Cara Menjalankan SEO Blogspot. Jika Anda sudah membaca artikel MinTiv yang membahas tentang perbedaan antara platform website WordPress vs Blogspot, Anda pastinya setuju bahwa platform Blogspot memiliki kelemahan mendasar pada performa SEO yang dimiliki. Hal ini juga diperkuat dengan minimnya tools yang dapat membantu performa SEO blogspot menjadi lebih baik.
Blogspot tidak seperti WordPress yang bisa dengan mudah terintegrasi dengan banyak tools SEO berbasis plugin. Tidak heran jika konten-konten Blogspot terutama yang menggunakan domain gratisan, seperti menggunakan akhiran domain .blogspot.com, dan .blogspot.co.id, sulit untuk mendapatkan ranking di SERP (Search Engine Results Page) Google.
Baca Juga: WordPress vs Blogspot, Mana yang Lebih Baik untuk Anda?
Tapi, apakah ini artinya menjalankan SEO di website Blogspot itu tidak mungkin?. Tentu saja tidak ya!. Anda tetap bisa menerapkan SEO di Blogspot. Hanya saja mungkin untuk hasil yang didapatkan, tidak secepat ketika Anda menerapkan SEO di WordPress.
Meskipun begitu, tidak ada salahnya untuk mencoba bukan?. Nah, di dalam artikel ini, MinTiv akan menjelaskan tentang cara menjalankan SEO Blogspot. Penasaran bagaimana caranya?, simak baik-baik artikel ini ya!.
Daftar Isi
ToggleCara Menjalankan SEO Blogspot
Secara garis besar, cara menjalankan SEO Blogspot kurang lebih sama ketika Anda menerapkan SEO di WordPress. Kita bisa memulai penerapan SEO di Blogspot ini dari;
1. Memilih Tema yang SEO Friendly

Sumber: Gooyaabitemplates.com
Ya, langkah pertama yang harus Anda lakukan, adalah dengan memilih tema yang SEO friendly. Kebanyakan tema untuk web Blogspot, akan langsung menghadirkan deretan post konten di halaman depan. Anda bisa memilih tema Blogspot lain, yang memiliki desain home tersendiri, alias tidak langsung menampilkan deretan post konten Anda.
Menurut MinTiv, desain home tersendiri seperti ini, dapat memberikan kesan profesional yang kuat. Di halaman home ini, Anda dapat menampilkan data-data penting yang relevan untuk kegiatan personal branding. Apakah ini artinya tema Blogspot yang menampilkan deretan post konten langsung tidak bagus?.
Tidak ya. Anda tetap bisa membuat halaman about us tersendiri untuk bantu tingkatkan performa E-E-A-T web Blogspot.
2. Melakukan Keyword Research
Cara menjalankan SEO Blogspot yang kedua, adalah dengan melakukan keyword research. Sesuai dengan namanya, keyword research adalah proses menemukan keyword utama yang relevan untuk konten. Di dalam proses ini, kita akan mempelajari berbagai jenis daripada keyword.
Baca Juga: Jenis Jenis Keyword yang Sering Digunakan untuk SEO
Umumnya, keyword dapat kita pelajari dalam 2 jenis utama, yakni Short-tail Keyword dan juga Long-tail keyword. Short-tail keyword adalah keyword yang terdiri dari 1 kata atau 1 frasa (gabungan 2 kata).
Jenis keyword seperti ini, menjadi jenis keyword yang paling sulit untuk ditaklukan. Keyword ini, memiliki tingkat persaingan yang sangat-sangat tinggi. Adapun pebisnis yang menargetkan jenis keyword ini, banyak tergiur karena search volume yang dimilikinya sangat besar.
Bagaimana dengan long-tail keyword?. Long-tail keyword adalah keyword yang terdiri dari 3 atau lebih kata. Jenis keyword ini, banyak menjadi primadona untuk para pebisnis, terutama untuk mereka yang baru memulai perjalanan web marketingnya. Keyword ini, menawarkan search volume yang cukup tinggi, dengan persaingan yang relatif lebih mudah.
3. Memahami Search Intent

Sumber: Creativism.id
Cara menjalankan SEO Blogspot yang ketiga, adalah dengan memahami search intent dengan baik. Search intent sendiri adalah tujuan sebenarnya seseorang ketika mengetikkan keyword tertentu di Google. Semisal seseorang mengetikkan keyword Beli Sepeda Listrik, maka search intent yang relevan untuk keyword tersebut bersifat transactional.
Artinya, informasi seperti spesifikasi sepeda, harga sepeda, garansi, promosi harga dan lainnya yang sejenis, menjadi jenis informasi yang dibutuhkan oleh si pengguna keyword. Adapun informasi seperti rute jalur sepeda yang asik, rekomendasi sepatu untuk pesepeda, cara merawat sepeda, dan lain-lain yang sifatnya edukasi, tidak terlalu dibutuhkan.
Baca Juga: Jenis Jenis Search Intent yang Wajib Diketahui Pemula
Search intent sendiri terdiri dari 4 jenis utama, yakni informational, transactional, commercial, dan juga commercial navigational.
4. Membuat Judul Konten yang Menarik
Cara menjalankan SEO Blogspot keempat adalah dengan membuat judul konten postingan yang benar-benar menarik. Untuk cara yang keempat ini, Anda bisa menggunakan beberapa teknik penulisan judul konten. 6 di antaranya adalah;
- Menggunakan daftar nomor seperti; “8 Blog SEO Terbaik yang Wajib Pemula Ketahui!”.
- Solusional seperti ;”Cara Mengatasi Jerawat yang Tiba-Tiba Muncul di Belakang Punggung”.
- Bikin penasaran seperti; “Tidak Banyak yang Tahu, Ternyata Inilah Easter Egg Mengerikan di Film Cars”.
- To the point seperti; “Jasa Kelola Website Terbaik, Layanan Lengkap dan Up To Date”.
- Gabungan seperti; “5 Alasan Mengapa Kuliah di Swasta itu Menyenangkan”.
5. Memperhatikan Keyword Density Pada Bagian-Bagian Postingan Blog

Sumber: Blogger.com
Cara menjalankan SEO Blogspot kelima adalah, dengan memperhatikan keyword density pada bagian-bagian postingan blog. Keyword density sendiri adalah persentase munculnya keyword utama di dalam konten. Biasanya, persentase keyword density yang direkomendasikan sebesar 1-2% per konten.
Tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa persentase keyword density yang ideal adalah 1,5%, 3,5%, atau bahkan sampai 5% per konten. Rekomendasi persentase keyword density mana saja yang Anda gunakan, sebenarnya bebas. Sesuaikan dengan isi konten yang ada, pastikan tetap di baca, dan jangan sampai Anda malah jatuh ke dalam dosa keyword stuffing.
Keyword stuffing sendiri adalah salah satu dari sekian banyak teknik SEO yang tergabung ke dalam kategori Black Hat SEO. Adapun saran terbaik dari MinTiv, adalah Anda yang dapat menampilkan keyword utama di bagian-bagian penting seperti;
- Judul postingan (wajib).
- Permalink postingan (wajib).
- Search description (wajib).
- Alt image konten (wajib, tapi tidak untuk seluruh gambar konten).
- Intro konten (wajib).
- Heading 2 dan Minor Heading (wajib, tapi tidak untuk seluruh Heading 2 dan Minor Heading).
6. Mempelajari Gaya Penulisan yang Menarik
Cara menjalankan SEO Blogspot yang keenam adalah dengan mempelajari lebih banyak tentang gaya penulisan konten yang menarik. Ya, hal ini wajar mengingat Blogspot sebenarnya mengandalkan isi konten yang diulas dengan teknik cerita yang begitu menarik.
Konten-konten yang ada di Blogspot umumnya tidak bersifat monoton atau to the point, melainkan ada teknik cerita seru di dalamnya. Terdapat 4 gaya penulisan umum yang dapat Anda jelajah lebih dalam. 4 gaya penulisan itu adalah;
- Persuasif.
- Naratif.
- Eksposisi.
- Deskriptif.
MinTiv sendiri lebih menyarankan kepada Anda untuk mengulas lebih dalam gaya penulisan naratif. Tapi, semua itu jelas tergantung dari jenis konten yang Anda produksi. Jika Anda memproduksi konten yang ditujukan untuk promosi produk atau jasa, jelas saja gaya penulisan persuasif lebih ditekankan.
7. Jalankan Konsep Image SEO

Sumber: Blogger.com
Cara menjalankan SEO Blogspot yang terakhir adalah dengan menerapkan konsep Image SEO. Image SEO sendiri adalah metode SEO yang seluruh fokusnya ditujukan untuk optimalisasi gambar.
Anda bisa memulai Image SEO ini dari 5 langkah sederhana di bawah ini;
- Memilih gambar yang relevan dengan konten yang diproduksi.
- Ganti nama file gambar yang diupload, sesuai dengan konteks konten.
- Isi bagian title, alt, dan juga caption pada gambar.
- Gunakan format gambar yang tepat dan terbaik. Adapun 3 format gambar terbaik sejauh ini untuk website, adalah PNG, JPEG, dan juga WeBp.
- Kompres gambar yang mau diupload ke dalam website terlebih dahulu. Usahakan untuk tidak lebih dari 200KB.
FAQ Seputar Konten
- Apakah SEO di Blogspot bisa menghasilkan trafik tinggi? Ya, dengan strategi SEO yang tepat, seperti pemilihan tema SEO-friendly, riset keyword, pemahaman search intent, penulisan konten menarik, dan optimasi gambar, Blogspot tetap bisa mendapatkan trafik tinggi meskipun tidak sefleksibel WordPress.
- Bagaimana cara menemukan keyword yang tepat untuk Blogspot? Gunakan tools seperti Google Keyword Planner, Ubersuggest, atau Ahrefs untuk mencari keyword dengan volume pencarian tinggi dan tingkat persaingan yang sesuai dengan niche Anda.
- Apakah semua jenis keyword cocok untuk Blogspot? Tidak. Blogspot lebih cocok menggunakan long-tail keyword karena persaingan lebih rendah dan peluang untuk mendapatkan trafik organik lebih tinggi.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan Cara Menjalankan SEO Blogspot ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website. Dari jasa free audit website ini, Anda dapat mengetahui kelebihan, kekurangan dan juga potensi tersembunyi yang dimiliki oleh website bisnis Anda.
Bagaimana cara mendapatkannya?.
Anda cukup menghubungi kami via WhatsApp atau Email, lalu berikan Nama, Email/HP dan domain website yang ingin diaudit.
Kesimpulan
SEO di Blogspot tetap bisa menghasilkan trafik tinggi dengan strategi yang tepat, meskipun tidak sefleksibel WordPress.
Baca Juga: Cara Menjalankan SEO Shopify Lengkap
Langkah utama meliputi pemilihan tema SEO-friendly, riset keyword, pemahaman search intent, penulisan konten menarik, dan optimasi gambar. Fokus pada long-tail keyword dan teknik penulisan naratif dapat meningkatkan peluang sukses di SERP.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi mereka langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!!.





Wiiii, daging bangettt nih blognya.
Sarat dengan ilmu seputar SEO.
aku juga ada blogspot, tapi jaraanggg bgt updated.
coba kapan2 mau aku terapkan ilmunyaaaa
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Ya, di dalam blog ini Kawan Creativ bisa mendapatkan begitu banyak ilmu seputar SEO maupun Digital Marketing secara umum.
Terima kasih ulasan detailnya dan izin download free ebook-nya kak, untuk saat ini coba nulis SEO tapi entah mengapa tidak ada perubahan untuk PV yang masih saja tengkurap padahal 6 th lalu bisa bagus PV-nya hingga ribuan/hari. Nanti coba lagi ah dari nol untuk SEO ini
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Menurunnya jumlah PV dari blog bisa dikarenakan oleh banyak hal. Salah satunya adalah persaingan konten yang semakin ketat. Penting untuk kita bisa membuat konten yang jauh lebih menarik, dan lebih enak dibaca dibandingkan dengan konten kompetitor.
Ini materi yang penting banget sih, dan sejujurnya daku sudah banyak lupaaa saking keasyikan nulis mulu, hehehe.
Salah satunya ya perkara judul itu, seringkali asal apa yang ada di kepala aja. padahal sebenarnya untuk judul pun ada aturan dan seninya biar bisa lebih menarik perhatian pembaca.
Walah, aku bookmark yo mas
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Judul bisa menjadi kekuatan tersendiri untuk konten. Tidak jarang karena judul lah, pengguna Google tertarik untuk melakukan klik di SERP. Tidak jarang juga, karena judul lah pembaca mau melakukan share.
Aku tim blogspot hehehe. Ada sih blog Wp tapi masih non tld. Nah kudu riset kW dan LSI tapi kudu merhatiin keyword density ya. Jangan sampai diulang terus sampai artikelnya malah gak enak dibaca. Kudu pinter2 nulisnya.
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Ya benar. Keyword density harus benar-benar diperhatikan persentasenya. Jika terlalu banyak, maka jelas itu tidak baik untuk pembaca, terlebih lagi untuk crawler
Dari semua cara diatas yang tetap sama dilakukan WP ( team WP ) ya ga penulisan yang menarik, akhirnya memang semua pada apa yang ditulis itu menjadi kunci.
Seperti rumah itu memang tempat berteduh tapi bagaimana mengaturnya menjadi nyaman itu jauh lebih diperhatikan, intinya sama tapi bagaimana merangkainya itu yang akan jadi perhatian.
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Benar. Gaya penulisan yang menarik jadi kunci penting untuk Blogger bisa mendapatkan banyak views.
Sebagai tim Blogcepot, manfaat nih masukannya buat daku. Hanya aja suka bingung, kalau daku nulis gitu aja, malah bertahan lama itu artikel di SERP halaman pertama.
Eh tapi giliran serius optimasinya, malah gedubrak wkwkwk. Entah dah
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Saran MinTiv, mulailah dari menargetkan kata kunci dengan tingkat persaingan yang rendah terlebih dahulu. Meskipun search volumenya juga rendah, tapi itu bisa membantu performa blog naik secara perlahan.
Sedih sih sebagai warga blogspot, memang kuakui wordpress lebih bisa dicustome tapi memang sudah terlanjut. Dulu pas bikin blog masih minim literasi soal keduanya. Penting banget nih infonya buat kita-kita yang pakai blogspot, ternyta tetap bisa memaksimalkan SEO jadi nggak kalah saing sama wordpress. Thank you ya Kak informasinya 🙂
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Sebenarnya setiap platform blog itu, bisa kita maksimalkan. Kita “hanya” perlu tahu tentang konsep SEO secara menyeluruh, dan menjalankannya secara konsisten di platform blog terpilih.
pantas ya, teman-teman saya banyak yang pakai WP dibandingkan Blogspot. Ini karena wordpess lebih mudah optimasi SEO ya, karena sudah ada plugin-plugin.
Dan saya pakai Blogspot karena merasa mudah menjalankannya hehehe. jadi saya memang harus banyak belajar lagi soal SEO. Kalau soal template, saya sudah beli. Nah, hal lainnya nih, pelan-pelan harus saya pelajari.
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Iya, belajar SEO itu pelan namun pasti. Tidak perlu cepat-cepat.
aku lebih sering pake BP, dan untuk artikel yang menggunakan teknik SEO, biasanya nggak aku aplikasikan ke semua artikel
palingan aku aplikasikan ke artikel yang memang ingin aku highlight gitu.
Untuk SEO masih banyak belajar nih aku, meskipun cukup sering ikutan kelas tentang SEO
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Ya, tidak semua artikel bisa kita aplikasikan konsep SEO di dalamnya. Artikel blog seperti jurnal pribadi, atau curhat, akan terasa aneh kalau kita terapkan konsep SEO di dalamnya. Kekuatan artikel-artikel blog seperti itu, ada pada storytelling nya.
Ternyata saya tahun sedikitnya tentang seo tapi entah kenapa dalam praktiknya selalu lupa, berakhir tulisanya mengalir seperti biasa. padahal SEO sebesar itu pengaruhnya untuk trafik ya’
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Jika tujuan blogging adalah untuk menyalurkan opini pribadi, menceritakan tentang pengalaman pribadi, curhat atau sejenisnya, konsep SEO tidak selalu dibutuhkan.
Bermanfaat dan daging banget ilmu seputaran SEO di Blogspot. Secara aku punya blog Blogspot yang bisa dibilang agak terbengkalai karena bener SEO di blogspot nggak semudah di wordpress.
Aplikatif nih tips nya, bisa langsung di praktikkan. Thanks ya, beneran definisi ilmu bermanfaat.
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Semoga artikel yang MinTiv kreasikan ini, dapat benar-benar diaplikasikan ya.
Aku lebih suka dengan WordPress, udah pernah coba Blogspot dan Wix, ujung-ujungnya balik lagi ke WordPress… Untuk SEO sih aku biasanya terapin hanya ke artikel yang memang endorse-an atau kalau nulis buat website kantor, karena suka ada target, tapi kalau artikelnya untuk ngisi aja sih, biasanya aku nulisnya lepas tanpa cek SEO…
Meskipun begitu, aku seneng juga ngupdate pemahaman dengan baca-baca artikel seperti ini, supaya gak ketinggalan…
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Benar sekali. Konsep SEO akan sangat membantu konten artikel seperti untuk endorse-an sejenisnya, perform. Membantu kita untuk dapatkan lead dan konversi yang lebih banyak.
buatku yang masih agak pr itu bikin konten yang menarik dengan bahasa penulisan yang ngalir
gegara sering pusing kalau mau bikin tulisan seo friendly aku sekarang justru lebih fokus ke bikin tulisan yang enak dibaca aja hehe
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Sehubungan dengan komentar Kawan Creativ, Kak Dea, MinTiv di dalam LinkedIn Newsletter, viSEOner, sudah membahas tentang SEO Friendly vs Human Friendly. Barang kali Kak Dea, tertarik untuk membacanya di sana.
Karena alasan inilah aku punya 2 blog, WP dan BP.
Selain memang jadi ladang aku untuk belajar SEO, aku juga mengenali masing-masing keunikan platform ini.
Dan aku setuju.
Blogspot tetap bisa dipacu kok untuk terbaca di SERP meski gak segercep WP.
Tapiii.. aku ngerasain sendiri, meski lamban.. BP ini ajaib!
Mereka kalo uda nangkring di pejwan, bakalan tahan lama dan jadi article long last.
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Ya, barangkali karena BP ini adalah platform yang berada di bawah naungan Google langsung, jadinya konten yang berhasil meraih Page One, bisa tahan lama di sana.
Oow, heading 2 dan minor heading itu wajib di blogspot toh.. Noted mas. Makasih ilmunya, ini artikelnya aku save ah buat dipraktekkan lagi sedikit². Krn untuk yg blogspot terus terang aku jarang banget optimasi SEOnya, krn blm belajar mendalam.
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Wajib, tapi tidak untuk seluruhnya, apalagi untuk Minor Heading. Jika konten yang dikreasikan memang tidak memerlukan Minor Heading, maka tidak perlu dibuat.
Emang butuh usaha lebih ekstra ya buat menerapkan SEO di blogspot, gak seperti di WP. Saya juga pengguna blogspot cuma belum maksimal menerapkan SEO karena memang rada-rada ribet ya tapi minimal sy jg udah memilih tema or template yang friendly untuk menunjang SEO
Terima kasih banyak telah berkunjung ke Blog Creativism ini.
Ya, pemilihan template jadi hal dasar yang harus dioptimalkan terlebih dahulu bagi bloggers.