Banyak orang yang menyebutkan istilah website dan blog secara bergantian, hingga menimbulkan asumsi bahwa keduanya adalah hal yang sama. Baik web atau blog mungkin dibangun dengan software yang serupa, tapi tetap saja konsepnya berbeda.
Nah, perbedaan blog dan website yang paling utama terletak pada konten dan tujuannya. Website menyajikan informasi yang lebih detail dari perusahaan, sedangkan blog lebih bersifat personal. Di sisi lain, blog bisa menjadi bagian dari website dengan fungsi yang berbeda.
Blog sangat cocok bagi Anda yang ingin mengunggah konten informatif dan edukatif secara rutin. Sementara itu, website konvensional lebih cocok digunakan untuk menampilkan data dan produk yang bersifat statis dalam jangka panjang.
Kebetulan, kali ini MinTiv akan membahas lebih jauh perbedaan blog dan website. Yuk simak ulasan berikut!
Daftar Isi
TogglePerbedaan Blog dan Website
Pada dasarnya, website adalah sekumpulan laman yang saling terhubung. Isinya bisa berupa informasi, produk, penawaran, profil atau bahkan blog dari perusahaan. Sedangkan, blog yang benar-benar murni sering kali merupakan opini dan perspektif dari si penulis. Perbedaan blog dan website bisa dibedakan menjadi beberapa kategori:
1. Konten
Konten pada website cenderung bersifat statis seperti yang terdapat pada homepage, laman “Tentang Kami”, atau laman kontak. Laman-laman tersebut berfungsi dalam memberi informasi pada pengunjung.
Misal suatu perusahaan menawarkan produk atau jasa, maka webnya pasti juga akan memiliki laman khusus untuk menampilkan produk/jasa tersebut beserta harga dan deskripsinya. Biasanya konten atau produk yang ditampilkan di web jarang sekali diupdate, kecuali ada stok barang baru, atau ada kejadian penting pada perusahaan yang harus diumumkan.
Fungsi konten pada website selain sebagai pusat informasi suatu brand adalah untuk mengatasi masalah konsumen lewat produk/jasa yang dijual. Karenanya, laman-laman yang ada pada website harus dibuat semenarik dan seengaging mungkin agar pengunjung lebih betah dan mau membeli produknya lewat web itu.
Di sisi lain, konten blog selalu diunggah secara rutin, bahkan setiap hari. Setiap kontennya disebut sebagai artikel atau blog post. Artikel yang baru diunggah akan tampil paling pertama. Beberapa perusahaan atau agensi sering kali memiliki laman blog sendiri pada webnya. Tujuannya adalah untuk memposisikan perusahaan sebagai ahli dalam bidangnya, yakni lewat artikel yang edukatif.
Baca Juga: Cara Simpel Bikin Website Toko Online dengan Wordpress
2. Gaya Penulisan
Karena tujuan website adalah menjelaskan asal-usul, informasi, dan produk/jasa yang ditawarkan, maka gaya penulisannya cenderung formal dan profesional. Hal ini disebabkan karena perusahaan ingin dilihat sebagai entitas profesional dan berpengalaman yang mampu mengatasi masalah konsumen.
Namun, blog kebanyakan ditulis oleh individu atau sekelompok orang yang ingin mengekspresikan pendapat dan temuannya dalam topik tertentu. Oleh karena itu, gaya penulisannya cenderung informal dan akrab. Bahkan tak jarang gaya penulisan blog menggunakan meme, lelucon, dan parodi agar tulisannya lebih ringan, seakan-akan seperti berbicara dengan teman sendiri.
Lalu, bagaimana dengan blog yang terdapat pada website perusahaan? Nah, biasanya perusahaan akan menggunakan jasa penulis konten untuk menulis artikel yang sarat informasi dan edukatif. Tema artikelnya tentu akan sangat berkaitan dengan produk/jasa yang disediakan perusahaan tersebut. Karena blog ini mewakili web perusahaan, maka tulisannya cenderung formal dan profesional.
Bukan hanya itu, blog biasanya memiliki kolom komentar agar audiens bisa berdiskusi, bertanya, memberi masukan, dan saling bertukar pendapat. Sedangkan web tidak memiliki bagian ini, tapi umumnya mempunyai fitur live chat atau kontak untuk audiens yang mau bertanya.
3. Software
Baik website dan blog bisa dibangun dengan software yang sama, dan umumnya dibuat menggunakan Wordpress. Ada juga software lain untuk membangun web atau blog seperti Wix, Squarespace, dan Joomla.
Karena bersifat profesional, perusahaan cenderung akan menghire tim atau jasa web developer dan desainer UI/UX untuk mendesain serta mengembangkan website dari dasar. Bahkan perusahaan juga kerap membeli domain dan hosting sendiri yang cukup mahal. Web yang dibangun dari dasar akan memberi ruang yang lebih luas untuk menunjukkan identitas perusahaan pada web. Selain itu, aspek desain dan UX-nya bisa jauh lebih maksimal.
Sementara itu, pemilik blog sederhana jarang sekali menggelontorkan biaya untuk menghire jasa profesional dalam membangun blog. Jadi, mereka akan sepenuhnya bergantung pada CMS yang digunakan seperti Wordpress. Lagi pula, Wordpress sendiri sudah menyediakan beragam tema dan plugin yang berkualitas.
4. Monetisasi
Untuk website perusahaan, mungkin sudah jelas jika sumber monetisasinya berasal dari pembelian produk/jasa. Namun, web perusahaan juga bisa dimonetisasi dengan berbagai cara seperti menyewakan lapak iklan atau menawarkan layanan berbasis langganan. Bagi yang ingin berbisnis lewat web, maka akan sangat disarankan untuk membuat toko online.
Keuntungan dari toko online adalah Anda bisa menjual baik produk fisik dan digital. Namun, Anda memang harus menambahkan fitur untuk layanan pengguna seperti sistem pembayaran, metode checkout, dll. Selain itu, Anda juga bisa menawarkan program affiliate untuk membantu menjualkan produk, yang nantinya mereka akan dapat komisi.
Blog umumnya dimonetisasi lewat iklan berbayar seperti Google Ads. Namun, blog dengan domain gratis sayangnya tidak bisa atau kesempatannya sangat kecil untuk bisa dimonetisasi. Jadi, blog akan sangat bergantung pada trafik dan CPC agar pundi-pundi yang didapat semakin banyak. Oleh karena itu konten blog harus rajin diunggah dengan strategi SEO yang mantap.
Selain itu, pemilik blog juga bisa mendapatkan uang lewat affiliate marketing, menulis konten sponsor, atau membangun membership. Lalu, Anda juga dapat membuka jasa backlink untuk website lain. Faktanya, blog merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pendapatan pasif secara daring.
Baca Juga: 10 Cara Menjalankan Affiliate Marketing, Dapatkan Cuan Lebih Banyak
FAQ Seputar Konten
- Mana yang lebih efektif untuk SEO: Blog atau website?. Blog cenderung lebih efektif untuk SEO karena kontennya diunggah secara rutin. Sedangkan website sendiri bisa tampil di halaman teratas Google jika dioptimasi secara teknis.
- Apakah blog dan website harus memiliki hosting yang terpisah?. Tidak juga, karena blog dan website bisa dihosting dalam platform yang sama seperti Wordpress, Hostinger, atau Siteground.
- Apakah blog juga bagus untuk berbisnis?. Justru banyak blogger yang memonetisasi kontennya lewat affiliate marketing dan mempromosikan produk digital. Bahkan, jika blog tersebut memiliki otoritas dan trafik yang kuat, keuntungannya bisa lebih besar.
- Apakah blog lebih ramah pemula daripada website?. Tentunya blog lebih ramah pemula karena yang dibutuhkan ‘hanyalah’ menulis konten dengan sedikit menambahkan tema dan plugin. Sementara website memerlukan kemampuan desain dan coding untuk bisa dikembangkan, sehingga biaya atau tenaga yang dikeluarkan lebih besar.
- Bagaimana perbedaan interaksi pengunjung blog dan website?. Blog sering kali memiliki kolom komentar untuk meningkatkan interaksi audiens. Sedangkan interaksi pada website lebih ke arah konversi seperti pembelian atau mengklik suatu link.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Perbedaan blog dan website” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Jadi sudah jelas ya perbedaan blog dan website. Keduanya bukanlah hal yang berlawanan, tapi justru saling melengkapi. Website berperan sebagai pusat informasi dan transaksi perusahaan secara online, sedangkan blog adalah portal edukasi untuk mengukuhkan kredibilitas brand. Jadi, memiliki keduanya sangatlah bermanfaat bagi bisnis.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




