an event who was very, very concerned. They started writing about snowboards but now wanted to start writing about skis and was terrified.
That if they write about skiing that somehow the topic of the website and the focus will somehow… it doesn’t work that way.
We’re not kind of building it up on the expertise you have in this particular thing, that type of thing, but what we are trying to understand is if the site seems to be different in some way from other parts of the site
Jika terjadi penurunan ranking setelah penambahan topik dilakukan, Danny menjelaskan bahwa itu bukan penalti, melainkan karena topik baru tersebut memiliki perbedaan yang jauh dengan topik utama website. Dari sini, kita bisa mendapatkan informasi penting secara implisit.
Bahwa sah-sah saja menambahkan topik baru dalam konten web, asalkan topik baru tersebut tidak melenceng jauh dari topik utama konten. Kita perlu menetapkan batasan khusus akan topik baru yang mau dibahas. Jangan sampai website yang kita kelola, malah berubah menjadi website gado-gado, layaknya website jurnal pribadi.
Ini jelas akan jadi boomerang tersendiri, terlebih untuk website bisnis yang memang punya niche spesifik. Performa website akan algoritma ranking Google terbaru, yakni E-E-A-T, akan amat sangat terganggu.
FAQ Seputar Konten
- Apa dampak positif menambahkan topik baru? Membantu variasi konten dan bisa mengatasi writer’s block.
- Apa risiko menambahkan topik yang tidak relevan?. Website bisa dianggap tidak fokus dan kehilangan otoritas topik.
- Apa kata Google tentang ini? Google tidak mempersoalkan topik baru selama tidak terlalu berbeda dari bagian lain website.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Apa yang Bakal Terjadi Jika Kita Menambahkan Topik Baru dalam Konten Web ini”, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website. Dari jasa free audit website ini, Anda dapat mengetahui kelebihan, kekurangan dan juga potensi tersembunyi yang dimiliki oleh website bisnis Anda.
Bagaimana cara mendapatkannya?.
Anda cukup menghubungi kami via WhatsApp atau Email, lalu berikan Nama, Email/HP dan domain website yang ingin diaudit.
Kesimpulan
Menambahkan topik baru dalam konten web diperbolehkan selama tetap relevan dengan niche utama website. Google tidak akan memberi penalti, kecuali topik baru terlalu jauh berbeda dari konten lainnya.
Baca Juga: 7 Tips Membangun Backlink Bersama Web Partner
Namun, jika tidak hati-hati, penambahan topik baru bisa mengganggu fokus dan otoritas SEO situs.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!!.




