Saat berbicara mengenai strategi marketing atau pemasaran di Instagram, yang terbayang pertama memang cara endorsement. Tidak bisa dipungkiri, endorsement merupakan langkah paling cepat untuk meningkatkan pemasaran di media sosial. Meski bukan satu-satunya cara.
Ada beberapa cara lain yang juga tidak kalah jitu untuk melakukan pemasaran melalui Instagram. Di bawah ini merupakan ulasannya.
Konten merupakan kunci penting dari digital marketing. Bisa dikatakan, konten menjadi alat tempur utama ketika berkecimpung di dunia pemasaran. Terutama untuk sosial media seperti Instagram.
Syarat utama sebuah konten tentu saja harus menarik. Namun kembali lagi, konten tersebut menarik dari sudut pandang mana dan siapa? Konten dengan tema masak-masak atau menggunakan kata gaul tentu tidak akan menarik untuk audiens bapak-bapak, bukan?
Baca Juga: Tips Membuat Konten Instagram yang Menjual
Sebelum menentukan konten yang dibuat, sangat penting sekali mengetahui target pasar atau audiens. Misalnya saja bila bisnis Anda merupakan penjualan pernak-pernik alat tulis dengan desain lucu. Target pasar tentu saja mereka yang masih sekolah atau kuliah, remaja dengan usia antara 12-20 tahun, dan mayoritas wanita. Konten yang dibuat tentunya harus apa yang menarik untuk audiens tersebut.
Beriklan resmi melalui Instagram dipercaya merupakan cara jitu lain untuk melakukan pemasaran. Sebenarnya hal ini sudah pasti, dan terbukti Instagram Ads memang bisa bekerja secara maksimal. Baik itu dengan cara mendatangkan engagement dari followers yang meningkat, atau bahkan penjualan secara langsung.
Keuntungan dari menggunakan Instagram Ads sendiri diantaranya:
Instagram Ads akan sangat cocok digunakan bila mengadakan event tertentu untuk bisnis. Seperti adanya giveaway atau flash sale. Tinggal disesuaikan waktu publikasi iklan dengan event yang diselenggarakan saja.
Melakukan interaksi dengan akun-akun lain di Instagram juga menjadi cara jitu pemasaran berikutnya. Hanya saja, ada batasan-batasan tersendiri mengenai interaksi yang bisa dilakukan.
Saat ini banyak pengguna media sosial merasa kesal dengan komentar berisi iklan yang tidak pada tempatnya. Berpromosi di kolom komentar tanpa memberikan substansi apapun memang pada akhirnya justru menjadikan strategi pemasaran ini gagal. Bukannya mendapat keuntungan, Anda justru panen cacian.
Bukan ini yang diharapkan, bukan?
Ketika berinteraksi, pastikan dengan akun yang sejalan atau memiliki visi yang sama dengan bisnis Anda. Contohnya Anda ,menjalankan bisnis peralatan makan dan straw reusable; yang menggunakan bahan ramah lingkungan serta mengusung semangat go green. Nah, interaksi dilakukan dengan akun-akun yang memiliki semangat sama.
Berikan substansi pada komentar sebelum membumbui dengan ajakan untuk follow atau beli.
Misalnya saja mengenai bahasan tentang penggunaan plastik di sebuah akun yang dikenal aktif menyerukan menjaga lingkungan. Komentar yang Anda berikan sebaiknya membahas mengenai bahaya penggunaan plastik pula. Sebelum akhirnya menawarkan untuk menggunakan alat makan yang tidak terbuat dari plastik, yang Anda jual.
Cara ini sebenarnya cukup “ketinggalan jaman”. Meski masih efektif untuk mendapatkan perhatian. Seperti namanya, cara jitu ini dilakukan dengan memfollow akun-akun tertentu.
Baca Juga: Pentingnya Memahami Cold, Warm, Hot Bisnis
Mereka akan mendapatkan notifikasi ketika Anda mengikuti akun tersebut. Cara ini membuka peluang untuk akun tersebut melihat profile Instagram Anda. Agar cara ini efektif, pastikan hanya mengikuti akun sesuai dengan target pasar atau menunjukan ketertarikan pada bisnis atau barang jualan yang dipasarkan ya!
Pemasaran di Instagram memang tidak hanya mengenai endorsement saja. Semoga cara-cara jitu di atas membantu melakukan pemasaran melalui Instagram.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.
[…] Baca Juga: Teknik Tingkatkan Engagement Selain Endorsement […]