Apa itu Conversational Keywords. Ketika kita mempelajari tentang SEO, maka kita pasti juga akan mempelajari tentang jenis-jenis keywords yang ada. Apa itu keywords?. Keywords adalah kata kunci pencarian. Kata kunci inilah yang digunakan oleh target audience untuk dapat menemukan website Anda di mesin pencarian.
Nah, sebagai pemilik website, kita harus dapat mencari keywords apakah yang sekiranya memudahkan target audience untuk menemukan website kita di pencarian Google.
Tentu saja, keywords tersebut haruslah relevan dengan niche konten website bisnis Anda. Di sinilah, Anda akan mulai mempelajari jenis-jenis keywords. Secara umum, keywords terbagi menjadi 2 bagian besar. 2 bagian besar tersebut adalah short-tail keywords, dan juga long-tail keywords.
Baca Juga: Perbedaan Long Tail vs Short Tail Keywords Lengkap dengan Contoh
Short-tail keywords adalah kata kunci pencarian yang hanya terdiri dari 1 atau 2 kata saja. Keyword seperti ini, pada umumnya memiliki search volume yang begitu tinggi, begitu juga dengan tingkat persaingan yang ada di dalamnya.
Lalu, bagaimana dengan long-tail keywords?. Long-tail keywords adalah kata kunci pencarian yang terdiri dari 3 atau lebih dari 1 frasa kata. Jenis keywords ini, memiliki search volume yang cukup tinggi, dengan persaingan konten di dalamnya, yang cenderung berada di tingkat medium.
Jenis keywords terakhir inilah, yang banyak digunakan oleh pemilik website bisnis. Long-tail keywords sendiri terdiri dari banyak jenis. Satu di antara banyak jenis long-tail keywords ini adalah conversational keywords.
Dapat dikatakan bahwa conversational keywords adalah jenis keywords yang sangat bersahabat di era Answer Engine Optimization sekarang ini. Mengapa bisa begitu?. Sebenarnya apa itu conversational keywords?.
MinTiv akan menjawab pertanyaan Anda lengkap di dalam artikel ini, jadi silahkan simak baik-baik ya!.
Daftar Isi
ToggleApa itu Conversational Keywords? Apa Fungsinya?
Conversational keywords, seperti yang sudah bisa Anda tebak, adalah jenis keywords yang berbentuk frasa panjang, menyerupai pertanyaan, atau layaknya sebuah percakapan yang alami.
Keyword jenis ini, umum digunakan untuk dapat menangkap lebih tepat maksud daripada pencarian pengguna search engine. Dengan kata lain, conversational keywords ampuh digunakan untuk meningkatkan relevansi konten dengan search intent.
Baca Juga: Tips Membangun Konten Berbasis Keyword Cluster
Selain itu, conversational keywords sangat bersahabat dengan metode Answer Engine Optimization. Hal ini wajar mengingat seseorang yang menggunakan Answer Engine Optimization, sebut saja seperti Chat GPT, pada umumnya akan mencari informasi menggunakan kalimat pertanyaan atau percakapan alami.
Bukan hanya cocok diterapkan pada metode Answer Engine Optimization. Conversational keywords juga ampuh diterapkan pada metode Voice Search Optimization, seperti ketika Anda menggunakan Google Assistant atau yang sejenisnya.
Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari penerapan conversational keywords ini. Beberapa di antara banyak manfaat tersebut, seperti;
- Meningkatkan relevansi konten dengan search intent keyword tertarget.
- Memperkuat nilai SEO konten pada metode Answer Engine dan juga Voice Search Optimization.
- Pemahaman konten yang didapatkan oleh target audience, menjadi lebih baik. Proses transfer brand knowledge berjalan lancar.
Jenis-Jenis Conversational Keywords
Sama halnya dengan long-tail keywords yang memiliki banyak jenis di dalamnya, conversational keywords juga dapat kita pahami melalui banyak jenis. Secara umum, keywords ini terdiri dari 4 bagian utama. 4 bagian utama tersebut adalah;
- Informational keywords. Jenis conversational keywords yang digunakan untuk dapat memenuhi search intent berjenis informasi. Contoh saja seperti “Apa dampaknya jika memencet jerawat di wajah?”.
- Navigational keywords. Jenis conversational keywords yang digunakan untuk dapat memenuhi search intent berjenis navigasi. Contoh saja seperti “Masuk Instagram”.
- Transactional keywords. Jenis conversational keywords yang digunakan untuk dapat memenuhi search intent berjenis transaksi. Contoh saja seperti “Beli game GTA original”.
- Local keywords. Jenis conversational keywords yang berfokus pada pencarian lokal. Contoh saja seperti “Agency SEO Jogja Terbaik”.
Cara Mengoptimalkan Conversational Keywords di dalam Konten SEO Website
Setelah Anda mengetahui tentang apa itu conversational keywords, jenis, dan juga manfaatnya. Anda pastinya jadi penasaran, bagaimana caranya mengoptimalkan jenis keywords satu ini bukan?.
Jika iya, berikut ini, MinTiv akan memberikan beberapa tips dan trik, agar Anda dapat mengoptimalkan conversational keywords dengan mudah. Dimulai dari;
1. Cari dan kumpulkan conversational keywords sebanyak-banyaknya, yang itu relevan dengan niche konten website Anda. Gunakan tools research seperti SEMrush atau juga Answer The Public.
2. Buat konten yang human friendly, pastikan di dalamnya lebih banyak kalimat-kalimat pertanyaan retorika. Contohnya Anda ingin menargetkan keywords “Apa saja fakta & mitos seputar jerawat”, maka Anda bisa membuat intro konten seperti;
Jerawat, jadi salah satu penyakit kulit yang paling dibenci oleh banyak orang. Bagaimana tidak?, jerawat ini seringkali muncul di saat-saat yang tidak tepat. Semisal 1 hari sebelum kita harus tampil di depan orang banyak, jerawat malah muncul di dahi, bawah hidung, dagu, dan lain sebagainya. Rasa ingin memencetnya kuat-kuat hingga pecah dan hilang, pasti sudah tidak tertahankan.
Kamu yang pernah mengalami masalah yang sama, pasti setuju bukan?. Masalahnya, tidak sedikit orang yang percaya bahwa memencet jerawat malah akan melahirkan jerawat baru lainnya. Lantas, benarkah ini?, apakah ini memang benar-benar fakta atau mitos?.
Nah, di dalam artikel ini, mimin akan membahas apa saja fakta & mitos seputar jerawat. Penasaran?, simak baik-baik artikel ini ya!.
3. Pastikan website Anda bersifat mobile friendly alias responsive. Seperti yang sudah MinTiv katakan sebelumnya, konsep Conversational Keywords ini, banyak diterapkan untuk keperluan Answer Engine dan juga Search Voice Optimization. Metode kedua, yakni Voice Search Optimization, banyak dilakukan melalui perangkat mobile.
4. Tempatkan bagian FAQ tersendiri di dalam konten.
FAQ Seputar Konten
- Mengapa conversational keywords penting di era Answer Engine Optimization? Karena mesin pencari dan asisten AI kini dirancang untuk memahami dan menjawab pertanyaan alami, sehingga conversational keywords meningkatkan peluang konten muncul di hasil pencarian berbasis pertanyaan.
- Apakah semua pertanyaan pengguna internet harus dijawab secara eksplisit dalam konten?
Terkadang, yang dibutuhkan pembaca bukan jawaban langsung, melainkan penjelasan yang mengalir alami, seperti sedang mengobrol santai namun penuh makna. - Apakah keyword yang berbentuk pertanyaan bisa memengaruhi performa SEO? Tentu saja.
Bayangkan seseorang bertanya langsung pada Google, dan konten Anda menjawabnya dengan kalimat yang terasa seperti obrolan. Tentu pengalaman yang didapatkan oleh pengguna tersebut lebih baik bukan?.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Apa itu Conversational Keywords” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?.
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Conversational keywords adalah jenis long-tail keywords berbentuk frasa alami atau pertanyaan, yang dirancang untuk menangkap maksud pencarian pengguna dengan lebih tepat. Keywords ini sangat efektif dalam strategi Answer Engine dan Voice Search Optimization.
Baca Juga: Cara Menjalankan SEO di Bisnis Muda, Optimasi Brand Mention!
Untuk hasil maksimal, penggunaan keywords ini harus didukung konten yang ramah pengguna, mobile-friendly, dan relevan dengan niche.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




