Video Market. Di era digital saat ini, video market menjadi salah satu strategi pemasaran yang paling efektif untuk menarik perhatian audiens. Hal ini dibuktikan oleh laporan Wyzowl yang menyebutkan bahwa 89% bisnis menggunakan video sebagai alat promosi, dan 87% konsumen merasa lebih yakin membeli setelah menonton video produk.
Dengan tren konsumsi konten visual yang terus meningkat, tidak mengherankan jika video marketing kini dianggap sebagai kunci untuk membangun brand awareness sekaligus meningkatkan konversi penjualan.
Baca Juga: Mengenal Ciri dan Unsur-Unsur Reklame yang Efektif
MinTiv akan membagikan beberapa contoh video market yang bisa menjadi inspirasi bagi Kawan Creativ.
Daftar Isi
TogglePentingnya Video Market
Video market adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan konten video untuk mempromosikan produk, layanan, maupun brand. Jenis konten ini bisa berupa iklan, testimoni, edukasi, hingga video pendek kreatif yang dibagikan melalui platform digital.
Baca Juga: Jasa Pembuatan Video Kreatif dan Berkualitas di Creativism
Pentingnya video market yaitu kemampuannya menyampaikan pesan dengan lebih jelas, menarik, dan emosional dibandingkan teks atau gambar. Dengan daya tarik visual dan audio yang dikombinasikan, video membuat audiens lebih mudah memahami informasi serta terdorong untuk melakukan interaksi hingga pembelian.
Contoh Video Market yang Bisa Jadi Inspirasi
Berikut beberapa contoh video market yang dapat menjadi inspirasi bagi Kawan Creativ.
1. Amazon – Amazon Coin
Mempromosikan produk yang sifatnya abstrak memang tidak mudah, apalagi ketika audiens tidak bisa langsung mencobanya. Di sinilah video animasi menjadi solusi efektif.
Animasi mampu menyederhanakan ide rumit menjadi cerita visual yang menyenangkan sekaligus mudah dipahami. Misalnya, dalam video promosi Amazon Coins, karakter koin ditampilkan secara hidup dan interaktif untuk menunjukkan cara penggunaan hingga manfaatnya.
Dari sini, Kawan Creativ bisa terinspirasi bahwa video market berbasis animasi dapat mengubah promosi biasa menjadi kisah yang menarik dan berkesan.
2. Dove – Deodoran 0% Aluminium
Video market bisa menjadikan bahan utama sebagai pusat perhatian, bukan hanya untuk makanan atau produk mewah. Contoh dari Dove menampilkan perubahan formula dengan menghilangkan aluminium, lalu menonjolkan kandungan yang lebih ramah bagi kulit.
Hal menarik lainnya adalah munculnya produk kedua, yaitu deodoran refill, yang disisipkan menjelang akhir video sehingga memicu rasa ingin tahu penonton.
Contoh video market ini menunjukkan bahwa Kawan Creativ dapat menampilkan lebih dari satu produk, selama keduanya relevan dan tidak ditampilkan secara berlebihan.
3. HubSpot – Video Produk
Video market yang efektif harus mampu memperlihatkan bagaimana produk atau layanan bekerja, sekaligus menunjukkan kemudahan yang ditawarkan. HubSpot berhasil melakukannya dengan menampilkan skenario relevan tentang tantangan tim kerja ketika tidak memiliki perangkat lunak CRM yang tepat.
Untuk menjaga konten tetap segar, mereka menyisipkan humor sehingga pesan teknis mengenai fitur perangkat lunak tetap terasa ringan dan mudah dipahami. Kawan Creativ bisa belajar dari contoh video market ini bahwa humor mampu memanusiakan brand, menghibur audiens, sekaligus menyoroti manfaat produk dengan cara menyenangkan.
4. GoPro – HERO12 Black
GoPro menghadirkan video market yang menonjolkan keunggulan kamera aksi terbaru mereka, HERO12 Black. Dalam video ini, penonton diajak menyaksikan berbagai momen penuh adrenalin, mulai dari bersepeda gunung, selancar, hingga terjun payung.
Setiap adegan menampilkan kualitas rekaman yang tajam dan stabil, bahkan dalam kondisi ekstrem. Pendekatan ini tidak hanya memperlihatkan kemampuan teknis kamera, tetapi juga membangun citra HERO12 sebagai teman ideal bagi para pencinta petualangan.
Kawan Creativ dapat mengambil ide dari video market ini untuk menghadirkan pengalaman berbeda yang tetap relevan dan berkesan bagi audiens.
5. Adobe – Creative Cloud
Menghidupkan perangkat lunak dalam bentuk video market sering kali menantang, namun Adobe berhasil melakukannya dengan kreatif. Dalam iklan animasi berdurasi singkat, mereka menunjukkan berbagai kemampuan produk, mulai dari editing foto dengan efek transparansi, desain 3D, hingga beragam gaya animasi.
Semua ditampilkan secara visual sehingga mudah dipahami, bahkan untuk penonton awam. Pesan utamanya sederhana yaitu gunakan Photoshop untuk menuangkan ide kreatif Anda. Contoh ini menunjukkan kepada Kawan Creativ bahwa menampilkan fitur produk secara nyata dapat membantu audiens lebih cepat memahami manfaatnya dan tertarik untuk mencoba.
6. Thermo Fisher – Produk Baru
Thermo Fisher menampilkan video market bergaya animasi untuk memperkenalkan teknologi baru mereka di bidang kesehatan. Daripada hanya mengandalkan video produk tradisional, mereka memilih pendekatan edukatif dengan menyertakan voice over profesional yang menjelaskan fitur utama dan manfaat produk secara sederhana namun mendalam.
Strategi ini membuat audiens lebih mudah memahami fungsi produk serta nilai yang ditawarkan. Kawan Creativ bisa mendapat inspirasi bahwa menambahkan narasi jelas melalui voice over atau ahli mampu meningkatkan kredibilitas merek sekaligus menumbuhkan kepercayaan audiens.
7. JetBlue – Maskapai Penerbangan
JetBlue adalah maskapai penerbangan, yang identik dengan layanan penerbangan dan paket liburan, menghadirkan video market yang menekankan pengalaman, bukan sekadar perjalanan. Dalam video ini, penonton diajak merasakan kenyamanan unik di dalam kabin, mulai dari hidangan lezat, pilihan anggur, hingga produk perawatan diri.
Daripada menggambarkan penerbangan sebagai waktu menunggu yang membosankan, JetBlue berhasil mengubahnya menjadi momen menyenangkan. Pesan utama yang ingin ditonjolkan adalah bahwa memilih JetBlue akan memberi pengalaman santai seolah Anda berada di rumah atau sedang berlibur.
Baca Juga: Mengenal Video Marketing: Jenis dan Cara Membuatnya
Contoh video market ini dapat menginspirasi Kawan Creativ untuk memposisikan produk atau layanan sebagai pengalaman berharga yang mampu meningkatkan kualitas hidup pelanggan.
Tips Membuat Video Market
Setelah memahami contoh video market, berikut beberapa tips yang bisa Kawan Creativ terapkan saat membuatnya.
- Kenali Target Audiens. Sebelum membuat video, pahami siapa yang ingin Anda tuju. Dengan mengenali usia, minat, dan kebutuhan audiens, pesan yang disampaikan akan lebih tepat sasaran.
- Susun Naskah atau Alur Cerita. Video yang baik selalu memiliki struktur jelas. Buat naskah singkat agar penyampaian informasi lebih terarah dan mudah dipahami.
- Gunakan Visual Berkualitas. Visual yang menarik akan meningkatkan minat menonton. Pastikan gambar, animasi, maupun desain terlihat profesional dan sesuai identitas brand.
- Perhatikan Durasi. Hindari video yang terlalu panjang. Video singkat, padat, dan informatif lebih efektif untuk mempertahankan perhatian penonton.
- Tambahkan CTA (Call to Action). Jangan lupa sertakan ajakan seperti “beli sekarang”, “kunjungi website”, atau “ikuti akun kami” agar penonton tahu langkah selanjutnya.
FAQ Seputar Konten
- Platform apa yang efektif untuk video market? YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook masih menjadi pilihan utama karena basis pengguna yang besar.
- Apakah video market harus menggunakan peralatan mahal? Tidak, banyak brand sukses hanya dengan smartphone dan editing sederhana.
Kesimpulan
Video market membantu bisnis menjangkau audiens lebih luas, meningkatkan interaksi, serta mendorong penjualan melalui konten visual yang kreatif dan menarik.
Optimalkan bisnis Anda dengan digital marketing. Dapatkan konsultasi gratis dan wujudkan pertumbuhan bisnis Anda! Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp 6281 22222 7920.




