Selain analisis VRIO, ada metode analisis lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan strategi bisnis agar semakin kuat yaitu PESTEL. Apa itu PESTEL Analisis dan bagaimana cara melakukannya?
Berbeda dengan VRIO yang menganalisis lingkungan internal, PESTEL itu menganalisis lingkungan eksternal sehingga Anda dapat mengidentifikasi peluang baru, mengantisipasi resiko, dan merancang strategi yang lebih efektif.
Baca Juga: 4 Manfaat VRIO untuk Digital Marketing Sebagai Evaluasi Bisnis
Jangan sampai Anda mengabaikan hal ini. Tanpa analisis PESTEL, bukan tidak mungkin ke depannya bisnis Anda mengalami masalah tetapi Anda tidak menyadarinya.
Daftar Isi
ToggleApa itu Analisis PESTEL?
PESTEL sendiri merupakan singkatan dari Political, Economic, Social, Technological, Environmental, dan Legal. Jadi, bisa dikatakan analisis PESTEL dilakukan dengan menganalisis faktor eksternal berdasarkan enam kategori tersebut.
Anda bisa melakukan analisis PESTEL dengan mengumpulkan data dan evaluasi pada setiap kategori untuk mengetahui dampaknya pada bisnis dan organisasi. Melalui analisis ini, diharapkan organisasi atau perusahaan dapat lebih baik dalam mengidentifikasi peluang bisnis, mengelola resiko, dan merespons perubahan yang terjadi.
Komponen Analisis PESTEL & Contoh Cara Penerapannya
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, komponen PESTEL terdiri atas Political, Economic, Social, Technological, Environmental, dan Legal. Berikut ini penjelasan masing-masing komponen tersebut.
1. Political
Siapa bilang bisnis tidak ada hubungannya dengan politik? Dalam menjalankan roda bisnis, masih ada politik yang bisa memengaruhinya.
Dalam konteks bisnis, politik bisa memberikan pengaruh terhadap perubahan kebijakan. Setelah melakukan analisis, perusahaan seharusnya lebih siap dalam merespons perubahan jika tiba-tiba saja terjadi.
Sebagai contoh, pergantian Presiden bisa saja membuat perubahan kebijakan tentang bisnis dan ekonomi di suatu negara. Presiden baru belum tentu akan mempertahankan kebijakan Presiden sebelumnya. Adanya perubahan ini harus diketahui oleh perusahaan agar ke depannya bisa melakukan tindakan yang tepat berdasarkan perubahan tersebut.
2. Economic
Analisis ekonomi pada PESTEL adalah mencari tahu bagaimana faktor ekonomi bisa memengaruhi bisnis. Untuk diketahui, perubahan ekonomi sangat memungkinkan terjadinya perubahan peluang dan resiko.
Analisis PESTEL dapat membantu perusahaan untuk merencanakan strategi yang sesuai dan merespons perubahan pasar dengan cara yang tepat.
Baca Juga: Apa itu Model AISAS dan Cara Penerapannya yang Benar
Misal, jika terjadi inflasi maka daya beli konsumen akan menurun sedangkan biaya produksi akan meningkat. Berdasarkan hal ini, perusahaan harus bisa menentukan harga produk yang sesuai agar tidak rugi tetapi tetap diterima di pasaran.
3. Social
Apa itu PESTEL analisis untuk kategori sosial? Jadi, analisis ini dapat membantu bisnis agar bisa memahami perubahan sosial terutama yang berkaitan dengan budaya, nilai masyarakat, dan perilaku konsumen. Semua hal-hal tersebut bisa memberikan dampak dalam keputusan bisnis.
Jika perusahaan bisa memahami faktor-faktor sosial ini, maka dapat perusahaan merencanakan strategi penjualan yang lebih sesuai dengan ekspektasi kebutuhan konsumen.
Sebagai contoh, perubahan gaya hidup masyarakat sangat memengaruhi permintaan produk dan layanan. Anda dapat menyesuaikan produk yang akan Anda jual agar sesuai dengan gaya hidup masyarakat tersebut.
4. Technological
Dalam analisis PESTEL, ada salah satu komponen penting yang harus Anda periksa yaitu teknologi. Anda harus bisa memahami bagaimana perkembangan teknologi dapat memengaruhi bisnis. Teknologi yang semakin berkembang pesat membawa perubahan besar dalam pengelolaan dan pemasaran bisnis di masa sekarang.
Teknologi juga bisa memberikan kemudahan dalam proses bisnis sehingga dapat menekan biaya produksi. Adanya teknologi membuat perusahaan bisa memanfaatkan otomatisasi sehingga mengurangi tenaga kerja manusia.
Tidak sekedar itu saja, teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan inovasi produk dan membantu dalam proses pemasaran. Itulah mengapa pada saat ini ada yang namanya digital marketing atau pemasaran digital.
5. Environmental
Environmental ini adalah analisis PESTEL yang berkaitan dengan isu lingkungan. Jadi perusahaan harus menganalisis bagaimana faktor lingkungan memberikan dampak pada terhadap bisnis.
Ada banyak sekali faktor-faktor lingkungan yang bisa memengaruhi jalannya bisnis. Salah satu contohnya adalah tentang kebijakan atau regulasi lingkungan.
Suatu negara yang memiliki regulasi lingkungan berkaitan dengan standar emisi, maka perusahaan harus mematuhinya yaitu dengan cara mengurangi penggunaan plastik. Perusahaan harus menyediakan pembungkus lain yang lebih ramah lingkungan.
6. Legal
Komponen selanjutnya yang ada pada analisis PESTEL yaitu legal atau hukum. Apakah hukum bisa mempengaruhi proses suatu bisnis di suatu perusahaan?
Tentu saja sangat bisa. Regulasi dan hukum di suatu negara dapat mempengaruhi perusahaan dalam menentukan cara mereka membangun usaha. Karena pada dasarnya perusahaan tersebut harus taat hukum sebagai syarat untuk bisa berbisnis secara legal.
Misalnya, soal aturan perpajakan. Perusahaan yang memiliki pendapatan dengan batas tertentu wajib membayar pajak kepada negara. Sebagai pengusaha, Anda wajib tahu bagaimana aturan hukum di negeri ini agar nantinya bisa mengelola bisnis dengan baik tanpa harus melanggar hukum.
Mengapa Analisis PESTEL Harus Dilakukan
Kira-kira mengapa sih analisis PESTEL harus dilakukan? Eits, jangan salah, meskipun bukan faktor internal tetap saja analisis PESTEL wajib dilakukan oleh perusahaan. Ada beberapa alasan yang mendasarinya yaitu.
1. Mengidentifikasi Peluang Bisnis
Metode analisis PESTEL dapat membantu perusahaan menemukan adanya peluang bisnis baru yang bisa saja membawa dampak positif bagi perusahaan. Contohnya, dengan memahami tren teknologi, perusahaan dapat merancang produk yang lebih inovatif dengan memanfaatkan teknologi.
2. Mengelola Resiko
Dalam bisnis, resiko itu pasti selalu ada dan Anda bisa mengetahui resiko tersebut kalau melakukan analisis PESTEL. Analisis ini dapat mengidentifikasi resiko terutama yang berasal dari luar perusahaan sehingga dapat mengganggu operasional bisnis.
Baca Juga: Jenis-Jenis Risiko Bisnis dan Cara Mengatasinya
Jika perusahaan sudah tahu resiko terlebih dahulu, maka perusahaan bisa melakukan tindakan yang sesuai untuk mencegah atau meminimalisir dampak dari resiko tersebut.
3. Merencanakan Strategis yang Tepat
Analisis PESTEL sangat bisa membantu perusahaan dalam menentukan langkah strategis jangka pendek maupun jangka panjang agar perusahaan terus bertumbuh. Jadi, kedepannya perusahaan tidak akan salah langkah lagi.
FAQ Seputar Konten
- Kapan sebaiknya melakukan analisis PESTEL? Analisis ini bisa Anda lakukan ketika perusahaan akan melakukan perencanaan strategis, mengembangkan produk baru, atau ada sesuatu hal yang berubah pada bisnis yang dipengaruhi oleh faktor eksternal.
- Apakah PESTEL dapat diterapkan pada semua jenis bisnis? Ya, apapun bisnis yang sedang dijalankan, Anda dapat melakukannya.
- Seberapa sering seharusnya analisis PESTEL dilakukan? Tidak ada aturan baku, tetapi disarankan untuk melakukan analisis ini secara rutin.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Apa itu PESTEL Analisis” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut dapat kita simpulkan PESTEL Analisis sangat penting untuk diaplikasikan pada bisnis Anda. Jangan lupa seimbangkan juga dengan analisis VRIO agar bisnis benar-benar aman secara internal maupun eksternal.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




