Bertukar tautan adalah cara paling sederhana untuk membangun visibilitas SEO. Metode ini hanya butuh tautan aktif, kemudian sisipkan di situs lainnya untuk menjalankan proses pertukaran tautan.
Orang SEO sering menyebutnya dengan istilah reciprocal link. Teknik ini bagi sebagian pelaku SEO adalah langkah haram yang harus dihindari. Alasannya karena banyak praktik mencurigakan terkait situs ilegal maupun pengepul tautan.
Tetapi sebagian pelaku SEO berpendapat jika praktik tukar tautan bagus untuk menaikan visibilitas dan performa SEO.
Pertanyaan yang muncul adalah mengapa ada dualisme terkait transaksi tukar link? Sebelum masuk ke sana, Anda harus tahu ulasan terkait apa itu reciprocal link. Silahkan simak baik-baik artikel ini ya!.
Daftar Isi
ToggleApa itu Reciprocal Link
Reciprocal link merupakan praktik yang terjadi ketika dua situs website saling bertautan. Dalam praktiknya seringkali terjadi karena kesepakatan bisnis maupun natural.
Ahrefs menuturkan pembuatan timbal balik bertujuan untuk menaikkan visibilitas website pada situs pencarian. Walau secara teori benar namun pada kasus tertentu praktik reciprocal link menjadi bumerang bagi pemilik situs.
Apakah Reciprocal Link Bagus untuk Performa SEO?
Secara sederhana, praktik reciprocal link sangat bagus untuk menaikan performa SEO. Sebab, salah satu indikator yang terlihat adalah jumlah tautan.
Namun, masalah tidak berhenti sampai pada tautan. Lebih dari itu, Anda membutuhkan tautan yang berkualitas serta strategi yang sejalan dengan aturan mesin pencari seperti Google.
Berfokus menyediakan konten berkualitas E-E-A-T kepada pembaca untuk menaikan authority website. Sembari membagikan ke tempat yang sesuai segmentasi pasar Anda, secara perlahan Anda dapat mempraktikkan reciprocal link.
Sebagai search engine dengan pengguna terbanyak di dunia, Google menyampaikan respon terkait praktik reciprocal link melalui John Mueller.
John Mueller mengatakan bahwa praktik reciprocal link seperti hubungan Anda dengan tetangga, saling berkunjung dan berbagi berita. Terutama jika Anda pelaku bisnis lokal yang butuh eksposur.
Walau secara perilaku tidak ada masalah, Google memiliki indikator yang menunjukan bahwa praktik ini terjadi secara natural dan spam link.
Praktik spam link memiliki tujuan untuk memanipulasi peringkat pencarian dengan cara tukar backlink yang tidak sesuai dengan ketentuan Google Search Central.
Kelebihan Penggunaan Reciprocal Link
Menaikkan Organik
Praktik reciprocal link yang kuat dapat menaikkan autoritas website. Jika autoritas website meningkat, maka trafik organik akan meningkat.
Salah satu trafik yang berdampak adalah trafik referral. Ketika ada tautan website yang masuk ke situs Anda, melalui tautan dari luar, maka kenaikan angka referral bertambah.
Kenaikan trafik akan berlipat ganda ketika Anda melakukan reciprocal link dengan website yang relevan dengan audience Anda. Tidak menutup kemungkinan teknik ini akan memberi dampak pada bisnis Anda.
Jalur Pemasaran Secara Gratis
Membangun reputasi menggunakan konten E-E-A-T menjadi cara Anda untuk melakukan pemasaran tanpa biaya tambahan.
Selama situs website memiliki tautan yang relevan dengan bisnis Anda, cara ini valid untuk membangun backlink.
Memberi Nilai Lebih dalam User Experience
Reciprocal link memberikan nilai tambah pada bisnis Anda jika menautkan kepada situs yang relevan. Dengan memberi informasi tambahan demi meningkatkan kepuasan pengguna.
Kepuasan pengguna membuat situs Anda makin lama dan sering dikunjungi. Situs yang lama dikunjungi memiliki rasio bounce rate yang rendah. Yang pada akhirnya akan menaikan persentase konversi bisnis.
Kelebihan inilah membuat pelaku SEO masih melakukan praktik ini sampai sekarang.
Menaikkan Autoritas website
Autoritas website berbanding lurus dengan performa seo. Jika website Anda memiliki autoritas tinggi karena relevansi, maka search engine memberi sinyal kepada pengguna untuk mengunjungi website Anda.
Tentu saja, tidak menutup kemungkinan konten website Anda masuk SERP sebagai rekomendasi. Dampak lainnya website dengan autoritas tinggi akan menjadi rekomendasi jawaban untuk ChatGPT.
Kekurangan Penggunaan Reciprocal Link
Berisiko Kena Pinalti dari Google
Sebagai situs pencari terbesar di dunia, Google sering menjadi rujukan SEO Specialist dalam membangun strategi SEO. Salah satu ketakutan SEO Specialist ketika website yang mereka kelola kena pinalti dari Google.
Google memberi pinalti kepada pelaku reciprocal link jika ditemukan adanya praktik spam. Apabila terkena pinalti akan menurunkan performa website yang berdampak pada hilangnya trafik organik.
Praktik ini menjadi risiko jika Anda melakukan transaksi link secara radikal. Tetapi dengan menerapkan reciprocal link secara natural dapat terhindar dari pinalti Google.
Dianggap sebagai Website Berkualitas Rendah
Praktik semacam ini mengundang risiko karena Google mencatat website Anda masuk kategori Low-Quality Sites.
Mesin pencari seperti Google mampu mengaitkan situs Anda dengan situs bereputasi rendah sehingga berdampak negatif pada strategi SEO.
Agar praktik reciprocal link dapat menaikan autoritas website Anda, lakukan bersama situs yang relevan dengan brand Anda.
Kurang Pengawasan
Konsekuensi dari melakukan praktik reciprocal link adalah Anda tidak dapat mengendalikan tautan di luar website. Proses ini tidak memberi jaminan terhadap performa website Anda.
Anda tidak punya kendali atas situs lain yang menautkan ke situs Anda. Jadi, terdapat risiko performa website turun.
Menjadi Senjata Makan Tuan
Memasang rautan ke situs lain sifatnya timbal balik. Tidak hanya Anda yang mendapat keuntungan trafik, situs yang Anda tautkan mendapatkan hal yang serupa.
Jika autoritas website naik, maka situs yang anda tautkan juga naik. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
Kadang kala, praktik ini tanpa sadar membuat Anda mempromosikan situs lain atau kompetitor secara cuma-cuma.
Cara Melakukan Reciprocal Link yang Aman untuk Situs Anda
Agar strategi reciprocal link berhasil tanpa merusak SEO yaitu dengan mengedepankan relevansi dan pembaca.
Berfokus Pada Relevansi
Algoritma Google boleh berganti namun relevansi tetap abadi. Oleh sebab itu, tawarkan konten yang relevan dengan pengguna bisnis Anda. Lewat cara ini akan membangun interaksi tautan secara natural.
Fokus menghasilkan konten yang menjawab keresahan pengguna bisnis Anda. Optimasi situs agar berjalan lancar dan cepat, serta bangun hubungan dengan situs yang sejalan dengan bisnis Anda.
Bangun Hubungan dengan Autentik
Sejalan dengan relevansi, bangunlah hubungan dengan blogger atau pelaku SEO secara autentik. Lakukan hubungan tukar konten untuk praktik reciprocal link yang alami.
Batasi Jumlah tautan yang Dibagikan
Praktik reciprocal link yang membabi buta akan menurunkan performa website Anda. Jika website Anda mengalami penurunan performa, maka akan berimbas pada keberlangsungan bisnis Anda.
Lakukan reciprocal link pada tautan berkualitas. Jangan serakah dengan tautan, serta fokuslah pada membangun konten berkualitas sesuai pedoman Google.
FAQ Seputar Konten
- Apa itu reciprocal link? Reciprocal link merupakan praktik yang terjadi ketika dua situs website saling bertautan karena kesepakatan bisnis maupun natural.
- Apakah reciprocal link bagus untuk performa SEO? praktik reciprocal link sangat bagus untuk menaikan performa SEO selama mengandalkan tautan berkualitas dan sejalan dengan strategi SEO.
- Bagaimana cara melakukan reciprocal link yang aman untuk situs Anda? Mulailah dengan membuat konten sesuai pedoman Google, bangun relasi dengan blogger dan SEO specialist, serta sebar konten sesuai segmen pasar bisnis Anda.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Apa itu Reciprocal Link” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?.
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Reciprocal link merupakan salah satu strategi SEO dengan cara bertukar link ke situs lain, Praktik ini dapat menguntungkan kedua belah pihak karena sama-sama menaikan trafik organik dan otoritas website.
Walau demikian, teknik ini memiliki risiko rawan kena spam dan pinalti dari Google jika dilakukan secara membabi buta. Selain itu, kompetitor Anda juga mendapatkan trafik gratis dari situs Anda.
Baca Juga: Apa itu Google Knowledge Panel, Manfaat & Cara Mendapatkannya?
Agar terhindar dari pinalti Google, mulailah bangun reputasi secara perlahan. Bagikan konten sesuai segmen pasar Anda dan bangun hubungan ke sesama blogger.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




