Di sini ada yang sedang baru merintis, atau sudah memiliki bisnis yang berjalan selama beberapa tahun? Mungkin beberapa dari Anda ada yang mengalami sejumlah tantangan seperti meningkatkan penjualan, menjangkau pasar yang baru, atau malah masih ada yang bergelut dalam menjaga arus kas.
Semua tantangan tersebut wajar dialami pebisnis, walau kadang akan melahirkan pertanyaan seperti bagaimana cara mengembangkan usaha yang efektif?
Terutama untuk UMKM, mengembangkan skala usaha memang menjadi tantangan yang besar. Dari minimnya modal hingga peralatan yang memadai, semua peluang dan potensi yang ada seakan-akan tampak tidak terjangkau sama sekali.
Namun, jangan patah arang dahulu, karena MinTiv kali ini akan memberikan cara mengembangkan usaha yang efektif untuk UMKM.
Yuk simak ulasan berikut!
Daftar Isi
ToggleMengembangkan bisnis membutuhkan tekad yang kuat dan hasilnya akan diraih secara bertahap, kecuali Anda mendapatkan modal dari investor. Tidak ada juga solusi tunggal dan mutlak untuk membuat UMKM berjaya. Setidaknya, ada 7 cara yang bisa dilakukan untuk membuat usaha kecil-kecilan bisa tumbuh besar dan naik kelas:
Sebelum memulai usaha apa pun, sangat dianjurkan untuk melakukan riset pasar terlebih dahulu. Hal tersebut bukan hanya untuk membuat Anda memahami tipe dan perilaku konsumen yang ada, tapi juga mempelajari calon pelanggan yang potensial.
Dengan mengetahui target pasar yang tepat serta kebutuhan mereka, Anda bisa menangkap peluang tersebut untuk mengembangkan bisnis lebih jauh.
Jangan lupa juga untuk meriset kompetitor dengan mempelajari kekuatan dan kelemahan mereka. Pangsa pasar UMKM biasanya memiliki persaingan yang ketat, sehingga dengan meriset kompetitor akan membantu Anda dalam membuat keputusan bisnis yang akurat.
Sales funnel adalah kerangka atau model marketing yang merefleksikan perjalanan calon konsumen dari pertama mengenali suatu produk/jasa, sampai mereka terkonversi menjadi pembelinya. Jika diringkas dengan lebih umum, sales funnel terbagi jadi 4 tahapan utama:
Namun, sales funnel bisa dimodifikasi sedemikian rupa, yang karenanya Anda harus membuat sales funnel tersendiri. Dengan membuat sales funnel, Anda akan lebih memahami posisi calon konsumen pada saluran tersebut. Jadi, Anda bisa memikirkan strategi yang lebih matang untuk membuat keputusan selanjutnya.
Baca Juga: 4 Ide Usaha Dagang yang Menjanjikan 2025
Retensi pelanggan adalah segala usaha yang dilakukan untuk mempertahankan konsumen selama mungkin agar tidak berpaling ke kompetitor. Dengan begitu, Anda bisa membangun basis pelanggan yang lebih loyal. Walau menjaring pelanggan baru tetap penting, tapi biayanya akan lebih mahal dari mempertahankan yang sudah ada. Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan pelanggan:
Anda bisa membangun networking dengan mengikuti event atau seminar yang diadakan pemerintah atau organisasi tertentu. Dari situ, Anda dapat bertemu dan menjalin relasi dengan sesama pemilik bisnis UMKM lain. Biasanya juga ada lapak yang disediakan untuk mempromosikan masing-masing usaha yang ada.
Selain itu, Anda bisa membangun networking dengan menjalin kolaborasi dengan bisnis lain untuk menjangkau audiens yang lebih luas atau untuk mencapai tujuan bisnis yang serupa. Anda dapat berkolaborasi dalam mengadakan kampanye pemasaran bersama dengan berbagai tawaran dan promo menarik.
Jika suatu produk/jasa ada yang mandek atau bahkan sudah sukses sekalipun, jangan takut untuk bereksperimen dengan menawarkan produk lain. Hal ini pula yang membuat UMKM bisa tumbuh dan naik kelas, yaitu keinginan kuat untuk berinovasi. Dengan mendiversifikasi produk, Anda bisa menjangkau calon konsumen yang lebih luas.
Jika sudah memiliki sejumlah pelanggan loyal tapi penjualan masih stagnan, maka sekarang saatnya untuk memperluas pangsa pasar. Salah satu cara terbaik untuk hal ini adalah dengan memperkuat kehadiran brand Anda secara digital, yakni lewat website dan sosial media.
Tidak bisa dipungkiri, orang-orang dari seluruh penjuru negeri pasti kerap mencari suatu produk lewat sosial media atau website. Karena itulah manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya dengan mempelajari digital marketing, Instagram dan Facebook Ads, riset keyword, SEO, dan masih banyak lagi.
Selain merencanakan strategi, jangan lupa juga untuk mengevaluasi performa bisnis untuk mengetahui bagian mana yang bekerja dengan baik dan mana yang tidak. Misalnya, jika ada kampanye Instagram yang kurang berhasil, maka mungkin Anda perlu menyesuaikan ulang strateginya.
Mungkin jika hasil analisis selama ini belum akurat, Anda dapat menggunakan tools tambahan seperti Google Analytics atau Semrush.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Website Perusahaan Harus Punya 5 Elemen Ini!
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Cara mengembangkan usaha” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Cara mengembangkan usaha dengan efektif membutuhkan ketekunan dan kerja keras yang konsisten. Selain itu, perencanaan strategi yang tepat serta membangun jejaring yang kuat juga tidak boleh dilupakan. Jadi bagaimana? Ada yang mau membagikan pengalamannya dalam memulai usaha? Jangan ragu untuk cerita di kolom komentar ya!
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.