Apa itu Backlink Pyramid. Satu dari 4 metode SEO yang wajib dipelajari oleh pebisnis, adalah metode Off Page SEO. Off Page SEO adalah metode SEO yang seluruh langkah-langkahnya, dilakukan pada platform atau website yang berbeda. Metode SEO ini, akrab dengan istilah backlink atau link building.
Backlink sendiri adalah link yang ditanamkan di website berbeda, yang apabila diklik akan mengarahkan pengunjung di dalamnya, ke website Anda. Sedangkan link building adalah kumpulan backlink ditanamkan pada banyak website yang berbeda. Sebenarnya, ada satu teknik lain dari metode Off Page SEO ini, dan itu adalah Brand Mention.
Tapi, tidak bisa dipungkiri bahwa istilah backlink dari Off Page SEO ini, jauh lebih populer. Bahkan, tidak jarang kita akan menemukan banyak istilah atau teknik baru yang berkaitan dengan backlink ini. Salah satunya adalah Backlink Pyramid. Backlink Pyramid inilah yang akan menjadi pembahasan utama kita.
Apa itu backlink pyramid?.
Baca Juga: Apa Itu Reciprocal Link, Apa Saja Kelebihan & Kekurangannya?
Apakah backlink pyramid ini aman untuk SEO?. Semua pertanyaan ini, akan MinTiv jawab lengkap di dalam artikel ini. Jadi, silahkan simak baik-baik ya!.
Daftar Isi
Apa itu Backlink Pyramid?
Backlink pyramid, sesuai dengan namanya, adalah backlink yang disusun secara bertingkat, dan seperti membentuk piramida. Tujuan daripada dibangunnya backlink menjadi bentuk piramid adalah untuk menyalurkan kekuatan link juice secara bertahap menuju titik teratas, yakni money site.
Secara umum, backlink pyramid memiliki struktur seperti di bawah ini;

Sumber: Dinorank.com
Konsepnya sederhana, tier 3 backlink akan memberikan backlink nya ke tier 2. Tier 2 backlink akan memberikan backlink nya ke tier 1. Tier 1 backlink akan memberikan backlink nya ke money site, atau dengan kata lain, website utama yang Anda miliki.
Biasanya, semakin bawah tier backlink, maka jenis atau bentuk backlink yang didapatkan lebih sederhana, bisa dari website, media sosial, forum online, atau nichenya semakin meluas.
Contoh Backlink Pyramid
Anda memiliki website bisnis tersendiri yang niche utamanya adalah tentang Sepeda. Anda membuat sebuah konten berjudul “Rekomendasi Sepeda Anak Terbaik di Tahun 2025”.
Konten ini kemudian mendapatkan backlink dari website partner Anda yang bertemakan olahraga. Backlink tersebut berasal dari konten web partner yang berjudul “Olahraga yang Pas untuk Kegiatan Bonding Ayah & Anak”
Pemberi backlink menuju website Anda ini, dapat disebut sebagai tier 1.
Lalu, website partner Anda ini mendapatkan backlink dari website partner ketiga bertemakan Parenting. Website partner tersebut mendapatkan backlink dari konten yang berjudul “Manfaat Bonding Ayah dan Anak”.
Pemberi backlink menuju website partner pertama ini, dapat kita sebut sebagai tier 2.
Ternyata, website partner ketiga juga mendapatkan backlink dari partner keempat, yang memiliki niche konten Kesehatan Masyarakat. Berbeda dengan jenis backlink yang didapatkan oleh website utama dan website partner pertama, backlink ini didapatkan deskripsi konten video YouTube.
Baca Juga: 7 Tips Membangun Backlink Bersama Web Partner
Pemberi backlink menuju website partner kedua ini, dapat kita sebut sebagai tier 3.
Manfaat Backlink Pyramid untuk Website Bisnis
Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari penerapan backlink pyramid ini. 3 di antara banyak manfaat tersebut adalah;
- Meningkatkan otoritas website.
- Membantu website untuk dapat menjangkau audience yang lebih luas, tidak lagi hanya mengandalkan media informasi yang dimiliki sendiri, tapi juga dapat mengandalkan media informasi yang dimiliki partner. Jangkauan audiens yang didapatkan pun tidak lagi terbatas pada 1 niche saja. Seperti contoh yang MinTiv terangkan sebelumnya. Website Anda, yang padahal membahas tentang Sepeda, bisa saja mendapatkan audiens, yang awal mulanya tertarik dengan topik Kesehatan Masyarakat.
- Membantu website untuk meningkatkan search visibilitynya di internet.
Cara Menjalankan Backlink Pyramid
Perlu diketahui bahwa teknik backlink pyramid ini, sering diterapkan bersamaan dengan teknik Private Blog Network. Hal ini wajar, mengingat kita jadi lebih mudah mengontrol setiap kualitas konten backlink yang didapatkan dari tier ke tier.
Baca Juga: Apakah Backlink Komentar itu Baik? Simak Jawabannya di Sini!
Masalahnya, teknik Private Blog Network membutuhkan biaya yang tidak sedikit, plus waktu serta tenaga yang tidak sebentar atau kecil. Sebagian dari praktisi SEO, menjalankan strategi ini bersama dengan partner-partnernya.
Praktisi SEO akan menjalankan backlink pyramid ini melibatkan beberapa faktor-faktor penting di dalamnya. Dimulai dari;
- Relevansi topik.
- Diversitas sumber.
- Anchor text berjenis kontekstual.
- Performa interaksi pengguna yang baik.
- Kekuatan otoritas pemberi backlink yang lebih dari cukup.
- Kualitas konten yang memadai.
Anda tentu juga dapat menjadikan faktor-faktor penting di atas, sebagai pertimbangan kuat sebelum menerapkan backlink pyramid. Apabila teknik backlink pyramid ini dijalankan dengan melibatkan faktor-faktor penting sebelumnya, maka dampaknya untuk SEO juga pastinya akan mengarah positif.
FAQ Seputar Konten
- Apakah Backlink Pyramid sama dengan link building biasa?. Tidak sama. Link building biasa bisa langsung mengarah ke money site, sementara Backlink Pyramid menyusun backlink secara bertingkat untuk memperkuat efektivitas dan keamanan proses SEO.
- Apakah Backlink Pyramid aman untuk SEO?. Jika dilakukan dengan mempertimbangkan relevansi, kualitas konten, dan otoritas situs yang memberi backlink, maka Backlink Pyramid tergolong aman. Namun, jika dilakukan secara spammy atau dengan sumber yang tidak terpercaya, teknik ini bisa berisiko.
- Apakah Backlink Pyramid cocok untuk semua jenis website?. Tidak selalu. Teknik ini lebih cocok untuk website yang ingin membangun otoritas jangka panjang dan memiliki kapasitas untuk mengelola banyak sumber backlink. Untuk website kecil, pendekatan ini mungkin terlalu kompleks atau mahal.
- Apakah satu backlink dari Tier 1 lebih penting daripada banyak backlink dari Tier 3?. Ya. Backlink dari Tier 1 langsung memengaruhi website utama, sehingga harus berkualitas tinggi. Tier 3 berfungsi mendukung kekuatan tier di atasnya, tetapi tetap perlu dikelola dengan benar.
- Apakah teknik Brand Mention bisa digunakan dalam struktur piramida ini?. Tidak. Brand Mention tidak memiliki struktur link aktif yang menyalurkan link juice, melainkan hanya membantu memperkuat eksistensi merek dalam pencarian secara tidak langsung. Teknik ini lebih cocok sebagai pelengkap, bukan bagian inti dari Backlink Pyramid.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Apa itu Backlink Pyramid?” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?.
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Backlink Pyramid adalah strategi Off Page SEO yang menyusun backlink secara bertingkat untuk mengalirkan kekuatan link juice secara bertahap ke website utama. Teknik ini efektif meningkatkan otoritas, jangkauan audiens, dan visibilitas pencarian jika diterapkan dengan sumber yang relevan dan berkualitas.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




