Cara Menggunakan Google Keyword Planner. Teruntuk Anda yang sedang menjalankan strategi marketing menggunakan website bisnis, pastinya gak asing lagi dengan SEO. Sebuah teknik optimasi website agar dapat tampil di halaman pertama sesuai dengan keyword yang ditargetkan. Untuk dapat mengoptimalkannya, maka Anda butuh strategi yang jitu untuk lakukan riset keyword tertentu.
Di Creativism.id, Anda telah belajar tentang apa saja jenis jenis keyword. Mempelajarinya tentu akan mempermudah Anda mempersempit ruang lingkup riset keyword yang dilakukan. Selanjutnya, setelah mempelajari jenis-jenis keyword, maka Anda baru bisa melangkah ke tahap berikutnya, yakni riset keyword.
Ada banyak metode yang bisa digunakan untuk melakukan riset keyword, mulai dari tradisional seperti membuat daftar kunci relevan hingga dengan menggunakan tools. MinTiv sudah membahas cara tradisional ini pada artikel sebelumnya di Cara Riset Keyword Website.
Baca Juga: 6 Cara Riset Keyword Website Agar Berada di Halaman 1 Google
Nah di sini, MinTiv akan menjelaskan tentang bagaimana caranya melakukan riset keyword dengan cara yang lebih modern, yakni dengan tools. Tools yang akan kita gunakan sendiri adalah tools yang bersifat gratis bernama Google Keyword Planner.
Yaps, di sini MinTiv akan memberikan kepada Anda informasi tentang Cara Menggunakan Keyword Planner untuk keperluan riset keyword. Simak artikel ini sampai habis ya;
Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Sumber: Creativism.id
Ada 2 metode yang bisa digunakan dalam penggunaan Google Keyword Planner sebagai media untuk riset keyword. 2 metode tersebut adalah Discover new keywords dan juga Get Search Volume and Forecasts. Di sini kita mulai dengan menggunakan terlebih dahulu metode yang pertama yakni Discover New Keywords.

Sumber: Creativism.id
Di dalam metode yang pertama ini, Anda bisa temukan 2 metode lagi di dalamnya. Yakni menemukan ide keyword dari keywords yang diinputkan atau dengan mendapatkan ide keyword yang digunakan oleh website lain. Start with keywords dan juga start with a website.
Di sini MinTiv akan menggunakan terlebih dahulu metode yang pertama yakni Start with keywords.
Start With Keywords
1. Masukkan kata kunci yang Anda inginkan. Semisal di sini MinTiv menggunakan keywords sepatu murah, sepatu olahraga, dan juga sepatu lari. Setelahnya pilih Get Results

Sumber: Google.com
2. Inilah hasil dari keyword sebelumnya.

Sumber: Creativism.id
Di sini Anda bisa mendapatkan daftar lengkap keyword yang relevan dengan keyword sebelumnya yang telah diinputkan. Ada banyak matrik data yang bisa Anda gunakan, mulai dari Avg. monthly searches, Three month change, YoY Change, Competition dan lain-lain.
Karena kita menjalankan strategi SEO dan bukan berbentuk PPC Google Ads, maka hanya ada 3 matrik yang benar-benar kita perlukan. Yakni Keyword (by relevance), Avg. monthly searches, dan juga Competition. Anda bisa sedikit merubah tampilan yang ada dengan akses fitur Columns.
Fitur ini bisa digunakan untuk editing tampilan kolom yang ada.

Sumber: Creativism.id
Start With a Website

Sumber: Creativism.id
Cara yang kedua adalah dengan menggunakan Start with a website. Sesuai dengan namanya, pilihan ini memungkinkan Anda untuk dapatkan ide keywords yang digunakan oleh website pesaing Anda.
Ada 2 pilihan riset yang ada, yakni Use the entire site dan juga Use only this page. Jika Anda memilih Use the entire site, itu artinya hasil riset tersebut akan mencakup seluruh ide keyword yang digunakan pada seluruh halaman website.
Sedangkan use only this page hanya akan menampilkan ide keyword yang digunakan pada halaman tertentu. Di sini MinTiv akan menggunakan pilihan hasil riset keywords yang pertama.
1. Cari website tertentu yang ingin Anda ketahui keyword apa yang mereka gunakan. Semisal di sini MinTiv menggunakan Hitekno.com.
2. Setelah itu pilih Get Results dan inilah hasilnya

Sumber: Creativism.id
Get Search Volume and Forecasts

Sumber: Creativism.id
Nah berikutnya kita akan menggunakan metode yang kedua yakni Get search volume and forecasts. Inilah pilihan riset yang memungkinkan Anda untuk mengetahui bagaimana perkembangan keyword tertentu di masa yang akan datang.
1.Masukan kata kunci yang Anda inginkan, semisal di sini penulis menggunakan kata kunci sebelumnya yakni sepatu murah, sepatu olahraga, dan juga sepatu lari.
2. Setelah itu pilih Get Started. Dan inilah hasilnya. Sekilas tidak berbeda jauh dengan hasil dari metode pertama. Hanya saja, untuk bagian keywords (by relevance) tidak ada.

Sumber: Creativism.id
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Google Keyword Planner
1. Hanya Mengambil Keyword dari Volume Tinggi
Banyak orang langsung terpaku pada keyword dengan volume besar karena terlihat menjanjikan. Padahal, volume tinggi belum tentu relevan, belum tentu sesuai intent, dan sering kali lebih kompetitif.
Untuk SEO, yang lebih penting adalah menemukan keyword yang relevan, terukur, dan punya peluang menang, bukan sekadar ramai dicari. Keyword long-tail dengan volume sedang atau rendah justru sering lebih efektif karena peluang ranking-nya lebih besar dan intent-nya lebih jelas.
2. Menggunakan Data Ads sebagai SEO Metric
Google Keyword Planner dibuat untuk Google Ads, bukan SEO. Artinya, beberapa metrik seperti Competition, Top of Page Bid, atau Forecast sebenarnya menggambarkan kondisi iklan, bukan tingkat kesulitan organik.
Banyak pengguna salah menilai bahwa competition rendah berarti mudah untuk SEO, padahal tidak ada hubungannya. Untuk SEO, kamu tetap perlu mengecek kesulitan keyword, struktur SERP, dan kekuatan kompetitor secara manual atau lewat tools lain.
3. Tidak Memeriksa SERP Secara Real
Ini kesalahan yang paling sering terjadi. Setelah menemukan keyword dari GKP, orang sering langsung membuat konten tanpa memeriksa SERP. Padahal, SERP adalah tempat kamu melihat apa yang benar-benar diinginkan pengguna.
Dengan mengecek SERP, kamu bisa mengetahui:
- konten seperti apa yang ranking
- intent yang sebenarnya (informasi, komersial, navigasi)
- format konten yang dominan (artikel, listicle, video)
- apakah keyword tersebut punya peluang untuk kamu menangkan
Tanpa cek SERP, riset keyword jadi tidak optimal karena keputusan dibuat hanya berdasarkan angka, bukan kebutuhan pengguna.
Inilah panduan lengkap tentang Cara Menggunakan Google Keyword Planner. Apabila Anda ingin mendapatkan Jasa Riset & Optimasi SEO Website Berkualitas, hubungi Creativism.id.
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk perorangan, UMKM, UKM, hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda. Hubungi mereka di nomor WhatsApp 6281 22222 7920.





[…] Baca Juga: Panduan Lengkap Menggunakan Google Keyword Planner […]
[…] Baca Juga: Cara Menggunakan Google Keyword Planner untuk Riset Keyword […]