Cara Riset. Industri riset pasar global berkembang pesat dan kini menghasilkan pendapatan lebih dari 118 miliar dolar setiap tahunnya. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya riset pasar dalam membantu bisnis memahami arah tren dan kebutuhan konsumen. Di tengah persaingan yang semakin ketat, keputusan bisnis tidak lagi bisa didasarkan pada intuisi semata, melainkan pada data yang terukur.
Baca Juga: Blog Itu Apa? Komponen dan Tips Blogging untuk Pemula
Lalu, bagaimana cara riset pasar dapat membantu menemukan peluang bisnis baru? Simak penjelasan MinTiv berikut ini.
Daftar Isi
ToggleCara riset yang benar sangat penting karena menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat. Dengan riset yang terarah, Kawan Creativ bisa memahami kebutuhan pasar, mengenali perilaku konsumen, serta memetakan kekuatan dan kelemahan kompetitor.
Baca Juga: Apa Itu Keyword? Ini Cara Riset yang Efektif
Tanpa riset yang akurat, strategi bisnis mudah meleset dan berisiko rugi karena didasarkan pada asumsi. Riset yang benar membantu Kawan Creativ menemukan peluang tersembunyi, menilai potensi produk, serta menyesuaikan strategi pemasaran agar lebih efektif. Dengan kata lain, riset bukan sekadar pengumpulan data, tetapi proses memahami pasar secara mendalam untuk memastikan arah bisnis tetap relevan dan menguntungkan.
Dalam menjalankan cara riset pasar, Kawan Creativ perlu memahami dua jenis utama riset yang biasa digunakan:
Berikut langkah-langkah praktis cara riset pasar untuk menemukan peluang bisnis baru.
Langkah pertama dalam cara riset pasar adalah menentukan arah dan tujuan riset. Sebelum mengumpulkan data, Kawan Creativ perlu memahami apa yang ingin dicapai. Apakah ingin menemukan produk baru yang diminati pasar, memahami perilaku pelanggan, atau menemukan ruang kosong yang bisa diisi di antara kompetitor?
Setelah itu, buatlah hipotesis sederhana seperti: “Masyarakat urban semakin membutuhkan makanan sehat dan praktis”. Hipotesis ini menjadi panduan agar riset tetap fokus dan hasilnya relevan dengan target bisnis.
Mengetahui siapa calon pelanggan adalah inti dari riset pasar yang efektif. Semakin detail profil target pasar, semakin akurat pula strategi yang bisa disusun. Beberapa kategori dasar yang perlu diperhatikan:
Gunakan data dari Google Trends, Facebook Audience Insights, atau BPS untuk memahami minat serta potensi pasar di wilayah tertentu. Dengan cara ini, Kawan Creativ dapat menyesuaikan produk dan pesan komunikasi agar lebih tepat sasaran.
Setelah mengenali target audiens, langkah selanjutnya dalam cara riset pasar adalah memahami tren yang sedang berkembang. Tren menunjukkan perubahan kebutuhan dan arah minat konsumen.
Beberapa alat yang dapat digunakan antara lain:
Contohnya, jika pencarian “plant-based food” meningkat selama 12 bulan terakhir, hal ini menandakan peluang bisnis makanan berbasis nabati sedang terbuka lebar.
Dalam proses riset pasar, mengenali kompetitor membantu Kawan Creativ memahami kondisi persaingan. Tujuannya bukan untuk meniru, melainkan menemukan ruang baru yang belum dimanfaatkan.
Langkah-langkah yang bisa dilakukan:
Gunakan alat seperti SEMrush, Ahrefs, atau SimilarWeb untuk melihat performa website dan kata kunci pesaing. Dari hasil ini, Kawan Creativ bisa menyiapkan strategi yang lebih unggul dan relevan.
Data primer dari pelanggan adalah sumber informasi yang paling jujur dan akurat. Kawan Creativ bisa melakukan survei dengan Google Forms atau Typeform, lalu lanjutkan dengan wawancara mendalam kepada 5–10 orang dari target audiens.
Pertanyaan yang bisa diajukan:
Langkah ini membantu mengidentifikasi kebutuhan nyata sekaligus mengukur sejauh mana produk Kawan Creativ bisa diterima pasar (product-market fit).
Selain data primer, Kawan Creativ juga perlu mengumpulkan data sekunder dari sumber tepercaya seperti laporan industri (McKinsey, Nielsen, Statista), publikasi pemerintah, atau media bisnis.
Data ini memperkuat temuan lapangan dengan perspektif makro dan membantu melihat arah pertumbuhan industri secara keseluruhan. Dengan begitu, keputusan bisnis yang diambil akan lebih strategis dan berbasis bukti.
Setelah data terkumpul, identifikasi pola dan peluang tersembunyi. Apakah ada kebutuhan besar yang belum terpenuhi? Apakah ada tren baru yang belum banyak dijangkau pemain lain?
Contohnya, dalam riset minuman sehat, mungkin banyak yang menjual jus biasa, namun belum ada yang fokus pada jus organik khusus anak-anak. Inilah contoh market gap yang dapat dijadikan peluang bisnis baru bagi Kawan Creativ.
Sebelum mengeluarkan modal besar, lakukan uji pasar dalam skala kecil. Buat MVP (Minimum Viable Product) atau versi sederhana dari produk Kawan Creativ, lalu uji pada 50–100 calon pelanggan.
Gunakan:
Tahap validasi ini membantu melihat seberapa besar ketertarikan calon konsumen dan potensi keberhasilan produk di pasar nyata.
Kumpulkan semua data dari tahapan riset untuk menjawab pertanyaan penting berikut:
Jika sebagian besar jawabannya “ya”, berarti peluang bisnis yang Kawan Creativ temukan telah tervalidasi dan layak dikembangkan lebih lanjut.
Tahap terakhir dalam cara riset pasar adalah merancang strategi peluncuran produk ke pasar. Langkah yang dapat dilakukan:
Baca Juga: Tujuan Riset Pasar atau Pemasaran, Ini Jawabannya!
Dengan strategi yang matang, Kawan Creativ dapat membawa produk baru ke pasar dengan lebih percaya diri dan efektif.
Melalui cara riset pasar yang terencana dan sistematis, Kawan Creativ bisa menemukan ide bisnis yang relevan, dibutuhkan konsumen, dan memiliki potensi jangka panjang. Riset bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memahami perubahan perilaku manusia agar bisnis selalu adaptif dan unggul di pasar.
Optimalkan bisnis Anda dengan digital marketing. Dapatkan konsultasi gratis dan wujudkan pertumbuhan bisnis Anda! Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp 6281 22222 7920.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.