Contoh Call to Action. Pernahkah berpikir mengapa beberapa tombol atau tautan di website atau media sosial bisa langsung membuat pengunjung bertindak?
Baca Juga: Cara Mengembalikan Akun IG yang di Hack dengan Mudah
Studi menunjukkan bahwa keyword-optimized CTAs meningkatkan tingkat konversi hingga 87%. Artinya, penggunaan ajakan bertindak yang tepat dan menarik benar-benar bisa memengaruhi keputusan pengunjung. Dengan strategi yang baik, interaksi dan keterlibatan pengguna juga bisa meningkat secara signifikan.
Lalu, bagaimana contoh call to action yang efektif? Simak penjelasan MinTiv berikut ini.
Daftar Isi
ToggleApa itu Call to Action?
Call to action (CTA) adalah ajakan singkat yang dirancang untuk mendorong audiens melakukan tindakan secara langsung, seperti membeli produk, berlangganan layanan, atau berinteraksi dengan konten. CTA berfungsi sebagai alat pemasaran strategis yang mengubah pengunjung pasif menjadi peserta aktif, sekaligus membantu mencapai tujuan bisnis atau kampanye.
Baca Juga: CTA: Definisi, Manfaat, dan Tips Menarik Pelanggan
Dengan menyampaikan pesan yang jelas, menciptakan rasa urgensi, dan menekankan manfaat dari tindakan yang diinginkan, CTA mampu meningkatkan keterlibatan dan konversi secara signifikan. Penggunaan CTA yang tepat membuat audiens lebih termotivasi untuk bertindak, sekaligus mendukung pertumbuhan dan kesuksesan strategi pemasaran secara keseluruhan.
Jenis-Jenis CTA
Setiap jenis CTA memiliki tujuan berbeda untuk menarik pengguna dan mendorong tindakan sesuai target bisnis atau kampanye pemasaran.
- Direct Action CTA. CTA ini mengajak pengguna melakukan tindakan segera. Biasanya dipakai di halaman penjualan, iklan, atau email marketing. Contohnya: “Beli Sekarang”, “Daftar Sekarang”, “Buat Janji”.
- Informational CTA. Informational CTA mendorong pengguna untuk mengetahui lebih banyak tentang produk atau layanan. Sering diarahkan ke blog atau halaman informasi. Contohnya: “Pelajari Lebih Lanjut”, “Baca Panduan”, “Jelajahi Fitur”.
- Social Sharing CTA. Jenis ini mendorong pengguna membagikan konten ke media sosial. Sering ditemukan di blog, newsletter, atau podcast. Contohnya: “Bagikan ke Teman”, “Repost di TikTok”, “Sematkan di Pinterest”.
- Feedback CTA. Feedback CTA meminta pengguna memberikan ulasan, opini, atau mengisi survei. Sering muncul setelah pembelian atau interaksi konten. Contohnya: “Tulis Ulasan”, “Isi Survei”, “Berikan Pendapatmu”.
- Personalized CTA. CTA ini menyesuaikan ajakan berdasarkan perilaku atau preferensi pengguna, kadang menyertakan nama mereka. Contohnya: “Penawaran Eksklusif untukmu”, “Rekomendasi untukmu”, “Spesial Hanya untukmu”.
Contoh Call to Action Efektif untuk Semua Platform Digital
Berikut adalah beberapa contoh call to action yang efektif untuk semua platform digital.
1. Website CTA
Salah satu contoh call to action efektif di website bisa dilihat pada Ecom World, platform yang menghadirkan “The World’s Largest Ecommerce Event”. Di halaman utamanya, semua informasi penting seperti tanggal, lokasi, dan detail pendaftaran ditampilkan di atas layar sehingga pengunjung langsung melihatnya tanpa harus menggulir halaman.
Tombol Buy Tickets ditempatkan beberapa kali untuk memaksimalkan konversi, mulai dari navigasi utama, hero section, hingga sticky nanobar. Penempatan CTA yang strategis ini berpadu dengan desain halaman, menonjolkan informasi penting, dan mempermudah pengunjung melakukan tindakan.
2. Landing Page CTA
Landing page Joy, perusahaan asal Kanada yang menawarkan layanan berlangganan pisau cukur untuk wanita, memberikan contoh CTA yang sangat efektif. Halaman dibuat ringkas sehingga semua informasi penting terlihat langsung tanpa perlu menggulir.
Tombol CTA tampil mencolok dengan warna gelap kontras, memudahkan pengguna untuk melanjutkan ke langkah berikutnya. Pilihan kata pada tombol, seperti “add to cart,” mengikuti standar e-commerce sehingga mudah dikenali.
Desain huruf kecil memberi sentuhan unik dan tetap menjaga identitas merek. Ini menjadi contoh call to action yang inspiratif bagi banyak website.
3. Email CTA
Dalam email marketing, agensi desain Black Illustrations menunjukkan bagaimana beberapa tombol CTA bisa meningkatkan efektivitas kampanye.
Saat email cukup panjang, menambahkan tombol sekunder atau tautan hyperlinked membantu membimbing penerima untuk mengambil tindakan. Misalnya, keterangan “Free with a subscription” menonjol dan tetap menjaga pesan utama jelas bagi pembaca.
Pilihan warna tombol juga selaras dengan identitas brand, namun tetap cukup kontras agar mudah dilihat. Strategi ini menjadi salah satu contoh call to action yang efektif untuk meningkatkan konversi melalui email.
4. Instagram Ad CTA
Iklan Instagram Headspace menjadi salah satu contoh call to action yang menarik karena dirancang khusus untuk menghadirkan nuansa hangat dan personal. Frasa seperti “Snuggle up to Headspace” menggunakan kata bersifat sensori yang membangkitkan perasaan nyaman pada pengguna.
CTA utama diperkuat dengan tombol “Subscribe” yang memandu pengguna untuk mengambil tindakan, sementara penawaran “Get 30% off” dijadikan tombol sekunder. Dipadukan dengan visual yang tenang dan menenangkan, strategi ini membuat ajakan terasa seperti dorongan lembut untuk meditasi, bukan sekadar iklan biasa.
5. Facebook Ad CTA
Iklan Facebook dari Shaw Academy memberikan contoh call to action yang sangat efektif karena memanfaatkan beberapa elemen untuk menarik perhatian. Dalam satu iklan, terdapat setidaknya tujuh tombol atau ajakan berbeda, dipadukan dengan warna mencolok, emoji alarm, dan tanda seru untuk menciptakan rasa urgensi.
Strategi ini membuat CTA terlihat menonjol sekaligus mendorong audiens untuk segera bertindak. Penggunaan beberapa ajakan sekaligus, dikombinasikan dengan visual yang kontras, membantu meningkatkan konversi dan membuat pesan iklan lebih sulit diabaikan.
6. Mobile App CTA
Ini adalah CTA dalam aplikasi Headspace dengan tombol “Try 14 days free” yang menonjol di halaman utama. Tombol ini langsung menarik perhatian pengguna karena kontras dengan latar belakang yang bersih.
CTA ini mengajak pengguna baru mencoba aplikasi tanpa risiko, sambil menyoroti manfaat utama seperti meditasi, latihan penghilang stres, dan sumber daya tidur. Strategi ini menjadi salah satu contoh call to action efektif dalam mobile app, karena memudahkan pengguna untuk segera mengambil tindakan dan mengeksplorasi fitur aplikasi.
7. Blog Post CTA
Blog Post CTA adalah ajakan bertindak yang muncul di bawah artikel untuk mendorong pembaca melakukan aksi. Misalnya di Creativism, Blog Post CTA menampilkan “Download E-book GRATIS! dengan topik Strategi Off-Page SEO: Meningkatkan Otoritas Website dengan Taktik Termutakhir”. Formulir singkat meminta Nama dan Email, lalu tombol “Download” Sekarang memudahkan pembaca langsung mengambil aksi.
Baca Juga: Butuh Jasa Copywriting Berkualitas? Percayakan pada Creativism
Susunan CTA yang jelas ini membuat pembaca lebih tertarik berinteraksi dan meningkatkan peluang konversi. Ini adalah contoh call to action yang efektif untuk blog.
FAQ Seputar Konten
- Apa itu CTA? CTA (Call to Action) adalah ajakan singkat yang mendorong pengguna melakukan tindakan tertentu, seperti membeli, berlangganan, atau membagikan konten.
- Mengapa CTA penting? CTA membantu meningkatkan interaksi, konversi, dan keterlibatan pengguna dengan konten atau kampanye pemasaran.
- Di mana biasanya CTA ditempatkan? CTA bisa ditempatkan di halaman blog, website, email marketing, iklan, media sosial, atau landing page untuk mendorong aksi pengguna.
- Bagaimana membuat CTA efektif? CTA efektif singkat, jelas, menekankan manfaat, menciptakan urgensi, dan relevan dengan kebutuhan atau minat audiens.
Kesimpulan
Contoh call to action yang tepat mampu mengubah pengunjung pasif menjadi pengguna aktif, meningkatkan interaksi, dan mendorong konversi. Dengan menyesuaikan jenis CTA sesuai tujuan, setiap blog, website, atau media sosial bisa lebih efektif dalam membangun keterlibatan dan mencapai target pemasaran.
Tingkatkan penjualan dan engagement Kawan Creativ sekarang dengan layanan copywriting kreatif dari Creativism. Coba dan rasakan hasilnya!
Optimalkan bisnis Anda dengan digital marketing. Dapatkan konsultasi gratis dan wujudkan pertumbuhan bisnis Anda! Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp 6281 22222 7920.











