Mendapatkan banyak followers adalah cita-cita setiap orang yang berkarir lewat Instagram, entah itu jadi pebisnis, influencer, atau konten kreator. Namun, tentu saja menambah jumlah followers tidak akan bisa terjadi dalam sekejap mata. Bagi yang masih baru merintis hendaknya menetapkan target yang lebih realistis terlebih dahulu. Oleh sebabnya kita harus mengetahui cara menambah followers IG 10k untuk pemula.
Sebenarnya ada cara cepat untuk menambah jumlah followers, yakni dengan menggunakan jasa bot. Namun, cara anorganik tersebut sangat tidak direkomendasikan karena melanggar ketentuan Instagram. Padahal, cara menambah followers IG 10k tidak terlalu sulit untuk saat ini, selagi kita tahu cara mainnya. Oleh karena itu, MinTiv akan memberikan tips untuk mendapatkan 10 ribu pertama Anda di IG.
Yuk simak ulasan berikut!
Daftar Isi
ToggleCara Menambah Followers IG 10K
Katakanlah jika Anda sudah mengetahui seluk-beluk Instagram mulai dari algoritma, sistem, target audiens, pola tren, dll. Maka, Anda bukan hanya mudah mendapatkan 10 ribu pengikut pertama, tapi Anda juga bisa mendapatkan 10k pengikut setiap minggunya. Biar tidak tambah penasaran, berikut MinTiv telah merangkum tipsnya:
1. Pahami Cara Kerjanya
Tujuan utama dari sosial media apapun adalah meningkatkan retensi pengguna, dan Instagram bukanlah pengecualian. Retensi sendiri adalah berapa lama pengguna bisa stay di platform tersebut. Jadi selama platform dapat mengontrol attention span penggunanya, maka mereka juga akan lebih sering melakukan scrolling hingga berjam-jam.
Begitupun dengan para akun kreatornya, di mana Anda juga harus bisa membuat audiens betah melihat konten-konten Anda. Dengan begitu, engagement akan meningkat, yang berujung pada bertambahnya jumlah pengikut.
2. ‘Curi’ Target Audiens Lain
Baik ketika sudah mendapatkan target audiens atau masih mencari, Anda bisa ‘mencuri’ basis pengikut dari akun lain. Walau terdengar kurang sopan, tapi tenang saja karena Anda akan mengambil target audiens dari akun non-kompetitor, jadi Anda tidak benar-benar mencuri.
Misal Anda berjualan buku bekas, maka buatlah daftar akun-akun non-kompetitor yang terkait seperti akun influencer pendidikan, akun jual alat tulis, akun review buku, dll. Ikuti semua akun tersebut, lalu coba engage di setiap konten-kontennya dengan memberi like dan komentar yang menarik, tapi tidak spam. Sudah dapat bayangannya bukan?
3. Manfaatkan Fitur-fitur Baru
Perkembangan fitur instagram sangatlah dinamis, dan algoritma pasti akan memprioritaskan setiap fitur yang baru keluar. Jadi, manfaatkanlah fitur-fitur ini sebaik mungkin agar konten Anda lebih mudah direkomendasikan algoritma IG. Memang sistem ini terus memaksa kita untuk belajar hal-hal baru, karena jika tidak konten Anda akan tenggelam di mata algoritma.
Jika memungkinkan, manfaatkan fitur baru tersebut dengan menggunakan carousel, yakni salah satu cara terbaik untuk engage dengan audiens. Dengan lebih dari 10 slide foto/video, Anda bisa membuat audiens untuk swipe sampai akhir.
4. Promosikan Akun di Luar Instagram
Banyak orang terlalu berpaku pada IG itu sendiri, padahal bisa jadi basis pengikut kita lebih besar datang dari luar Instagram. Cara terbaiknya adalah dengan mempromosikan lewat website. Anda bisa menambahkan akun Instagram Anda pada laman “Tentang Kami” atau “Kontak Kami”. Selain itu Anda juga dapat mempromosikannya lewat email atau sosial media lain.
Baca Juga: Apa Itu Carousel? Ini Penjelasan & Hal yang Perlu Dihindari
5. Personalisasikan Konten dengan Audiens
Meskipun Anda yang membuat seluruh kontennya, tapi ketahuilah semua itu ditujukan untuk dikonsumsi oleh audiens. Oleh karena itu, konten yang Anda buat harus engaging dan memiliki sentuhan personal dengan audiens, agar mereka tertarik untuk mengikuti akun Anda.
Namun, Anda harus memahami betul-betul target audiens yang dituju, sehingga konten yang dibuat bisa relevan. Setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan saat menentukan segmen pengikut:
- Siapa yang menonton konten Anda? Apakah itu leads, klien, konsumen, dll?
- Apa yang dibutuhkan atau dicari oleh audiens?
- Mengapa konten Anda bisa cocok dengan mereka?
6. Berkolaborasi dengan Akun Lain
Seperti cara sebelumnya, Anda bisa membuat daftar akun-akun dengan basis audiens yang serupa. Nah, Anda kini juga dapat berkolaborasi dengan mereka untuk saling bertukar followers. Misal Anda bisa membuat konten tips dan trik, tapi dengan pemilik akun lain sebagai aktornya, begitupun sebaliknya.
Selain itu, Anda juga bisa melakukan live streaming bersama-sama. Pengikut dari kedua akun tersebut pasti akan sangat tertarik untuk menyaksikannya. Dari situlah Anda bisa mendapatkan 10 ribu pengikut pertama Anda.
7. Gunakan Strategi AIDA
Di dunia marketing, AIDA adalah singkatan dari Attention (perhatian), Interest (ketertarikan), Desire (keinginan), dan Action (aksi). Jadi, konten Anda harus bisa mengenai keempat aspek tersebut. Dengan kata lain, Anda mesti memiliki alasan yang bagus agar audiens mau menonton konten Anda, entah itu karena menghibur, edukatif, memotivasi, dll.
Ada tips khusus jika Anda mengunggah konten carousel sebanyak 10 slides. Gunakan strategi A, I, I, I, I, I, D, D, A, untuk setiap slide. Ambil perhatian audiens dulu, lalu ‘paksa’ mereka agar betah swipe sampai slide 7. Lalu, tampilkan detail dan manfaatnya. Di akhir, barulah gunakan CTA yang engaging.
8. Utamakan Kualitas
Sebenarnya, mengunggah konten secara rutin sangatlah penting, tapi itu bukan berarti Anda bisa mengunggah ratusan konten sekaligus tanpa memikirkan kualitasnya. Algoritma sendiri lebih mengutamakan konten yang berkualitas baik dari sisi hiburan, edukasi, hingga informasi.
Jadi, pastikan konten Anda memiliki value tersendiri dan dapat menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan audiens. Anda bisa mengunggah konten behind-the-scene untuk mendapatkan sentuhan humanis. Dengan menjaga kualitas konten, maka algoritma akan lebih sering merekomendasikannya, yang mana nanti semakin banyak audiens yang melihat.
Kesalahan Umum yang Menghambat Pertumbuhan
Beli Followers
Membeli followers mungkin terlihat seperti jalan pintas, tetapi langkah ini justru merusak perkembangan akun Anda dalam jangka panjang. Followers hasil beli biasanya tidak aktif, tidak pernah berinteraksi, dan hanya membuat engagement rate Anda turun drastis.
Instagram juga dapat mendeteksi aktivitas tidak wajar dan menurunkan jangkauan konten Anda. Jika Anda ingin mencapai 10K followers dengan kualitas yang baik, penting untuk tetap mengandalkan pertumbuhan organik agar akun Anda berkembang secara sehat.
Spam Hashtag
Menggunakan terlalu banyak hashtag atau memilih hashtag yang tidak relevan hanya akan membuat konten Anda terlihat seperti spam. Instagram memiliki sistem yang cukup sensitif terhadap aktivitas yang dianggap berlebihan, termasuk penggunaan hashtag yang sama berulang kali.
Jika Anda tidak hati-hati, hal ini bisa memicu penurunan impresi atau masuk ke potensi shadowban. Pastikan Anda memilih hashtag yang relevan, masih aktif digunakan, dan memiliki tingkat kompetisi yang sesuai dengan ukuran akun Anda.
Konten Tidak Konsisten
Ketidakkonsistenan dalam membuat atau memposting konten adalah salah satu alasan terbesar mengapa pertumbuhan followers melambat. Audiens cenderung mengikuti akun yang memiliki ritme posting yang jelas dan konten yang selaras dengan minat mereka.
Ketika Anda terlalu jarang mengunggah, algoritma pun akan menurunkan prioritas konten Anda. Bangun jadwal posting yang realistis, gunakan format yang sesuai dengan gaya Anda, dan jaga agar kualitas konten tetap stabil agar pertumbuhan akun lebih cepat dan merata.
FAQ Seputar Konten
- Mengapa target followers yang dikejar harus realistis untuk pemula?. Menetapkan target yang realistis dapat mencegah burnout dan kekecewaan bagi yang baru mulai. 10 ribu pengikut sendiri merupakan angka yang sangat bagus untuk pemula, apa lagi jika berhasil diraih kurang dari 2 bulan.
- Apa saja kesalahan yang umum dilakukan pemula untuk meningkatkan followers?. Kebanyakan pemula terlalu terpaku pada tren, dan bahkan tidak sedikit yang langsung terburu-buru membeli followers. Lalu ada juga kesalahan lain seperti postingan yang tidak konsisten, atau kurang memahami target audiens.
- Apakah brand lokal atau UMKM juga bisa mendapatkan 10k followers pertama?. Tentu saja, terlebih lagi hal ini bisa didukung dengan adanya komunitas lokal. Bukan hanya itu, UMKM yang mempromosikan seluk-beluk keseharian dan budaya lokalnya dapat menciptakan engagement yang signifikan.
- Tipe konten seperti apa yang cocok untuk pemula?. Sebaiknya, coba dulu buat konten yang bersifat edukasi atau menghibur untuk membangun hubungan dan kepercayaan audiens. Namun karena masih pemula, tidak ada salahnya untuk bereksperimen dan gagal hingga berkali-kali.
- Lebih baik fokus pada reels dan carousel, atau gambar statis untuk menambah followers?. Reels sendiri merupakan konten yang paling diprioritaskan oleh algoritma, sehingga tidak boleh dilupakan. Sedangkan carousel sangat bagus sebagai media storytelling atau tutorial yang bisa berisi video atau gambar statis.
Baca Juga: Cara Followers IG Banyak, Organik dan Aman!
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Cara menambah followers IG 10K” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Demikian pembahasan seputar cara menambah followers IG 10K untuk pemula. Namun ada satu hal yang perlu dicatat, bahwa jumlah followers bukanlah tujuan akhir.
Pesan Sekarang: Jasa Kelola Instagram dengan Pelayanan Lengkap
Sesudah mendapatkan followers yang banyak, maka seorang publik figur hendaknya bisa memberikan manfaat lebih dan menyuarakan nilai-nilai dan pendapatnya. Semoga ulasan ini membantu!
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.


