Cara Cek SEO Website – Salah satu jenis marketing channel yang banyak digunakan oleh para pebisnis adalah SEO marketing. SEO marketing adalah teknik pemasaran yang berfokus untuk optimalkan website agar dapat tampil di halaman pertama search engine.
Adapun search engine yang biasa digunakan sebagai patokan sendiri adalah Google. Ya, ini wajar mengingat Google adalah search engine dengan nilai kepopuleran jauh di atas search engine lainnya, seperti Bing, Baidu ataupun Yandex.
Menjalankan SEO marketing bagi seorang pebisnis juga disebut-sebut sebagai langkah yang bijak. Modal untuk SEO (selain memiliki website) sangatlah bersahabat untuk pebisnis pemula, terlebih lagi untuk pebisnis yang kenyang pengalaman.
Para ahli marketers mengatakan bahwa SEO adalah cara terbaik untuk dapat meningkatkan brand awareness, sales/konversi serta RoI (Return of Investment) yang maksimal dengan usaha minimal.
Ya, usaha yang minimal. Untuk bisa mengembangkan SEO website dengan baik, yang perlu Anda lakukan “hanyalah memastikan distribusi konten website Anda selalu berkualitas dan memenuhi search intent target keyword”.
Meskipun kenyataannya SEO tidak pernah semudah teori, tapi faktanya memang demikian.
Lalu, bagaimana dengan Anda yang masih pemula dan ingin belajar SEO?. Anda mungkin akan bertanya-tanya tentang dari mana Anda harus memulai?. Daripada bingung, Anda bisa membaca materi tentang panduan lengkap belajar SEO untuk pemula pada link artikel di bawah ini;
Baca Juga: Panduan Belajar SEO untuk Pemula
Setelah membaca artikel di atas, Anda pastinya sudah tahu bahwa langkah kedua dari panduan tersebut adalah memastikan website sudah masuk kategori SEO friendly atau belum. Di sana, MinTiv telah memberikan rekomendasi website yang bisa digunakan untuk cek SEO website, seperti;
- Smallseotools.com.
- SEOsitecheckup.com.
- SEObility
- Google Page Insight.
Mungkin, beberapa dari Anda masih bingung dan bertanya bagaimana cara cek SEO website dengan website-website tersebut?.
Baca Juga: Apa Saja Kriteria Website SEO Friendly?
Tidak perlu, karena di sini MinTiv akan memberikan Anda panduan tentang cara cek SEO website, dimulai dari.;
Cara Cek SEO Website
1. Menggunakan Smallseotools

Sumber: Smallseotools
- Yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah mengunjungi websitenya.
- Setelah itu scroll di bagian bahwa tepat pada menu Website Management Tools, pilih Website SEO Score Checker. Yang keren dari situs ini adalah mereka juga sediakan fitur lain yang canggih, seperti Online Ping Website Tool, XML Sitemap Generator, URL Rewriting Tool, Adsense Calculator, WordPress Theme Detector dan lain-lain.
- Setelah menu Website SEO Score dipilih, salin URL website Anda dan tempelkan di kolom Enter URL. Jangan lupa centang dialog verifikasi atau Captcha bahwa Anda bukan robot.
- Tunggu hasilnya beberapa saat dan selesai.
2. Menggunakan SEOsitecheckup

Sumber: SEOsitecheckup
- Yang kedua adalah dengan menggunakan SEOsitecheckup.
- Adapun langkah-langkah diperlukan kurang lebih sama seperti sebelumnya. Tapi di sini Anda bisa menambahkan link website milik kompetitor.
- Masukan link website Anda ke dalam kolom yang tersedia, lalu klik tombol Check Up.
- Tunggu beberapa saat dan selesai.
3. Menggunakan Google Page Insight

Sumber: Google Pagespeed Insight

Sumber: Google Pagespeed Insight
- Selanjutnya adalah dengan menggunakan Google Page Insight.
- Sedikit berbeda dengan 2 tools sebelumnya, tools ini resmi dari Google.
- Anda dapat menggunakannya untuk mengetahui performa SEO website dari sisi tampilan desktop dan juga mobile.
- Masukan link website Anda ke dalam kolom pencarian, enter dan tunggu hasilnya beberapa saat.
- O iya meskipun tools ini banyak digunakan mengetes kecepatan akses website saat berada di mobile, tapi Anda bisa gunakan hasil tes yang ada untuk tingkatkan SEO website.
4. Menggunakan GTMetrix

Sumber: GTmetrix
- Keempat adalah dengan menggunakan GTMetrix. Hampir mirip dengan sebelumnya, hanya saja tools ini bukan bagian dari Google.
- Masukan link website Anda, lalu klik tombol test your site.
- Tunggu hasilnya beberapa saat.
Mengapa Setiap Tools Memberikan Hasil yang Berbeda-beda?
Jawabannya jelas karena sistem penilaian yang digunakan oleh masing-masing server tools ini berbeda-beda.
“Lalu yang mana yang harus saya percayai atau jadikan patokan?”
Sebenarnya, jika SEO website Anda sudah bagus seperti pada gambar-gambar hasil percobaan MinTiv melalui website Creativism, maka seluruh tools cek SEO ini akan memberikan hasil yang kurang lebih sama.
Tapi, jika disuruh memilih mana yang menjadi patokan, maka MinTiv akan memilih Google Pagespeed Insight dan juga GTMetrix. Alasannya? karena visualisasi data yang diberikan kedua tools SEO lengkap dan akurat.
O iya, perlu diketahui bahwa hasil dari tools ini bersifat sementara atau lebih tepatnya menyesuaikan perkembangan kekuatan SEO website terbaru Anda.
Metrik SEO yang Harus Dicek
Sebelum mulai melakukan optimasi, Anda perlu tahu bagian mana dari website yang perlu diperbaiki. Nah, itulah fungsi utama dari kegiatan cek SEO. Tujuannya bukan hanya mencari nilai skor, tapi memahami apa saja elemen penting yang memengaruhi performa website di hasil pencarian Google.
Berikut metrik yang paling penting untuk Anda perhatikan saat melakukan pengecekan SEO:
1. Kecepatan Halaman (Page Speed)
Kecepatan memuat halaman menjadi salah satu faktor utama yang dinilai Google. Gunakan alat seperti PageSpeed Insights atau GTMetrix untuk melihat berapa lama waktu loading situs Anda. Jika hasilnya di bawah 80, coba perbaiki dengan:
- Mengompres gambar tanpa menurunkan kualitas.
- Menghapus plugin atau script yang tidak diperlukan.
- Mengaktifkan caching dan CDN.
2. Mobile-Friendly (Tampilan di Perangkat Seluler)
Lebih dari separuh pengguna internet mengakses website melalui ponsel. Gunakan Mobile-Friendly Test Google untuk memastikan tampilan situs tetap nyaman di layar kecil. Pastikan tombol mudah diklik, teks mudah dibaca, dan tidak ada elemen yang terpotong.
3. Struktur URL dan Indeksasi
Periksa apakah halaman Anda sudah terindeks di Google dengan mengetik “site:namadomainanda.com” di kolom pencarian. Jika beberapa halaman penting belum muncul, pastikan sitemap sudah dikirim di Google Search Console. Gunakan URL yang singkat, deskriptif, dan mengandung kata kunci agar lebih mudah dipahami pengguna dan mesin pencari.
4. Kualitas Konten (Relevansi dan Kata Kunci)
Konten tetap menjadi faktor paling berpengaruh dalam SEO. Periksa apakah artikel Anda sudah mengandung kata kunci utama, sinonim (LSI), dan menjawab pertanyaan yang dicari pengguna. Pastikan juga tidak ada keyword stuffing atau paragraf yang terlalu berulang.
5. Backlink dan Otoritas Domain
Backlink menunjukkan seberapa dipercaya situs Anda oleh situs lain. Gunakan Ahrefs, SEMrush, atau Ubersuggest untuk melihat jumlah serta kualitas backlink yang Anda miliki. Hindari backlink dari situs spam, karena bisa menurunkan skor kredibilitas domain Anda.
6. Struktur Internal Link dan Navigasi
Pastikan setiap halaman saling terhubung secara logis. Gunakan internal link untuk mengarahkan pembaca dari satu topik ke topik lain agar mereka betah berlama-lama di situs Anda. Struktur link yang rapi juga memudahkan Google memahami hubungan antarhalaman.
7. Core Web Vitals (Stabilitas dan Interaktivitas Halaman)
Core Web Vitals adalah metrik teknis yang menilai pengalaman pengguna, meliputi:
- LCP (Largest Contentful Paint): seberapa cepat elemen utama dimuat.
- FID (First Input Delay): seberapa cepat halaman merespons interaksi pengguna.
- CLS (Cumulative Layout Shift): seberapa stabil tata letak halaman saat dimuat.
Langkah Lanjutan Setelah Hasil Cek SEO Menemukan Masalah
Mengetahui masalah saja tidak cukup. Langkah berikutnya adalah memperbaikinya dengan cara yang sistematis. Berikut panduan singkat yang bisa Anda terapkan:
1. Prioritaskan Masalah Berdasarkan Dampak
Tidak semua masalah SEO memiliki pengaruh yang sama. Fokuslah terlebih dahulu pada hal yang berdampak besar seperti kecepatan halaman, indeksasi, dan kualitas konten. Masalah teknis kecil bisa diperbaiki setelah area utama sudah stabil.
2. Buat Daftar Tugas Perbaikan (SEO Action Plan)
Catat hasil audit dan ubah menjadi daftar tindakan nyata. Contoh:
- “Optimasi ukuran gambar pada 10 halaman utama”
- “Perbaiki meta title yang duplikat”
- “Tambah internal link antarartikel kategori SEO”
Anda bisa menggunakan tools seperti Trello atau Notion untuk memantau progresnya.
3. Evaluasi Hasil Setelah Diperbaiki
Setelah tindakan dilakukan, jangan lupa untuk cek ulang performa website. Gunakan kembali alat SEO untuk melihat apakah kecepatan, skor SEO, atau jumlah halaman terindeks sudah meningkat. Biasanya hasil signifikan mulai terlihat setelah 2–4 minggu.
4. Lakukan Audit SEO Secara Berkala
SEO bukan pekerjaan satu kali. Algoritma Google terus berubah, jadi audit perlu dilakukan secara berkala.
Idealnya, lakukan pengecekan setiap 1–2 bulan sekali agar Anda bisa segera mengantisipasi perubahan performa.
5. Gunakan Data untuk Strategi Konten Berikutnya
Hasil audit SEO bisa menjadi acuan dalam menentukan strategi konten selanjutnya. Misalnya, jika halaman blog dengan topik tertentu memiliki traffic tinggi, Anda bisa mengembangkannya menjadi content cluster. Sebaliknya, halaman yang performanya rendah bisa di-update atau digabung agar lebih relevan dengan kebutuhan pengguna.
FAQ Seputar Konten
- Apa itu cek SEO website? Cek SEO website adalah proses analisis untuk menilai seberapa optimal sebuah website di mata mesin pencari. Pemeriksaan ini mencakup aspek on-page, teknis, performa, mobile friendly, dan struktur konten guna mengetahui peluang peningkatan ranking di Google.
- Apakah cek SEO website bisa dilakukan gratis? Ya, cek SEO website bisa dilakukan secara gratis menggunakan berbagai tools online. Namun, hasilnya biasanya bersifat umum dan cocok untuk evaluasi awal, bukan analisis mendalam.
- Berapa skor SEO website yang dianggap bagus? Umumnya, skor SEO di atas 80 dianggap baik. Skor ini menunjukkan website sudah cukup optimal, meskipun tetap perlu perbaikan lanjutan untuk bersaing di halaman pertama Google.
- Seberapa sering cek SEO website perlu dilakukan? Idealnya, cek SEO website dilakukan secara berkala, minimal setiap 1–3 bulan atau setelah melakukan perubahan besar pada konten, desain, atau struktur website.
- Kapan perlu menggunakan jasa audit SEO profesional? Jika website sulit naik peringkat, trafik stagnan, atau persaingan keyword tinggi, audit SEO profesional sangat disarankan untuk mendapatkan strategi optimasi yang lebih akurat dan terarah
Kesimpulan
Inilah penjelasan lengkap tentang cara cek SEO website. Apabila berminat untuk mendapatkan Jasa SEO Website Terbaik dan juga dapat dipercaya, hubungi saja Creativism.
Baca Juga: Daftar Tools AI untuk Instagram Marketing, Lengkap!
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk perorangan, UMKM, UKM, hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda. Hubungi mereka di nomor WhatsApp 62812- 2222- 7920.





[…] Baca Juga: Cara Cek Kekuatan SEO Website […]
[…] Baca Juga: Cara Cek Performa SEO Pada Website […]