Apakah di sini sudah ada yang familiar dengan istilah market size? Jika belum, bayangkan kalau Anda ingin menjual nasi uduk untuk teman-teman kantor agar mereka tak perlu repot-repot beli sarapan, namun, tentunya tidak semua teman kantor Anda ingin nasi uduk, bukan?.
Anda mulai berpikir kira-kira berapa orang di kantor yang ingin sarapan nasi uduk. Nah, itulah market size. Dengan kata lain, market size adalah jumlah orang yang ingin membeli suatu barang.
Market size sangat penting untuk dipahami, terlebih bagi orang-orang yang baru ingin mulai berbisnis. Anda pasti ingin tahu siapa saja dan berapa calon pelanggan potensial yang benar-benar akan menghasilkan keuntungan.
Oleh karena itu, MinTiv akan mengupas tentang market size sampai tuntas kali ini. Yuk, simak pembahasan berikut.
Daftar Isi
ToggleMarket size adalah jumlah pelanggan potensial yang ingin membeli produk atau menggunakan jasa Anda beserta potensi penghasilan yang akan didapat. Nah, jumlah pelanggan ini biasanya dihitung dalam rentang waktu tertentu, sering kali dalam satu tahun. Mulai dari sini mungkin ada yang bertanya, apa gunanya market size?
Sebelum memulai bisnis, sangat penting untuk memperkirakan total penjualan yang akan didapat sebelum bisnisnya benar-benar diluncurkan. Tentu akan tidak lucu kalau Anda sudah menggelontorkan modal ratusan juta, tapi ternyata yang mau beli produknya tidak sampai sepuluh orang.
Memperkirakan market size akan membantu Anda untuk menentukan apakah modal yang dikeluarkan sepadan dengan hasilnya atau tidak. Contohnya seperti yang dijelaskan di awal artikel, Anda mungkin melihat peluang untuk menjual sarapan pada teman kantor. Namun, Anda juga harus meriset lagi siapa saja yang ingin sarapan, serta potensi akan kompetitor lain.
Market size terdiri dari jumlah calon pelanggan potensial pada sektor tertentu serta kemungkinan omset yang didapatkan dari seluruh konsumen. Jika peluang market sizenya kecil, maka keuntungan yang diraih juga semakin sedikit. Perhitungan ini akan menjadi pertimbangan besar sebelum terjun ke suatu bisnis.
Bagi yang sudah punya usaha sendiri, Anda bisa menganalisa dari total penjualannya langsung untuk mengerti besar market sizenya. Ada tiga standar yang bisa dihitung pada di sini:
Dengan kata lain, Anda hanya mendapatkan omset Rp200 ribu dari penjualan nasi uduk di kantor. Menghitung market share juga penting dalam bahasan market size ini agar Anda mendapatkan gambaran nyata skala bisnis dalam ceruk pasar tertentu. Anda bisa membaca ulasan MinTiv sebelumnya untuk memahami market share lebih jauh.
Baca Juga: Apa Itu Market Share? Pengertian, Cara Menghitung, dan Tips Meningkatkannya
Cara sederhana menghitung market size adalah seperti yang sebelumnya. Namun, teknik menghitungnya bisa melalui dua pendekatan, yaitu atas-bawah dan juga bawah-atas. Kedua teknik ini biasanya dilakukan jika Anda sebelumnya pernah mencoba berjualan sebagai sampel untuk mendapatkan gambaran market size yang sederhana. Berikut penjelasannya:
Pendekatan ini cenderung memperhatikan dari gambaran kecil ke besarnya. Beberapa hal yang mesti diperhatikan adalah di mana Anda akan menjual produknya, berapa jumlah calon konsumennya, dan perkiraan total penjualan yang akan didapat. Pendekatan bawah-atas ini merupakan yang paling umum. Berikut adalah asumsi dan kalkulasinya:
Teknik ini, walaupun masih hitung-hitungan kasarnya saja, tapi cocok untuk UMKM karena hanya membutuhkan sedikit sampel saja. Namun perlu diingat bahwa market size hanya mencatat omsetnya saja, dan belum termasuk biaya tambahan seperti bahan-bahan, sewa tempat, dll.
Berkebalikan dari yang pertama, pendekatan ini cenderung bergerak dari arah makro ke mikro. Jadi, Anda harus memperkirakan dahulu seluruh pasar yang ada, lalu hitung berapa banyak ceruk pasar yang bisa dikuasai beserta perkiraan penghasilannya. Berikut contohnya:
Teknik ini memang jauh lebih rumit karena membutuhkan statistik yang jauh lebih akurat untuk mendapat gambaran besar suatu pangsa pasar. Oleh karena itu pendekatan ini lebih banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Market size adalah” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Market size adalah salah satu instrumen penting untuk diukur sebelum memulai bisnis. Cara menghitungnya memang tidak sesederhana market share atau market value.
Bahkan, market size juga terbagi jadi berbagai jenis yang lebih kompleks, tapi itu adalah bahasan di lain hari. MinTiv harap ulasan di atas dapat membantu Anda semua untuk memperkirakan skala usaha yang akan dirintis.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk business owner hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda.
© 2026, Designed by Creativism. All Rights Reserved.