Membuat Website Toko Online. Di tengah perkembangan digital yang semakin pesat, memiliki toko online kini menjadi kebutuhan bagi banyak pelaku usaha. Namun faktanya, menurut data tahun 2024, sekitar 35% UMKM di Indonesia masih belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam operasional bisnis mereka.
Salah satu langkah awal yang bisa membantu adalah dengan membuat website toko online sebagai pusat aktivitas jual beli yang lebih profesional dan mudah dijangkau pelanggan. Sayangnya, banyak yang masih bingung harus mulai dari mana.
Baca Juga: Jasa Website Surabaya Profesional? Creativism Jawabannya
Berikut MinTiv akan menjelaskan bagaimana cara membuat website toko online.
Daftar Isi
TogglePentingnya Membuat Website Toko Online
Membuat website toko online adalah investasi cerdas untuk membawa bisnis Anda lebih maju. Dengan memiliki website sendiri, Anda tidak hanya terlihat lebih profesional, tetapi juga memiliki kendali penuh atas tampilan, sistem transaksi, hingga pengalaman pelanggan.
Baca Juga: Iklan Website: Pengertian, Jenis dan Keunggulannya
Di era digital seperti sekarang, calon pembeli mencari informasi lewat internet, dan jika bisnis Anda tidak hadir di sana, Anda bisa kehilangan banyak peluang. Website toko online memungkinkan Anda menjangkau pasar yang lebih luas tanpa batasan waktu dan lokasi, sekaligus membangun kepercayaan pelanggan secara lebih konsisten.
Persiapan Sebelum Membuat Website Toko Online
Sebelum membuat website toko online, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda persiapkan.
- Produk yang Dijual. Langkah pertama adalah memastikan apa yang akan Anda tawarkan. Apakah produknya berupa barang fisik, digital, atau jasa? Tentukan juga siapa target pasar Anda dan bagaimana posisi produk tersebut di tengah persaingan. Selain itu, pastikan ketersediaan stok agar toko dapat berjalan lancar tanpa mengecewakan pelanggan.
- Nama Brand dan Domain. Brand adalah identitas bisnis Anda, jadi pilih nama yang mudah diingat dan mencerminkan karakter usaha Anda. Setelah itu, cek ketersediaan nama domain yang sesuai agar alamat website mudah diakses dan terlihat profesional. Hindari penggunaan nama yang terlalu panjang atau rumit.
- Platform Website yang Akan Digunakan. Tentukan platform pembuatan website yang paling cocok dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. WordPress dan WooCommerce cocok untuk fleksibilitas tinggi, Shopify atau Berdu menawarkan kemudahan, sementara website custom cocok jika Anda butuh fitur khusus. Selain itu, pertimbangkan juga dari sisi biaya dan teknis.
- Konten Dasar. Siapkan konten utama seperti foto produk yang menarik, deskripsi yang jelas, serta logo dan elemen visual brand Jangan lupa lengkapi dengan informasi penting seperti profil toko, kebijakan retur, dan kontak pelanggan.
- Sistem Pembayaran dan Pengiriman. Tentukan metode pembayaran yang ingin Anda sediakan, apakah transfer bank, e-wallet, atau payment gateway. Untuk pengiriman, pilih jasa ekspedisi yang sesuai dan pikirkan bagaimana sistem penghitungan ongkos kirim akan diatur di website
Cara Membuat Website Toko Online
Berikut adalah beberapa cara membuat website toko online.
1. Pilih Nama Domain dan Hosting
Nama domain adalah alamat website Anda misalnya: brandsaya.com, sedangkan hosting adalah tempat menyimpan file website.
Tips memilih domain, yaitu:
- Gunakan nama brand yang mudah diingat.
- Hindari karakter khusus atau angka yang membingungkan.
- Pilih ekstensi populer seperti .com atau .id.
Hosting yang direkomendasikan untuk toko online yaitu:
- Pilih yang cepat dan punya uptime
- Pastikan mendukung SSL (untuk keamanan transaksi).
- Ada fitur backup dan dukungan teknis 24/7.
2. Install CMS WordPress
Setelah domain dan hosting siap, langkah selanjutnya adalah menginstal CMS WordPress. Berikut caranya:
- Masuk ke cPanel lewat domainanda.com/cpanel.
- Gunakan informasi login cPanel yang telah dikirim oleh penyedia hosting ke alamat email Anda.
- Buka Softaculous App Installer, lalu klik Install Now.
- Tentukan domain yang ingin Anda gunakan.
- Klik WordPress dan pilih Install Now.
- Di opsi Software Setup, pilih Choose Domain.
- Kosongkan kolom In Directory
- Isi nama toko, deskripsi, username, dan password
- Klik Install di bagian bawah untuk menyelesaikan proses
- Jika instalasi berhasil, akan muncul tampilan berisi detail dan pesan ‘Congratulations…’ yang menampilkan URL website toko online
3. Sesuaikan Konfigurasi Website
Meskipun saat instalasi Anda sudah mengisi nama dan deskripsi toko, tampilannya sering kali belum optimal. Maka dari itu, lakukan penyesuaian awal melalui menu Pengaturan.
Berikut langkah-langkahnya:
- Masuk ke dashboard
- Pilih Settings > General.
- Isi nama toko di bagian Site Title.
- Tambahkan deskripsi singkat di bagian Tagline.
- Klik Save Changes.
Setelah itu, lanjutkan dengan mengatur permalink agar URL lebih rapi:
- Masuk ke Settings > Permalinks.
- Pilih opsi Post Name.
- Simpan perubahan dengan klik Save Changes.
Langkah ini penting agar website toko online Anda terlihat lebih profesional dan mudah diakses pelanggan.
4. Pilih Tema Website agar Lebih Menarik
Agar tampilan website toko online Anda terlihat lebih menarik, Anda bisa memilih atau menyesuaikan tema WordPress sesuai kebutuhan. WordPress menyediakan berbagai pilihan tema, baik gratis maupun berbayar.
Berikut langkah-langkah untuk memasang tema:
- Masuk ke dashboard, pilih Appearance > Themes.
- Klik Add New Theme untuk mencari tema baru.
- Ketik nama tema yang diinginkan atau jelajahi langsung di halaman tersebut.
- Setelah menemukan yang cocok, klik Install.
- Setelah proses instalasi selesai, pilih Activate untuk mulai menggunakannya.
5. Pakai Plugin WooCommerce
Agar website toko online Anda memiliki fitur layaknya marketplace, Anda perlu menambahkan plugin WooCommerce. Plugin ini gratis dan menjadi salah satu alat terpenting untuk mengelola toko online berbasis WordPress.
Cara Install WooCommerce:
- Login ke dashboard
- Masuk ke menu Plugins > Add New.
- Ketik “WooCommerce” di kolom pencarian.
- Klik Install Now, lalu Activate setelah selesai.
6. Konfigurasi pada WooCommerce
Setelah aktif, WooCommerce akan meminta Anda menyelesaikan pengaturan awal seperti:
- Nama dan alamat toko
- Jenis produk yang dijual
- Mata uang yang digunakan
- Metode pembayaran
- Opsi pengiriman barang
Jika pengaturan dasar sudah selesai, Anda bisa melanjutkan ke konfigurasi lanjutan untuk menyesuaikan pengalaman pelanggan dan fungsionalitas toko online Anda, antara lain:
- Tab Products. Kelola tampilan halaman toko, ukuran produk, ulasan pelanggan, dan produk digital.
- Tab Shipping. Aktifkan perhitungan ongkos kirim otomatis dan sesuaikan metode pengiriman.
- Tab Account & Privacy. Atur pendaftaran akun pelanggan, kebijakan penghapusan akun, dan privasi data.
- Tab Emails. Atur template dan alur email notifikasi untuk pelanggan maupun admin.
- Tab Integration. Gunakan MaxMind Geolocation untuk deteksi lokasi pelanggan.
- Tab Advanced. Konfigurasi struktur halaman seperti checkout, akun, dan endpoint URL khusus.
Semua pengaturan ini dapat Anda sesuaikan agar toko online Anda tidak hanya fungsional, tapi juga nyaman digunakan pelanggan.
7. Mulai Mengisi Konten Produk
Setelah seluruh pengaturan dasar selesai dilakukan, kini saatnya Anda mulai mengisi toko online dengan produk yang akan ditawarkan. Anda bisa menambahkan produk baru melalui menu WooCommerce di dashboard WordPress.
Pastikan untuk menyertakan detail penting seperti nama produk, deskripsi, harga, foto yang menarik, serta kategori yang sesuai. Informasi yang lengkap dan tersusun rapi akan membantu calon pembeli lebih mudah memahami dan tertarik pada produk yang Anda tawarkan.
8. Optimalkan Halaman Produk
Setelah menambahkan produk, selanjutnya mengoptimalkan halaman produk agar tampil lebih menarik dan informatif. Tambahkan ulasan pelanggan, info tambahan seperti spesifikasi atau keunggulan produk, atau video demo agar pembeli lebih yakin. Semakin lengkap informasinya, makin besar peluang produk terjual.
9. Uji dan Luncurkan Website
Sebelum website toko online Anda benar-benar aktif, penting untuk melakukan pengecekan menyeluruh. Coba semua fitur, mulai dari proses checkout, formulir kontak, hingga setiap tautan yang ada.
Baca Juga: Iklan Online: Pengertian, Manfaat dan Jenisnya
Pastikan tampilannya juga responsif di berbagai perangkat seperti laptop dan ponsel. Jika semuanya sudah berjalan lancar, saatnya meluncurkan website Anda secara resmi dan mulai mempromosikannya ke calon pembeli.
FAQ Seputar Konten
- Berapa biaya untuk membuat website toko online? Biayanya bervariasi, tergantung platform dan fitur yang Anda pilih. Mulai dari ratusan ribu rupiah per tahun untuk domain dan hosting, hingga jutaan rupiah jika menggunakan jasa profesional atau platform berlangganan seperti Shopify.
- Apa perbedaan toko online di website sendiri dan di marketplace? Website toko online memberi Anda kontrol penuh atas tampilan, branding, dan data pelanggan. Sedangkan marketplace seperti Tokopedia atau Shopee lebih praktis tapi memiliki aturan dan persaingan yang lebih ketat.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Membuat Website Toko Online” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Membuat website toko online adalah langkah penting untuk membawa bisnis Anda ke dunia digital dengan cara yang lebih terarah dan profesional. Jika dilakukan dengan konsisten, website toko online dapat menjadi aset jangka panjang yang mendukung pertumbuhan bisnis Anda secara berkelanjutan.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




