Di kondisi pasar yang semakin jenuh, kemasan atau packaging bukanlah sekadar pembungkus suatu produk, melainkan aset yang strategis untuk pemasaran. Layaknya logo, kemasan merupakan salah satu aspek branding yang akan pertama kali dilihat oleh konsumen.
Berbagai contoh kemasan yang sukses di luar sana berhasil menangkap esensi packaging sebagai media storytelling yang akan dikenang oleh pelanggan.
Bahkan melansir dari Forbes, elemen visual dan desain yang estetik dapat menciptakan pengaruh psikologi tersendiri bagi konsumen. Karenanya cukup wajar jika ada seseorang yang rela merogoh saku karena tertarik dengan packaging produk yang dibelinya.
Baca Juga: 7 Contoh Desain Produk di Berbagai Industri
Kali ini, MinTiv akan memberikan contoh kemasan yang sukses dan out-of-the-box. Namun sebelum itu, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis kemasan.
Daftar Isi
ToggleJenis kemasan memang hanya tiga saja, tapi tetap penting untuk diketahui perbedaannya. Terlebih lagi jika Anda memiliki usaha sendiri, atau bekerja di bidang logistik. Berikut ini adalah jenis-jenis kemasan yang harus Anda ketahui:

Sumber: Google Images
Jenis ini merupakan kemasan yang akan langsung terlihat pada produk yang dibeli konsumen. Kemasan primer juga sering disebut sebagai kemasan konsumsi. Selain sebagai branding, fungsinya adalah untuk menjaga produk agar tetap berada pada kondisi yang optimal, dari awal dikemas sampai dikeluarkan.
Biasanya kemasan primer mencantumkan informasi seperti nama produk, aturan pakai, tanggal kadaluarsa, dan saran ruang penyimpanan. Packaging primer juga tersedia dalam berbagai bentuk seperti kaleng, botol, kantong kertas/plastik, atau boks.

Sumber: Google Images
Tipe yang satu ini merupakan kemasan yang mengumpulkan semua jenis kemasan primer dalam satu wadah. Biasanya kemasan sekunder digunakan untuk membungkus produk dalam jumlah banyak.
Sebagai contoh, hp Android akan dikemas dalam sebuah boks yang disegel. Lalu puluhan boks hp ini akan ditempatkan pada kontainer besar. Nah, kontainer itu merupakan contoh kemasan sekunder.
Tujuan utama dari kemasan sekunder adalah memudahkan barang-barang untuk disimpan di gudang dalam skala yang masif. Ketika kemasannya disegel pun juga tetap mudah untuk dikirimkan ke manapun, bahkan pada jarak yang jauh. Contoh dari kemasan ini adalah kontainer besar, kotak paket, atau peti plastik.

Sumber: Google Images
Kegunaan kemasan tersier sama seperti fungsi kemasan sekunder. Sederhananya, kemasan tersier dapat menyimpan dan memindahkan kemasan sekunder dengan lebih banyak dan cepat.
Contoh dari jenis kemasan ini adalah forklift yang dapat memindahkan berbagai boks sekaligus. Kapal yang mengangkut ratusan kontainer juga merupakan kemasan tersier.
Meskipun terdapat tiga jenis packaging, tapi yang paling kuat fungsinya untuk branding adalah yang primer. Begitupun pada contoh-contoh yang akan MinTiv berikan berikut merupakan kemasan primer:

Sumber: DesignRush
Siapa di sini yang tidak kenal Pringles? Keripik kentang dengan ragam varian rasa yang ditampung dalam sebuah wadah tabung ini memang sangat menggugah selera. Namun, tahukah Anda bahwa penggunaan kemasan tabung tersebut cukup revolusioner bahkan hingga masa kini, mengingat kebanyakan merk keripik lain dikemas dengan bungkus/kantong plastik.
Bentuk wadahnya yang unik ini ternyata menjadi keunikan tersendiri yang membuatnya jadi lebih berkesan dan mudah diingat oleh konsumen. Selain itu, wadah tabung Pringles juga lebih kuat daripada kemasan kantong pada umumnya, sehingga keripik di dalamnya tidak mudah hancur. Kelebihan ini juga menciptakan persepsi bahwa wadah Pringles memiliki kualitas yang lebih baik.
Baca Juga: Belajar Filosofi Logo untuk Branding Lengkap di Sini!
Terlebih lagi, wadah tabung ini bisa didaur ulang dan digunakan kembali entah untuk menyimpan keripik atau keperluan lainnya. Semenjak diperkenalkan secara komersil pada tahun 1966, tabung Pringles telah menjadi ikon kultural yang mendunia. Bahkan sampai sekarang pun kemasan Pringles hampir tidak berubah sama sekali.

Sumber: Liquid Death
Pernah membayangkan sebuah kaleng yang tampak seperti minuman bir, tapi ternyata hanya berisi air putih? Nah, strategi cerdas inilah yang diadopsi oleh Liquid Death, brand yang menjual air gunung dalam sebuah kaleng alumunium yang terlihat edgy dan sarat akan lelucon.
Lantas, apa yang membuat kemasan ini spesial? Dari segi visual, kemasan Liquid Death menampilkan desain dan tipografi bertema heavy-metal, dengan tagline yang cukup agresif yaitu “Murder Your Thirst” atau “Bunuh Rasa Hausmu”.
Dengan desain yang berkelas dan anti-mainstream, Liquid Death mengusung tema kontra budaya, bahwa kemasan yang terkesan metal/punk juga bisa berisi air putih yang menyehatkan.
Dari situ, seakan-akan kemasan ini akan membuat orang-orang yang minum merasa keren walau hanya air putih. Strategi ini terbukti sukses dalam membuat valuasi Liquid Death melejit sampai 700 juta dollar pada tahun 2022.

Sumber: Flickr
Mewah dan minimalis, seakan-akan kedua kata tersebut kontradiktif bukan? Namun anggapan tersebut malah ditantang oleh Byredo, brand mewah Swedia yang justru mengemas produknya secara minimalis.
Produk-produk Byredo didominasi warna putih dengan palet hitam. Nama logonya pun hanya menggunakan font sans-serif. Usut punya usut, di sektor industri barang mewah, hal-hal yang minimalis ternyata menandakan rasa percaya diri.
Kemasan Byredo yang minimalis ini seakan-akan menjadi kualitas intrinsik tersendiri bahwa produk ini sudah sangat mewah dari sananya, jadi tidak memerlukan desain yang bertele-tele. Kesuksesan Byredo ini dibuktikan saat saham mayoritasnya dijual kepada Puig, perusahaan kecantikan asal Spanyol dengan nilai mencapai 1 miliar euro.
Baca Juga: Cara Berbicara Saat Live Streaming Agar Lebih Lancar
Bahkan hingga kini, desain kemasan Byredo yang minimalis masih dipertahankan dan mampu menciptakan eksklusivitas tersendiri di segmen pasar barang-barang high-end.
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Contoh Kemasan” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Di zaman modern ini, fungsi kemasan untuk melindungi produk agar tetap steril merupakan sebatas bare minimum. Lebih dari itu, kemasan harus bisa digunakan sebagai media untuk storytelling dan membangun citra branding yang kuat.
Dari beberapa contoh kemasan yang sukses, desain atau wadah yang digunakan untuk mengemas produk juga harus unik dan merepresentasikan pesan tertentu.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.